syukran katsir
________________________________ From: Farizal AlBoncelli <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Sunday, November 23, 2008 6:53:31 PM Subject: Re: {FoSSEI Kita} PRAKTISI EKONOMI SYARIAH DIANUGERAHI PKS AWARD Sepakat dengan Abang Soediro.. Begini mas Jihad.. kalo anda ikut milis MES berita itu juga ada lho di milis tersebut... tapi nggak masalah koq... biasa aja tuh...Masalah bangga nggak bangga yah kembali ke pribadi masing-masing. .. hehe.... jangan2 mas jihad nggak bangga ya karena emang nggak dapet award, coba kalau semisalnya mas Jihad yang dapet award sebagai "The Best Pengurus KSEI" hehe.... ceritanya bisa lain tuh. Nah masalah "pragmatis belaka" ehm.. tahu darimana mas? emang bisa liat isi hati orang? masalah ikhlas nggak ikhlas kan cuma ALLAH yang tahu... kita hanya diperlihatkan fisiknya aja... jadi yah... belajar berhusnudzan lah.... Tentang masalah dibawa ke ranah politik atau nggak sepertinya udah nggak perlu dibahas disini lagi dech... ini kan berita.. ya nggak masalah lah... kalau ada judul berita misalnya "PENGURUS FOSSEI DIANUGRAHI AWARD OLEH PARTAI MAS JIHAD" ya sah-sah aja siy... kecuali kalau emang ada maklumat atau berita yang nggak ada hubungannya sama ekonomi Islam ke depan.... Ya memang ekonomi ISLAM (syariah) untuk semua, termasuk partai... he.. untuk masalah moderator udah ada aturannya koq (semenjak saya ngurus milis ini) intinya yang boleh di epruf ya salah satunya yang ada hubungannya dengan dakwah, ukhuwah dan ilmiah.... jadi... silahkan lihat sendiri..... dan kalau ada hubungannya dengan partai mohon maaf bukan di sini tempatnya... itu sudah tertulis... jadi kalau kata mas jihad di sistemik hehe... afwan.. mohon mas Jihad belajar husnudzan lagi yah... wassalam FARIZAL ALBONCELLI In tansurullah yansurukum wayu sabit akdamakum Executive Secretary MGe-Event, www.mge-event. com Blog: alboncelli.multiply .com, FS: farizal.info@ yahoo.com mobile: 021 950 42948 --- On Sat, 11/22/08, ACHMAD SOEDIRO <[EMAIL PROTECTED] co.uk> wrote: From: ACHMAD SOEDIRO <[EMAIL PROTECTED] co.uk> Subject: Re: {FoSSEI Kita} PRAKTISI EKONOMI SYARIAH DIANUGERAHI PKS AWARD To: [EMAIL PROTECTED] com Date: Saturday, November 22, 2008, 2:40 PM Maaf menyela, saya pikir tidak harus saklek seperti itu, toh para ahli yang menerima award tersebut sendiri adalah tokoh2 yang dekat dengan fossei dan mereka menerimanya. selain itu selama ajakan itu menuju kebaikan sah-sah saja saudara kita untuk menyerukannya, entah dari mana saja asalnya, karena saya yakin perjuangan membumikan ekonomi Islam tidak akan berhasil sampai kapanpun hanya dengan fossei sebagai pejuang. perlu gandengan tangan yang kuat dan penuh kepercayaan dengan elemen ummat yang lain, apalagi yang notabene berkaitan dengan regulasi atau kebijakan saya sependapat dengan anda bila fossei tidak perlu terjebak dalam politik praktis, tapi sudah seharusnya mulai sekarang fossei bergerak dalam politik kebijakan dan itu bukan hanya nantinya terkait dengan PKS, tapi semua partai politik yang bisa menjadi corong perjuangan ekonomi Islam. dalam politik kebijakan, peran fossei akan sangat signifikan dalam mediasi, advokasi, data centre dan bahkan think tank dalam kebijakan negara yang berkaitan dengan ekonomi syariah tersebut. hal ini semua dikarenakan karakteristik fossei yang independen, cerdas, gesit dan juga akrab dengan semua komponen ummat yang berpentingan di dalam membumikan ekonomi Islam, baik itu lembaga politik maupun non politik.menjaga netralitas bukan berarti memutuskan hubungan.hubungan mesra dan komunikasi yang baik dan lancar dengan semua komponen ummat tersebut itu sudah selayaknya dibangun dari sekarang, jangan sampai nanti baru ada issue2 yang sensitif tentang ekonomi Islam baru kita gerabak-gerubuk (istilah orang palembang untuk menunjukkan rusuh, terburu-buru, resah, gelisah). kasus perjungan undang2 perbankan syariah, sukuk dan sekarang undang2 mengenai lembaga amil zakat, adalah contoh dari lemahnya koordinasi komponen pejuang ekonomi syariah dan salah dalam memaknai dan memanajemeni netralitas. apalagi bila kita sudah terjebak dalam aksi menegasi dan atau demarketisasi sesama elemen perjuangan.maka makin jauh impian itu akan tercapai. Na'udzubillah. Wallahu a'lam bi showab --- On Sat, 22/11/08, Djihadul Mubarok Jihad <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: Djihadul Mubarok Jihad <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: Re: {FoSSEI Kita} PRAKTISI EKONOMI SYARIAH DIANUGERAHI PKS AWARD To: [EMAIL PROTECTED] com Date: Saturday, 22 November, 2008, 9:07 AM Asw. Afwan sebelumnya.. ... saya sebagai salah satu pendukung ekonomi syariah yang notabene sebagai anggota suatu KSEI (kelompok studi ekonomi islam) tidaklah bangga dengan penghargaan yang diberikan PKS kepada para ekonom syariah, karena itu hanyalah sebuah pragmatisme belaka. dan sekali lagi saya mengingatkan kepada Moderator Milist ini, untuk tidak menampilkan sesuatu yang berbau partai. Kalo memang itu terpaksa, jangan disebutkan namanya. Tolonglah... jangan bawa - bawa fossei ke ranah politik praktis....dan ini terjadi sudah berulang2 kali...ini karena moderatornya yang berganti2 ato memang lagi disistemik begitu. Ekonomi syariah ini milik semua, jangan masukan unsur2 partai ke dalam FoSSEI. Wallohu a'lam bishowab. --- On Thu, 11/20/08, Mn Omar <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: Mn Omar <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: {FoSSEI Kita} PRAKTISI EKONOMI SYARIAH DIANUGERAHI PKS AWARD To: daarut-tauhiid@ yahoogroups. com Date: Thursday, November 20, 2008, 9:32 PM PRAKTISI EKONOMI SYARIAH DIANUGERAHI PKS AWARD Praktisi ekonomi syariah dianugerahi award oleh Partai Keadilan Sejahtera karena dinilai memiliki karya dan kontribusi nyata kepada bangsa negara. Adapun mereka adalah Adiwarman Karim, M. Syafi'i Antonio dan Yuslam Fauzi. Sumber: detik.com Jakarta - 104 Pemimpin muda nasional akan dianugerahi penghargaan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Mereka dinilai memiliki karya dan kontribusi nyata kepada bangsa negara sehingga layak dianugerahi PKS Award. Ke-104 pemimpin muda nasional tersebut yang akan diganjar award pada Kamis (20/11/2008) malam di Bandung, Jawa Barat. 1.Abdullah Gymnastiar 2.Abu Syauqi 3.Ade Armando 4.Adhyaksa Dault 5.Adiwarman Karim 6.Agus Martowardoyo 7.Ahmad Heriawan 8.Airlangga Hartarto 9.Amelia Murad 10.Amin Sunaryadi 11.Anas Urbaninggrum 12.Andy F Noya 13.Angelina Sondakh 14.Anggito Abimanyu 15.Anies Baswedan 16.Anis Matta 17.Anton Apriantono 18.Arief Suditomo 19.Arifin Ilham 20.Avi Dwipayana 21.Bambang Wijojanto 22.Boy Tohir 23.Budiman Sujatmiko 24.Cecep Efendi 25.Chairul Tanjung 26.Chandra M Hamzah 27.Dani Anwar 28.Daniel Budiman 29.Darwin Silalahi 30.Denny Indrayana 31.Didik Rachbini 32.Basuki Supartono 33.Salim Segaf Al-Jufri 34.Eep Saefulloh Fatah 35.Effendi Ghazali 36.Eko Prasojo 37.Erick Tohir 38.Fahmi Mochtar 39.Fajroel Rachman 40.Fauzi Bahar 41.Ganjar Pranowo 42.Gita Wiryawan 43.Glen Sugita 44.Gumilar R. Soemantri 45.Habiburrahman El- Syirazi 46.Hadar Gumay 47.Hanung Bramantyo 48.Helmy Yahya 49.Helvy Tiana Rosa 50.Hendri Saparini 51.Hendy Santoso 52.Hidayat Nurwahid 53.Ida Farida 54.Ikhwanul Kiram 55.Imam Ad-Daruqutni 56.Iman Sugema 57.Ipang Wahid 58.Irman Gusman 59.Irwan Prayitno 60.Iwan Fals 61.Johannes Wardhana 62.Jose Rizal 63.Khairiansyah Salman 64.Lukman Hakiem Syaifuddin 65.M. Luthfi 66.M. Qodari 67.Maemunah 68.Maruarar Sirait 69.Mirza Adityaswara 70.Mulyaman Hadad 71.Munzir Al Musawa 72.Neno Warisman 73.Nur Mahmudi Ismail 74.Opick 75.Patrick Waluyo 76.Raden Pardede 77.Raden Priyono 78.Rahmat Gobel 79.Ray Rangkuti 80.Reza M. Syarif 81.Rosiana Silalahi 82.Saldi Isra 83.Sandiaga S Uno 84.Satya Arinanto 85.Shohibul Iman 86.Sri Mulyani 87.Sudirman Said 88.Surahman Hidayat 89.Suharna Suryapranata 90.Suswono 91.Syafe'i Antonio 92.Teten Masduki 93.Tifatul Sembiring 94.Tom Lembong 95.Umar Juoro 96.Usman Hamid 97.Warsito 98.Yenni Wahid 99.Yudi Crisnandi 100.Yuslam Fauzi 101.Yusuf Mansyur 102.Zaim Saidi 103.Zaim Uchrowi 104.Zainul Majdi (Tuan Guru Bajang)

