ni lagu bagus banget............
lagu yang mempertanyakan begitu banyak peristiwa yang dialami orang lain tapi 
kita tidak bisa berbuat apa2....... (atau tidakmau berbuat apa2?)
clip aslinya bisa dilihat di 
http://www.youtube.com/watch?v=nzLZ32kZT5M&feature=related

Tell Me Whyby Declan GalbraithIn my dreams, Children sing a song of love for 
every boy and girl

The sky is blue, the fields are green

And laughter is the language of the world

Then I wake and all I see is a world full of people in need



Tell me why,(why) does it have to be like this

Tell me why, (why) is there something I have missed

Tell me why, (why) cause I don't understand

When so many need somebody

We don't give a helping hand

Tell me why



Every day, I ask myself

what will I have to do to be a man

Do I have, to stand and fight

To prove to everybody who I am

Is that what my life is for?

To waste in a world full of war



Tell me why, (why) does it have to be like this

Tell me why, (why) is there something I have missed

Tell me why,(why) cause I don't understand

When so many need somebody

We don't give a helping hand

Tell me why (Tell me why)

Tell me why (Tell me why)

Tell me why (Tell me why)

Just tell me why (why, why, why)



Tell me why, (why) does it have to be like this

Tell me why, (why) is there something I have missed

Tell me why, (why) cause I don't understand

When so many need somebody

We don't give a helping hand

Tell me why (Why why, does the tigers run?)

Tell me why (Why why, do we shoot the gun?)

Tell me why (Why why, do we never learn?)

Can someone tell us why we let the forests burn



(why why do we say we care?) tell me why

(why why do we stand and stare?) tell me why

(why why do the dolphins cry?) tell me why

can someone tell us why we let the ocean die



(why why if we're all the same?) tell me why

(why why do we pass the blame?) tell me why

(why why does it never end?)

can someone tell us why we cannot just be friends (x2)



why why?



--- On Sun, 1/18/09, Farizal MGe <[email protected]> wrote:

From: Farizal MGe <[email protected]>
Subject: {FoSSEI} Hai Anjing! Makanlah mayat syuhada itu!
To: [email protected], [email protected]
Date: Sunday, January 18, 2009, 10:52 PM










    
            
(Bacanya sambil dengerin nasyid IzzIs, lebih mendalam...di download ajah..)

Hai Anjing! Makanlah mayat syuhada itu!  
- farizal-

Orang
waras yang tidak pernah makan bangku sekolahan pun, asal masih punya
nurani, akan berdiri di sisi bangsa Palestina dan mengecam orang-orang
Israel.

  PALESTINA... .. 
Dukamu adalah duka kami semua 
Tangismu adalah tangis kami semua 
Dukamu adalah duka kami semua 
Tangismu adalah tangis kami semua  

Ketika engkau terjamah tangan-tangan Srigala 
Ketika timah panas menghempaskan jiwa
Kau coba menghalau duka dengan asa tersisa 
Hanya air mata iringi doa

Palestina terluka Al Aqsha-ku t'lah ternista
Tumpah darah bakar amarah hancurkan makar durjana
Janji ALLAH telah pasti terlaknat kaum Yahudi 
Kota suci para Nabi medan jihad abadi 
Batu-batu intifadhah 'kan jadi saksi

Hapuslah air matamu duhai Al Aqsha
Kami tak'kan pernah rela engkau ternoda
Kami pasti 'kan membela kau 'kan bebas merdeka
Gema takbir intifadhah terus mengangkasa  
Nasheed by: Izzatul Islam – Duka Palestina

  Entah…
kata-kata hina apalagi diantara kata-kata yang paling hina untuk
mengutuk tingkah polah orang-orang Zionis Israel terhadap anak-anak
Palestina. Bangsat! Biadab! Terkutuk! Teroris! Terlaknat! Anjing!
(ups... maaf
kelepasan). Lihat saja salah satu kekejian mereka yang memang
benar-benar diluar batas perikemanusiaan. Dikutip dari eramuslim.com,
bahwa Shahd, seorang anak balita Palestina di Jabalita, sebelah utara
Jalur Gaza gugur syahid setelah sebuah bom Israel jatuh di belakang
rumahnya. Orang tua Shahd mencoba menyelamatkan puterinya yang sudah
bersimbah darah itu, tapi ketika mereka mencoba mengambil jasad Shahd,
tentara-tentara Zionis menembaki mereka dari kejauhan.

