temen2 seperjuangan....dalam penyelesaian Tesis saya...saya memerlukan sebuah 
buku dalam bidang ekonomi isalam yang sangat terkenal yaitu: al-Hisbah fi 
al-Islam karya Ibn Taimiyah dan al-Kharaj karya Abu Yusuf serta Kitab al-Amwal 
karya Abu Ubaid...di mana saya dapat menemukan Kitab tersebut...sukron Qablah 
atas bantuannya.....

--- On Mon, 5/25/09, Djihadul Mubarok Jihad <[email protected]> wrote:

From: Djihadul Mubarok Jihad <[email protected]>
Subject: Re: Bls: {FoSSEI} "sebuah kegalauan............."
To: [email protected]
Date: Monday, May 25, 2009, 2:25 AM











    
            
            


      
      InsyaAlloh tidak gantung...
kalo emang ini perlu dijelaskan.. .
biar nanti dari Panitia langsung yang menjelaskan permasalahnnya. ...
syukron atas perhatiannya. ....


"sebuah tanya terhadap seseorang yang dirundung ujian dapat menjadikan kuat 
seseorang... "


--- On Fri, 5/22/09, Sambodo Pugo <pugosambodo@ yahoo.com> wrote:

From: Sambodo Pugo <pugosambodo@ yahoo.com>
Subject: Bls: {FoSSEI} "sebuah kegalauan... ......... ."
To: fos...@yahoogroups. com
Date: Friday, May 22, 2009, 2:28 PM








    
      
      
Kok Jadinya ending dari thread ini gantung? apakah yang sebenarnya terjadi? 
Ane pikir ini bisa menjadi pelajaran untuk pelaksanaan TEMILNAS selanjutnya. 
 
Sebagai contoh begini, yang terjadi pada  pelaksanaan temilnas 2008 di 
Yogyakarta kemarin adalah panitia kesulitan untuk
mendapatkan dana (klise memang). Minus? Pasti. Tapi tekad kami hingga akhir 
acara dan peserta pulang secara keseluruhan kami berusaha tidak mengungkapkan 
masalah ini sebisanya. Semampu kami. Dengan segala keterbatasan kami, 
diusahakan Peserta tahu beres dan bisa berkonsentrasi pada kegiatan. (oh ya 
mohon maaf buat, "antrian" yang terjadi malam itu hehehe, itu bener-bener 
accident). Meskipun karena masalah fulus tadi pada akhirnya terjadi 
"banting-bantingan" dompet pribadi panitia,bahkan alumni. Thats reality, risiko 
itu ada. Makanya saya tidak begitu kaget jika terdapat komentar dari akh Ahmad 
Soediro (salam kenal akh, apa bener antum di UK? nanti saya nyusul :) ).  
 
Dakwah, pada kondisi tertentu, memang tidak murah. Saya pikir ikhwah semua 
paham dengan hal itu.  
Lalu apa yang bisa kita pelajari pada pelaksanaan Temilnas 2009 kemarin? hal 
itulah yang ingin saya tahu.
Kondisi Bali dengan Jogja jelas beda masalah dan apa yang melatarbelakanginya . 
Penjelasan panitia terkait itu menurut saya penting. Saya pribadi khawatir, 
akan muncul kekhawatiran bahwa penyelenggara temilnas bakalan tekor (dalam hal 
dunia lho akhi, kalo masalah balasan dari Allah tidak perlu dijelaskan di 
sini).  
Jika memang jelas masalahnya, mungkin bisa dipecahkan bersama, karena temilnas 
memang bukan milik penyelenggara saya pikir. Atau apakah ini tugas Presnas? 
(Ho'o ora Yog? Tib?Bah?Zul? Iz -hehe ndak sopan) 
 
Salam ukhuwah buat semua temen-temen FoSSEI. Nyuwun ngapunten (afwan) jika ada 
kesalahan dalam penulisan.  
 
Nb: Ini tulisan pribadi saya lho, dan bukan mewakili atas nama panitia temilnas 
2008. 
 
Novat Pugo Sambodo
Mahasiswa Strata I Jurusan Ilmu Ekonomi 
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada
Jl. Sosio Humaniora, Bulaksumur
Yogyakarta 55281
Indonesia



Phone: +62-274-548510 ext. 154
Mobile Phone: +6281392054573
Email: pugosambodo@ yahoo.com 
http://www.sambodo. multiply. com


"Menarilah dan Terus Tertawa 
Meski Dunia Tak Seindah Surga 
Bersyukurlah pada yang Kuasa
Cinta kita di Dunia.... 
Selamanya... "
-Ost Laskar Pelangi



 



      Cepat, Bebas Iklan, Kapasitas Tanpa Batas -   Dengan Yahoo! Mail Anda 
bisa mendapatkan semuanya. 
 

      


         
        
        


      
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke