iya, tiada hari tanpa kegalauan, cengen banget, kalah ama tukang sayur keliling yang subuh2 udah nungguin barang dagangan turun lalu sampe siang keliling kampung jalan kaki sambil pikul bakul sayur, tanpa galau sedikitpun, halah
--- On Mon, 25/5/09, Farizal FoSSEI <[email protected]> wrote: From: Farizal FoSSEI <[email protected]> Subject: Re: Bls: {FoSSEI} "sebuah kegalauan............." To: [email protected] Date: Monday, 25 May, 2009, 6:25 PM '"nikmati' saja, karena yang kayak gini-gini nggak bakalan kita dapat di bangku kuliahan... Pada 25 Mei 2009 17:35, aqied sh <aqied_a...@yahoo. com> menulis: asw.... bener juga kata pak presnas IV.... berat sama dipikul, ringan sama dijinjing bukan ringan sama di jinjing, berat elu yang pikul..... LANJUTKAN... ...!!!!! ^_^ --- On Sun, 5/24/09, aditya rangga <ytc_y...@yahoo. com> wrote: From: aditya rangga <ytc_y...@yahoo. com> Subject: Re: Bls: {FoSSEI} "sebuah kegalauan... ......... ." To: fos...@yahoogroups. com Date: Sunday, May 24, 2009, 9:38 PM Assalamualaikum. .. Ane paham masih ada permasalahan yang dihadapi teman-teman Panitia Temilnas 2009, karena ane juga pernah ngerasain hal yang sama. Tapi ane pikir apa yang teman-teman di Bali rasakan jauh lebih berat. Benar kata Mas Pugo, keadaan Jogja dan Bali berbeda. Karena itu menghadapinya pun dengan jalan yang berbeda. Permasalahan harus diselesaikan dengan lebih cerdas dan bijaksana. Dan ane pikir keduanya ada dalam syuraa'. Secara pribadi, ane ngerasa ini belum kita optimalkan. Ane sarankan, kita perbaikan syuraa' kita untuk menemukan solusi-solusi permasalahan secara bersama-sama. Bukan panitia mencari solusi sendiri, dan teman-teman Presnas mencari solusi sendiri. Sehingga di antara kita sama-sama saling memahami keadaan yang ada di depan mata. Jangan sampai kita terbungkus pada cita-cita ideal namun tidak memperhatikan keadaan, karena pada akhirnya kita harus bijak. Marilah, kita mulai langkah-langkah bijak. Pertama, berpikir positif. Kedua, berkomunikasi dan bermusyawarah. .. Semoga Allah mencatat ikhtiyar-ihtiyar kita sebagai pahala yang besar... Terlebih untuk teman-teman Panitia yang telah dengan niat meraih ridha Allah menyiapkan kontribusi bagi agamaNya.... "Hanya ada dua bahasa kontribusi, yaitu tanggung jawab dan pengorbanan. " Begitulah kontribusi diukir, melalu tanggung jawab dan pengorbanan. Semoga keikhlasan mewarnai kontribusi kita khususnya teman-teman Panitia dan selalu berpikir positif bahwa Allah tidak akan menguji di luar kesanggupan. .. La yukalifullahu nafsan ila wushaha... Dan yakinlah "Jika kamu menolong (agama) Allah, Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. " Afwan minkum, bila ada banyak kesalahan dan kekurangan. Juga bila selama ini kurang menanyakan sehingga teman-teman Panitia seolah mencari kekuatan sendiri. InsyaAllah, mari kita berbenah dan saling mengingatkan. Semoga tulisan ini setidaknya bisa mengakhiri kegalauan yang dirasakan sehingga kita bisa melangkah kembali menyelesaikan satu per satu permasalahan. Semoga tulisan ini mengakhiri wacana-wacana kita yang terlalu panjang, mareka kita memang harus segera bergerak... "Alangkah indah bila di setiap langkah kita mengikhtiyarkan barakah, saat bahagia, saat mudah, saat sedih, saat sulit, saat lelah, dan saat lemah... Maka setiapnya adalah kebaikan... Yakinlah bahwa kesulitan yang kita hadapi pun akan diberkahi Allah, menjadi kebaikan... Jangan mengeluh dan tetap semangat saudaraku... . :)" ____________ _________ _________ ___ ADITYA RANGGA YOGA :) Presidium Nasional 4 FoSSEI +62 813 2888 5856 ytc_y...