Tidak
sampai di situ kekejian tentara Zionis Israel. Setelah lima hari jasad
Shahd tidak terurus, tentara-tentara Zionis melepaskan beberapa ekor
anjing yang kemudian langsung mengoyak jasad Shahd yang sudah tak
bernyawa. Bangsat!!!

Namun
serasa belum puas sebagai penjagal yang haus darah, kekejian
selanjutnya dipertontonkan oleh tentara-tentara Israel. Saudara
laki-laki Shahd bernama Matar dan sepupunya bernama Muhammad, nekad
mendekati jenazah Shahd untuk menyelamatkannya dari anjing-anjing
Israel tersebut. Namun keduanya pun ditembaki tentara-tentara Zionis
hingga gugur syahid. Innalillahi wa inna ilaihi raajiuun.

Entah..
kekejian macam apalagi yang akan dipertontonkan Zionis Israel terhadap
bangsa Palestina. Tapi, demikianlah memang kita dihadapkan logika dan
ajaran Yahudi pada suatu keharusan untuk melakukan pembunuhan. Sebuah
cara yang memerintahkan untuk membunuh tanpa melihat kepada rujukan
etika apapun, kecuali arahan agama Yahudi. Maka dalam pandangan Yahudi
pembunuhan itu adalah perbuatan legal yang tidak ada batasan atau
aturan mainnya. Mengutip dari kita suci Yahudi, Talmud yang mengatakan
bahwa: "Termasuk suatu keadilan jika
orang Yahudi membunuh orang kafir dengan tangannya, sebab mengalirnya
darah orang kafir itu sebuah bentuk pemberian korban kepada Tuhan."

Entah..
Teologi macam apa ajaran Yahudi itu. Menjadikan pembantaian sebagai
keindahan tunggal di alam dunia ini. Suatu pembenaran ketika
anjing-anjing Yahudi itu mengoyak mayat syuhada balita Palestina karena
didasarkan atas ajaran Talmud: Yebamoth 98a, "Semua anak keturunan orang kafir 
tergolong sama dengan binatang". Nauzubillah!
Syetan macam apa yang menurunkan "wahyu" macam ini. Wajar saja jika
tindakan tentara Israel untuk melepaskan anjing-anjingnya kemudian
mengoyak mayat balita Palestina, karena memang sudah mendapat restu
dari ajarannya.

Entah..
atas alasan apa ketika ada sekelompok muslim yang latah ikut-ikutan
Yahudi terlaknat ini. Bukan, bukan muslim, mungkin lebih cocok disebut
munafik. Ya! Munafik yang setia sebagai budak-budak Yahudi. Munafik
yang selalu membela mati-matian atas semua tindakan yang telah Yahudi
lakukan kepada Palestina. Munafik yang selalu menyalahkan HAMAS atas
peperangan yang terjadi di Jalur Gaza. Munafik yang berkawan karib
dengan Yahudi untuk membiarkan terbunuhnya umat Islam di Palestina.
Munafik yang memenjarakan ulama yang menyerukan jihad bagi umat yang
menjadi korban penjajahan. Munafik yang tidak mau membuka tembok Rafah
untuk sekedar memberi jalan bagi bantuan obat-obatan, bahan makanan,
medis, atau sekedar memberi jalan bagi penduduk Gaza untuk mengungsi
sejenak. Munafik yang tidak peduli terhadap urusan kaum muslimin
sedangkan ia mengaku muslim. ALLAHU AKBAR!!!

Amatlah jelas janji ALLAH dalam Al Qur'an "Hai
orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari
agamanya, Maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah
mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah Lembut
terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang
kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan
orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada
siapa yang dikehendaki- Nya, dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) , lagi
Maha Mengetahui." (Al Maaidah: 54)

Entah.. Skenario ALLAH yang Maha Dahsyat seperti apa yang
sedang dipersiapkan- Nya. ALLAH sedang memperlihatkan kepada dunia siapa
yang berada di jalan-Nya dan siapa yang berada di jalan thaghut.
Biarlah ALLAH memperlihatkan kepada dunia yang selama ini tidak nampak
menjadi jelas, yang selama ini syubhat menjadi tegas. ALLAH sedang
membersihkan para munafik dari kumpulan orang-orang mukmin. ALLAH
sedang memisahkan mana yang benar-benar istiqomah dan mana yang
penjilat dan budak-budak iblis.

