Assalamu'alaikum wr. wb Mohon maaf sebelumnya, perkenalkan nama saya Fahrudin asal Temanggung Jateng. Saya sudah gabung dengan milis ini beberapa bulan lalu, tapi sengaja tidak memosting sesuatu karena sekedar hanya menjadi pengamat. Tetapi dengan adanya subjek ini saya jadi tertarik untuk ikut urun rembug.
Dalam hidup, apalagi berorganisasi tentunya tidak akan berjalan seperti bawa mobil di jalan tol. Bahkan di jalan tol pun kadang penuh hambatan. Seperti juga organisasi, tentunya semakin sulit jalan yg akan ditempuh semakin nikmat pula ketika sudah sampai tujuan. Apa kaitannya dengan subjek ini? Sejauh yg saya amati, subjek ini diawali dengan adanya posting berjudul "Fossei dalam krisis". Tentu si Pembuat judul sudah menimbang akan ke-valid-an masalah ini. Jika toh tidak benar (fossei dalam krisis) syukur alhamdulillah tapi bukan berarti yg mengatakan fossei dalam krisis terus dimusuhi. Tentunya ada asap ada api. Jadikan saja itu sebuah wacana dan kritikan untuk didiskusikan lebih lanjut. Mohon maaf juga apabila selanjutnya saya mengungkapkan antara lain: 1. Saya lihat kegiatan Fossei sangat padat, tetapi laporan atas kegiatan2 tersebut tidak pernah dipublish. Jadi masyarakat umum (khususnya penghuni milis ini) tidak akan tahu hasil kegiatan/kajian fossei. 2. Saya sedang belajar mengenai ekonomi Islam. Bersama itu pula banyak sekali masyarakat yang meragukan keberhasilan ekonomi Islam ini, yang Indonesia prulal-lah, transaksinya lebih ribet-lah, dsb. Saya mengusulkan kepada Fossei bagaimana jika kita membuat buletin/selebaran2 tentang ekonomi Islam. 3. Mindset orang akan ekonomi adalah konvensional aka liberal. Kenapa??karena semenjak SD kita diajari ekonomi konvensional. Bahkan ahli2 ekonomi syariah yg sekarang ada-pun mendasarkan transaksi "konvensional yang disyariahkan". Nah, bagaimana jika fossei mengusulkan ekonomi Islam dimasukkan dalam kurikulum pendidikan nasional??? Sekian dan Terima kasih Wassalamu'alaikum wr.wb.... Pada 30 November 2008 19:46, Farizal AlBoncelli <[EMAIL PROTECTED]>menulis: > walaikumsalam Abang Uskar... sabar.. sabar bang Uskar... jangan emosi > gitu dunk... hehe.. yang ikhlas yah... jangan marah-marah.. nanti jodohnya > susah lho... he.. yang ikhlas yah.. bismillah... > > FARIZAL ALBONCELLI > *In tansurullah yansurukum wayu sabit akdamakum* > Executive Secretary MGe-Event, www.mge-event.com > Blog: alboncelli.multiply.com, FS: [EMAIL > PROTECTED]<http://alboncelli.blogs.friendster.com/> > mobile: 021 950 42948 > > > --- On *Sun, 11/30/08, Scei Fasih <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: > > From: Scei Fasih <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: {FoSSEI} YANG GK SENANG SILAHKAN KELUAR JGN JADI PENGHANCUR > PERADABAN > To: "fossei_group" <[email protected]> > Date: Sunday, November 30, 2008, 12:06 AM > > assalamualaikum mujjahid ekonomi islam. > > semoga perjuangan ini tidak di cemari dgn Virus2 penghancur Perjuangan. > afwan sodara2....khususny a tuk Pak Hakim. jgn kerdil menilai sebuah > Argumentasi krn setiap goresan tinta punya makna tersendiri. jgn menilai > sesuatu dari mana datangnya. tapi nilailah ia dari apa hikmahnya. > sapa yg gk bangga ekonomi islam ini berkembang? sapa yg gk senang ketika > para ahli ekonomi islam mendapat suatu anugerah atas keilmuan dan > perjuangannya? siapa yg gk senang....?? ? Aiyho....( ato jgn2 ada yg iri > nich krn gk dapat Award? < afwan...> ) > > jgn seenak nya donk bilang Forum jual beli sapi. kita udah edit dan shering > sebelum Approve. > antum tau kami udah berusaha akhi....sampe udah mengantikan password milis > agar jgn sembarangan orang yg bisa Approve. > klo antum gk senang bilang sm ane langsung jgn di milis ini. ini email ane > klo antum keberatan : [EMAIL PROTECTED] org > ( ato antum yg gantikan jadi Admin nya + admin web fossei.org?) antum kira > gk pusing apa edit dan shering milis ini? pikir donk.... > > *wassalam* > By: *Anti*-Virus Penghancur Peradaban > > > > > -- =============== Betapa bedanya bangsa2 Hindia ini dari bangsa Eropa. Di sana setiap orang memberikan sesuatu yang baru pada umat manusia dengan sendirinya mendapatkan tempat yang selayaknya di dunia dan dalam sejarahnya. Di Hindia, pada bangsa2 Hindia, nampaknya setiap orang takut tak mendapat tempat dan berebutan untuk menguasainya.... (Pramoedya AT)