@yahoo. com Shariah Economics Forum (SEF) UNIVERSITAS GADJAH MADA --- On Sun, 5/24/09, Djihadul Mubarok Jihad <g_had_...@yahoo. com> wrote: From: Djihadul Mubarok Jihad <g_had_...@yahoo. com> Subject: Re: Bls: {FoSSEI} "sebuah kegalauan... ......... ." To: fos...@yahoogroups. com Date: Sunday, May 24, 2009, 9:25 PM InsyaAlloh tidak gantung... kalo emang ini perlu dijelaskan.. . biar nanti dari Panitia langsung yang menjelaskan permasalahnnya. ... syukron atas perhatiannya. .... "sebuah tanya terhadap seseorang yang dirundung ujian dapat menjadikan kuat seseorang... " --- On Fri, 5/22/09, Sambodo Pugo <pugosambodo@ yahoo.com> wrote: From: Sambodo Pugo <pugosambodo@ yahoo.com> Subject: Bls: {FoSSEI} "sebuah kegalauan... ......... ." To: fos...@yahoogroups. com Date: Friday, May 22, 2009, 2:28 PM Kok Jadinya ending dari thread ini gantung? apakah yang sebenarnya terjadi? Ane pikir ini bisa menjadi pelajaran untuk pelaksanaan TEMILNAS selanjutnya. Sebagai contoh begini, yang terjadi pada pelaksanaan temilnas 2008 di Yogyakarta kemarin adalah panitia kesulitan untuk mendapatkan dana (klise memang). Minus? Pasti. Tapi tekad kami hingga akhir acara dan peserta pulang secara keseluruhan kami berusaha tidak mengungkapkan masalah ini sebisanya. Semampu kami. Dengan segala keterbatasan kami, diusahakan Peserta tahu beres dan bisa berkonsentrasi pada kegiatan. (oh ya mohon maaf buat, "antrian" yang terjadi malam itu hehehe, itu bener-bener accident). Meskipun karena masalah fulus tadi pada akhirnya terjadi "banting-bantingan" dompet pribadi panitia,bahkan alumni. Thats reality, risiko itu ada. Makanya saya tidak begitu kaget jika terdapat komentar dari akh Ahmad Soediro (salam kenal akh, apa bener antum di UK? nanti saya nyusul :) ). Dakwah, pada kondisi tertentu, memang tidak murah. Saya pikir ikhwah semua paham dengan hal itu. Lalu apa yang bisa kita pelajari pada pelaksanaan Temilnas 2009 kemarin? hal itulah yang ingin saya tahu. Kondisi Bali dengan Jogja jelas beda masalah dan apa yang melatarbelakanginya . Penjelasan panitia terkait itu menurut saya penting. Saya pribadi khawatir, akan muncul kekhawatiran bahwa penyelenggara temilnas bakalan tekor (dalam hal dunia lho akhi, kalo masalah balasan dari Allah tidak perlu dijelaskan di sini). Jika memang jelas masalahnya, mungkin bisa dipecahkan bersama, karena temilnas memang bukan milik penyelenggara saya pikir. Atau apakah ini tugas Presnas? (Ho'o ora Yog? Tib?Bah?Zul? Iz -hehe ndak sopan) Salam ukhuwah buat semua temen-temen FoSSEI. Nyuwun ngapunten (afwan) jika ada kesalahan dalam penulisan. Nb: Ini tulisan pribadi saya lho, dan bukan mewakili atas nama panitia temilnas 2008. Novat Pugo Sambodo Mahasiswa Strata I Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Jl. Sosio Humaniora, Bulaksumur Yogyakarta 55281 Indonesia Phone: +62-274-548510 ext. 154 Mobile Phone: +6281392054573 Email: pugosambodo@ yahoo.com http://www.sambodo. multiply. com "Menarilah dan Terus Tertawa Meski Dunia Tak Seindah Surga Bersyukurlah pada yang Kuasa Cinta kita di Dunia.... Selamanya... " -Ost Laskar Pelangi Cepat, Bebas Iklan, Kapasitas Tanpa Batas - Dengan Yahoo! Mail Anda bisa mendapatkan semuanya. -- FARIZAL ALBONCELLI Blog: http://farizal- alboncelli. blogspot. com/ FS: [email protected] mobile: 021 950 42948