Wahai
Husni Mubarak! Wahai Raja Abdullah! Wahai Arab Saudi! Sanggupkah kalian
menjawab tuntutan anak-anak Palestina di akhirat kelak? "Kami telah
gugur syahid, dan kalian hanya diam membisu dan menyaksikan saja!
Bahkan tertawa bersama orang-orang yang telah membunuh kami. Kami tidak
akan ridha terhadap kebisuan kalian semua! Kami tidak akan
memaafkannya! Kami tidak rela kalian melenggang memasuki syurga-Nya
ALLAH sedangkan kami tahu kalian adalah orang-orang MUNAFIK!!!"

  URUSAN
PALESTINA BUKAN HANYA URUSAN RAKYAT PALESTINA SAJA, BUKAN HANYA URUSAN
HAMAS SAJA, TETAPI URUSAN BERSAMA UMMAT ISLAM SEDUNIA. KARENA UMAR AL
FARUQ TELAH MEWAKAFKAN TANAH PALESTINA UNTUK ISLAM.  
Harum wangi syuhada saat syahid menjemputnya
Bergetar jiwa yang mengiringinya 
Tak henti menyebut kalimatullah
Allahu Allah! Allahu Allah! Lailahailallah!  

Terbayang balasan syurga bidadari menjemputnya 
Menuntunnya menghadap Sang Pencipta  
Bahagialah wahai para syuhada!  

Isak tangis bergema, terharu dalam do'a
Menatap perginya para syuhada 
Semangat pun kian bangkit!
Ikhlas menjemput syahid! 
Kekalkan jiwa-jiwa syuhada!  

Teguhkan imanmu rapatkan barisan
Teguhkan tauhidmu satukan barisan 
Barisan Muhammad pasti kembali 
Barisan Muhammad tak'kan pernah mati  

Rangkaian kata dalam pertempuran sejati 
Syahidmu adalah energi jiwaku  
kesolehanmu adalah cermin hidupku  
Kau tak'kan pernah habis
walau jasamu telah membeku seribu tahun lamanya 

kau aliri kami
 dalam semangat menjaga hidup 
dari jejak-jejak bekas
seabadi pedang-pedang dilangit 
Serapat persaudaraan awan awan diangkasa  
Darah yang kau ciptakan di depan mata ini 
Membakar perlawanan seantero semesta 

Untuk jagad raya kita bersama
Pada janji-janji ALLAH untuk kesetiaan kita 
Di desa-desa dalam pembantaian itu 
Di kota-kota dalam duniamu
Tesisipkan cerita untuk menjadi tangguh 
Pemburu seribu peluru dan mortir waktu 
Kepergiamu adalah inspirasi kami  

Mewangi dan menjadi wejangan abadi 
Resapi intisari hak preogratif illahi 
Menyadari fitrah
 sebagai seorang hamba  
Terbangun dari sinergi semesta dan pelajaran air mata

Menghiasi kemilau fajar dari bukit Badar 
Diasingkan oleh hipokritas
tapi tetap hidup dalam ruhiyah yang berkualitas 
Mereka yang datang tanpa harus menyombongkan sejarah 
Kerendahan hatimu hingga senyum ramahmu 
Selalu terasa hadirmu menembus dua
 alam  
pecahkan kebisuan waktu

Masih terdengar teriakmu Hayya bil JIHAD!!! 
Membakar semangat kami
Masih terngiang membangunkan malam-malam kami 
Untuk kembali bersujud di seperempat malam yang suci 
Demi masa dan anak cucu kami 
Demikianlah hidup kami ada di tangan-Nya ALLAHU AKBAR!!!  
Nasheed By IRA feat Thuafail al Ghifari – Wangi Syuhada  

FARIZAL ALBONCELLI In tansurullah yansurukum wayu sabit akdamakum
  Blog: http://farizal- alboncelli. blogspot. com/, 




      


      
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke