assalamu alaikum, wr.wb.
sepintas kurang paha maksud dari statment kawan2 fossei tentang kader buangan.
oleh karena itu, kita jangan memahaminya dari satu persfektif, tapi mngkn bisa 
multi tafsir  yang lebih menjernihkan hati dan pikiran kita sebagai kader dan 
bagian dari tubuh Fossei yang kita banggakan ini. jadikanlah ini suatu proses 
pendewasaan organisasi dan kader ke depan.........
kalaulah boleh memberi komentar dan tangapan, bahwa "kader FoSSEI adalah kader 
buangan" mungkin ada dua hal yang perlu kita cermati sebagai kader2 yang meraa 
bagian dari FoSSEi itu. 
pertama : setuju atau tidak bahwa organisasi kita ini belumlah matang baik dari 
segi kontribusu, kader yang militan, "daya saing" dengan organisasi mahasiswa 
yang lebih dulu "mencicipi" di indonesia sebagai organisasi mahasiswa yang 
mengusung perubahan ....disisi lain, kita ini masih terkutat dalam tataran 
konsep dan langkah2. terlalu berbicara muluk2. angan2 yang terlalu 
tinggi........(lihat visi FoSSEI)
kedua : sepakat atau tidak, ada kader yang "termarjinalkan". ini bisa jadi 
bahan evaluasi bagi kita semua. terutama bagi para pemegang tangguk kekuasaaan 
di FoSSEI. maksudnya : setiap daerah itu lai karakteristik dan model KAsei yang 
dibangun. oleh karena itu, harus kita memahami mau kemana dibawa FoSSEI ini 
kedepan?
mmhn maaf, klu tanggapannya kurang berkenan.
wassalamu alaikum wr,wb.
 
kholil gibran siregar (Depnas 1 wil. Sumatera Presnas 4)  
Universal islamic economic (UIE) IAIN SU Medan


      Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda? 
Buat Pingbox terbaru Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

Kirim email ke