jadi, tugas kita sebagai Mahasiswa Ekonomi Islam (FoSSEI)? Pada 3 April 2009 07:35, M Andrio <[email protected]> menulis:
> wah mantab ni artikel. oia waktu ane ambil makro dosen ane pernah > berkata > bahwa yang namannya data pengangguran itui harus dilihat dulu dan > dianalisis intinya > si hati hati dalam membaca data pengangguran, karena ada definisi incourage > worker dimana > pengangguran ini sudah sekian lama mencari pekerjaan tetapi selalu ditolak > dan akhirnya putus asa > dan tidak mau mencari pekerjaan lagi dan menjadi incourage worker dan > akhirnya tidak tercatat sebagai pengangguran lagi > jadi jika pengagguran turun tolong lihat lagi kenyataanya, semoga Ekonomi > Islam dapat memperbaiki ini semua > > ------------------------------ > *From:* basil holmes <[email protected]> > *To:* fossei <[email protected]>; [email protected] > *Sent:* Wednesday, April 1, 2009 11:36:40 AM > *Subject:* {FoSSEI} Ekonomi Indonesia Dikuasai Asing > > Ekonomi Indonesia Dikuasai Asing > Rabu, 01 April 2009 , 07:33:00 > > > > > > JAKARTA > (RP) - Sendi-sendi perekonomian di Indonesia dinilai telah banyak yang > berpindah ke negara lain (asing). Akibatnya, sumbangan sektor industri > terhadap PDB (product domestic bruto) cenderung stagnan bahkan menurun. > Disisi lain, utang negera terus bertambah. > > “Indonesia terus mengalami de-industrialisasi, ini adalah salah satu > bukti kemunduran,” ujar Direktur International Center for Applied > Finance and Economics (Intercafe), Iman Sugema kemarin. Hal itu bisa > ditunjukkan dari mampunya menumbuhkan sektor industri sehingga mampu > menopang PDB nasional. Jika pada tahun 2004 kontribusinya sebesar 28 > persen, tahun 2008 malah berada dibawah angka itu. > > Akibatnya, indeks kesengsaraan rakyat atau yang biasa dikenal dengan > sebutan misery index, saat ini justru meningkat tajam. Jika pada > Desember tahun 2004 hanya 16,3 persen, maka pada bulan yang sama tahun > lalu sudah melonjak sampai 19,6 persen. Data itu memperlihatkan bahwa > pertumbuhan ekonomi yang diributkan pemerintah hanya dinikmati > sekelompok kecil penduduk negeri ini. “Buktinya, tingkat kesengsaraan > rakyat makin tinggi,” cetusnya. > > Ditambah lagi, dengan beragam kelangkaan bahan bakar dan kebutuhan > pokok yang selama ini sering terjadi. Selain itu jurang kesenjangan > antara si kaya dan si miskin juga semakin meningkat. Jadi, walau > Indonesia diakui sebagai penghasil konglomerat kelas kakap, misalnya > lewat indikator majalah Forbes yang tiap tahun selalu menempatkan orang > kaya baru dari Indonesia tetapi masyarakat bawahnya tetap miskin. > “Itulah kesenjangan,” tukasnya. > > Sementara itu, di saat pemerintah, melenakan rakyat dengan berteriak > bahwa utang sudah lunas, diam-diam bebannya terus bertambah. Saat ini, > dari data resmi pemerintah, terbukti bahwa beban utang per kepala > penduduk Indonesia telah mencapai 11,8 juta dolar AS. Ini akan menjadi > beban bagi anak cucu kita. ”Ini angka tertinggi sepanjang sejarah. Ini > memperlihatkan bahwa pemerintahan belum bisa menghilangkan > ketergantungan terhadap utang,” lanjutnya. > > Menurut dia, Indonesia juga telah kehilangan satu fundamental ekonomi > terpentingnya, yaitu stabilitas. Ciri-ciri tidak adanya stabilitas itu, > tingginya tingkat inflasi seperti pada tahun 2005 yang sebesar 18,3 > persen, merupakan tertinggi sepanjang sejarah. Selanjutnya, nilai tukar > rupiah yang buruk, cadangan devisa menukik tajam, dan kolaps-nya bursa > hingga 60 persen. “Akar kegagalan ekonomi bangsa ini, karena pemerintah > memfasilitasi para pemodal asing untuk menguliti Indonesia,” ketusnya.. > > Ekonom Universitas Gadjah Mada, Revrisond Baswir menyatakan, Indonesia > sama sekali sudah tidak berdaulat dalam mengatur perekonomian nasional. > Semua sektor vital sudah dikuasai asing secara merajalela. Sektor > energi, perbankan, air, dan telekomunikasi mayoritas telah dikuasai > oleh asing.(owi/ekk) > > > > > > > ------------------------------ > Akses email lebih cepat. > <http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbmsDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/> > Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru > yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! > (Gratis)<http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbmsDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/> > > > -- FARIZAL ALBONCELLI Blog: http://farizal-alboncelli.blogspot.com/ FS: [email protected] mobile: 021 950 42948

