Assalamualakumwr wb

sepakat sekali apa yg di katakan oleh akhina gibran, bhwa "FoSSEI belumlah 
matang baik dari segi kontribusu, kader yang militan, dan kita ini masih 
terkutat dalam tataran konsep dan langkah2". tapi saya tidak setuju klu Fossei 
adalah organisasi baru yg "daya saing dengan organisasi mahasiswa yang lebih 
dulu "mencicipi" di indonesia. Fossei udah 8 tahun bro...( lihat : 
http://fossei.org/index.php?option=com_content&task=view&id=14&Itemid=28 ). 2 
tahun setelah KAMMI terbentuk bro..., udah hampir 2/3 abad Reformasi kale 
ya......

skrng yg perlu di benahi adalah Alur Kaderisasi dan pemahaman Ekis nya di 
masing2 KSEI harus berjalan. gk salah kan klo orang menilai kita seperti itu ( 
kader buangan ) klu pemahaman kita tentang Ekis dan kaderisasinya gk jalan. 
upz...afwan gk semua KSEI maksutnya.....

so...keep spirit...keep hamasa.., & keep Fight tuk FoSSEI. Allahu Akbar....

wassalam.




________________________________
From: kholil gibran siregar <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, January 22, 2009 8:39:33 AM
Subject: {FoSSEI} tanggapan "kader FoSSEI, kader buangan"


assalamu alaikum, wr.wb.
sepintas kurang paha maksud dari statment kawan2 fossei tentang kader buangan.
oleh karena itu, kita jangan memahaminya dari satu persfektif, tapi mngkn bisa 
multi tafsir  yang lebih menjernihkan hati dan pikiran kita sebagai kader dan 
bagian dari tubuh Fossei yang kita banggakan ini. jadikanlah ini suatu proses 
pendewasaan organisasi dan kader ke depan....... ..
kalaulah boleh memberi komentar dan tangapan, bahwa "kader FoSSEI adalah kader 
buangan" mungkin ada dua hal yang perlu kita cermati sebagai kader2 yang meraa 
bagian dari FoSSEi itu. 
pertama : setuju atau tidak bahwa organisasi kita ini belumlah matang baik dari 
segi kontribusu, kader yang militan, "daya saing" dengan organisasi mahasiswa 
yang lebih dulu "mencicipi" di indonesia sebagai organisasi mahasiswa yang 
mengusung perubahan ....disisi lain, kita ini masih terkutat dalam tataran 
konsep dan langkah2. terlalu berbicara muluk2. angan2 yang terlalu tinggi...... 
..(lihat visi FoSSEI)
kedua : sepakat atau tidak, ada kader yang "termarjinalkan" . ini bisa jadi 
bahan evaluasi bagi kita semua. terutama bagi para pemegang tangguk kekuasaaan 
di FoSSEI. maksudnya : setiap daerah itu lai karakteristik dan model KAsei yang 
dibangun. oleh karena itu, harus kita memahami mau kemana dibawa FoSSEI ini 
kedepan?
mmhn maaf, klu tanggapannya kurang berkenan.
wassalamu alaikum wr,wb.
 
kholil gibran siregar (Depnas 1 wil. Sumatera Presnas 4)  
Universal islamic economic (UIE) IAIN SU Medan 

________________________________
 Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman
Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!    


      

Kirim email ke