waslm.TETAP SEMANGAT SOBAT....JALAN KITA MASIH PANJANG, MENANGISLAH SAMPAI AIR 
MATA ITU BOSAN KELUAR, BERKERINGATLAH SAMPAI KERINGAT ITU TAK BOSAN KELUAR, 
PERASLAH PIKIRAN KITA SAMPAI TAK TERBATAS JALURNYA. ALLAH TAHU SEMUA APA YANG 
DIPERBUAT HAMBANYA. JANGAN PANTANG MENYERAH. KITA MASIH PUNYA ALLAH
JANGAN PATAH SEMANGAT SOBAT.KITA BERJALAN BERSAMA.

--- On Tue, 5/26/09, Djihadul Mubarok Jihad <[email protected]> wrote:

From: Djihadul Mubarok Jihad <[email protected]>
Subject: Re: Bls: {FoSSEI} "sebuah kegalauan............."
To: [email protected]
Date: Tuesday, May 26, 2009, 8:25 AM











    
            
            


      
      Untuk seorang yang bernama achmad soediro....
bukan sebuah kata yang bagus...
selalu mengatakan cengeng dan cengeng....
saya tegaskan...saya tidak mewakili panitia TEMILNAS...
jadi, anda tidak bisa mengatakan panitia cengeng...
coba, anda lihat....
apa pernah temen2 dari panitia TEMILNAS menyampaikan keluh kesah mereka di 
milis fossei ini...?
tidak kan....?
saya bener2 kecewa melihat komentar2 anda tentang permsalahan ini....
cobalah seperti teman2 yang lain....
mereka cukup bijak....walaupun hanya sebuah pemberi semangat...
tapi anda malah bilang2...panitia cengeng....
sekali lagi ditegaskan ini bukan mewakili panitia...
tapi hanya bentuk kepedulian saya sebagai seorang alumni ICON! yang melihat 
kegiatan TEMILNAS, ketika terjadi permasalahan yaitu kerugian sepertinya diem2 
saja....anggota yang lain....(afwan kalo ana
 salah menilai....)

Implementasi dari UKHuwah Islamiyah adalah saling menguatkan.. .
bukan saling mencerca sesama saudara ketika ada musibah....
ah kamu cemen lah....ah kamu cengeng lah.....
bukan seperti itu...

apakah salah ketika saudara kita meminta sebuah solusi untuk sebuah 
persoalan... ?
Apalagi panitia TEMILNAS 2009 berada di daerah minoritas... ..

Wallohu A'lam bishowab...


Ya Alloh 
Kuatkan yang sudah erat...
Rapatkan yang masih rengggang
ENgkaulah yang mampu mengikat hati2 kami dalam sebuah ikatan yang kuat..
kepadaMU lah kami memohon.....

--- On Mon, 5/25/09, ACHMAD SOEDIRO <asoed...@yahoo. co.uk> wrote:

From: ACHMAD SOEDIRO <asoed...@yahoo. co.uk>
Subject: Re: Bls: {FoSSEI} "sebuah kegalauan... ......... ."
To: fos...@yahoogroups. com
Date: Monday, May
 25, 2009, 7:57 PM








    
      
      iya, tiada hari tanpa kegalauan, cengen banget, kalah ama tukang sayur 
keliling yang subuh2 udah nungguin barang dagangan turun lalu sampe siang 
keliling kampung jalan kaki sambil pikul bakul sayur, tanpa galau sedikitpun, 
halah

--- On Mon, 25/5/09, Farizal FoSSEI <fari...@fossei. org> wrote:

From: Farizal FoSSEI <fari...@fossei. org>
Subject: Re: Bls: {FoSSEI} "sebuah kegalauan... ......... ."
To: fos...@yahoogroups. com
Date: Monday, 25 May, 2009, 6:25 PM








    
      
      '"nikmati' saja, karena yang kayak gini-gini nggak bakalan kita dapat di 
bangku kuliahan...


Pada 25 Mei 2009 17:35, aqied sh <aqied_a...@yahoo. com> menulis:


















    
            
            


      
      
asw....
bener juga kata pak presnas IV....
berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
bukan ringan sama di jinjing, berat elu yang pikul.....
LANJUTKAN... ...!!!!!
^_^

--- On Sun, 5/24/09, aditya rangga <ytc_y...@yahoo. com> wrote:


From: aditya rangga <ytc_y...@yahoo. com>
Subject: Re: Bls: {FoSSEI} "sebuah kegalauan... ......... ."

To: fos...@yahoogroups. com
Date: Sunday, May 24, 2009, 9:38 PM








    
      
      
Assalamualaikum. ..
Ane paham masih ada permasalahan yang dihadapi teman-teman Panitia Temilnas 
2009, karena ane juga pernah ngerasain hal yang sama. Tapi ane pikir apa yang 
teman-teman di Bali rasakan jauh lebih berat. Benar kata Mas Pugo, keadaan 
Jogja dan Bali berbeda. Karena itu menghadapinya pun dengan jalan yang berbeda.

Permasalahan harus diselesaikan dengan lebih cerdas dan bijaksana. Dan ane 
pikir keduanya ada dalam syuraa'. Secara pribadi, ane ngerasa ini belum kita 
optimalkan. Ane sarankan, kita perbaikan syuraa' kita untuk menemukan 
solusi-solusi permasalahan secara bersama-sama. Bukan
 panitia mencari solusi sendiri, dan teman-teman Presnas mencari solusi 
sendiri. Sehingga di antara kita sama-sama saling memahami keadaan yang ada di 
depan mata. Jangan sampai kita terbungkus pada cita-cita
 ideal namun tidak memperhatikan keadaan, karena pada akhirnya kita harus 
bijak. Marilah, kita mulai langkah-langkah bijak. Pertama, berpikir positif. 
Kedua, berkomunikasi dan bermusyawarah. ..
Semoga Allah mencatat ikhtiyar-ihtiyar kita sebagai pahala yang besar... 
Terlebih untuk teman-teman Panitia yang telah dengan niat meraih ridha Allah 
menyiapkan kontribusi bagi agamaNya....


"Hanya ada dua bahasa kontribusi, yaitu tanggung jawab dan pengorbanan. "

Begitulah kontribusi diukir, melalu tanggung jawab dan pengorbanan. Semoga 
keikhlasan mewarnai kontribusi kita khususnya teman-teman Panitia dan selalu 
berpikir positif bahwa Allah tidak akan menguji di luar kesanggupan. .. La 
yukalifullahu nafsan ila wushaha...

Dan yakinlah

"Jika kamu menolong (agama) Allah, Dia akan menolongmu dan meneguhkan 
kedudukanmu. "

Afwan minkum, bila ada banyak kesalahan dan kekurangan. Juga bila selama ini 
kurang menanyakan sehingga teman-teman
 Panitia seolah mencari kekuatan sendiri. InsyaAllah, mari kita berbenah dan 
saling mengingatkan.
Semoga tulisan ini setidaknya bisa mengakhiri kegalauan yang dirasakan sehingga 
kita bisa melangkah kembali menyelesaikan satu per satu permasalahan. Semoga 
tulisan ini mengakhiri wacana-wacana kita yang terlalu panjang, mareka kita 
memang harus segera bergerak...


"Alangkah indah bila di setiap langkah kita mengikhtiyarkan barakah, saat 
bahagia, saat mudah, saat sedih, saat sulit, saat lelah, dan saat lemah... Maka 
setiapnya adalah kebaikan... Yakinlah bahwa kesulitan yang kita hadapi pun akan 
diberkahi Allah, menjadi kebaikan... Jangan mengeluh dan tetap semangat 
saudaraku... . :)"


____________ _________ _________ ___

ADITYA RANGGA YOGA :)

Presidium Nasional 4 FoSSEI
+62 813 2888 5856

ytc_y...@yahoo. com
Shariah Economics Forum
 (SEF)
UNIVERSITAS GADJAH MADA



--- On Sun, 5/24/09, Djihadul Mubarok Jihad <g_had_...@yahoo. com> wrote:

From: Djihadul Mubarok Jihad <g_had_...@yahoo. com>

Subject: Re: Bls: {FoSSEI} "sebuah kegalauan... ......... ."
To: fos...@yahoogroups. com
Date: Sunday, May 24, 2009, 9:25 PM








    
      
      
InsyaAlloh tidak gantung...
kalo emang ini perlu dijelaskan.. .
biar nanti dari Panitia langsung yang menjelaskan permasalahnnya. ...
syukron atas perhatiannya. ....


"sebuah tanya terhadap seseorang yang dirundung ujian dapat menjadikan kuat 
seseorang... "



--- On Fri, 5/22/09, Sambodo Pugo <pugosambodo@ yahoo.com> wrote:


From: Sambodo Pugo <pugosambodo@ yahoo.com>
Subject: Bls: {FoSSEI} "sebuah kegalauan... ......... ."
To: fos...@yahoogroups.
 com
Date: Friday, May 22, 2009, 2:28 PM








    
      
      
Kok Jadinya ending dari thread ini gantung? apakah yang sebenarnya terjadi? 
Ane pikir ini bisa menjadi pelajaran untuk pelaksanaan TEMILNAS selanjutnya. 
 
Sebagai contoh begini, yang terjadi pada  pelaksanaan temilnas 2008 di 
Yogyakarta kemarin adalah panitia kesulitan untuk
mendapatkan dana (klise memang). Minus? Pasti. Tapi tekad kami hingga akhir 
acara dan peserta pulang secara keseluruhan kami berusaha tidak mengungkapkan 
masalah ini sebisanya. Semampu kami. Dengan segala keterbatasan kami, 
diusahakan Peserta tahu beres dan bisa berkonsentrasi pada kegiatan. (oh ya 
mohon maaf buat, "antrian" yang terjadi malam itu hehehe, itu bener-bener 
accident). Meskipun karena masalah fulus tadi pada akhirnya terjadi 
"banting-bantingan" dompet pribadi panitia,bahkan alumni. Thats reality, risiko 
itu ada. Makanya saya tidak begitu kaget jika terdapat komentar dari akh Ahmad 
Soediro (salam kenal akh, apa bener antum di UK? nanti saya nyusul :) ).  

 
Dakwah, pada kondisi tertentu, memang tidak murah. Saya pikir ikhwah semua 
paham dengan hal itu.  
Lalu apa yang bisa kita pelajari pada pelaksanaan Temilnas 2009 kemarin? hal 
itulah yang ingin saya tahu.
Kondisi Bali dengan Jogja jelas beda masalah dan apa yang melatarbelakanginya . 
Penjelasan panitia terkait itu menurut saya penting. Saya pribadi khawatir, 
akan muncul kekhawatiran bahwa penyelenggara temilnas bakalan tekor (dalam hal 
dunia lho akhi, kalo masalah balasan dari Allah tidak perlu dijelaskan di 
sini).  

Jika memang jelas masalahnya, mungkin bisa dipecahkan bersama, karena temilnas 
memang bukan milik penyelenggara saya pikir. Atau apakah ini tugas Presnas? 
(Ho'o ora Yog? Tib?Bah?Zul? Iz -hehe ndak sopan) 
 
Salam ukhuwah buat semua temen-temen FoSSEI. Nyuwun ngapunten (afwan) jika ada 
kesalahan dalam penulisan.  
 
Nb: Ini tulisan pribadi saya lho, dan bukan mewakili atas nama panitia temilnas 
2008. 
 
Novat Pugo Sambodo
Mahasiswa Strata I Jurusan Ilmu Ekonomi 
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada
Jl. Sosio Humaniora, Bulaksumur
Yogyakarta 55281
Indonesia



Phone: +62-274-548510 ext. 154
Mobile Phone: +6281392054573
Email: pugosambodo@ yahoo.com 
http://www.sambodo. multiply. com



"Menarilah dan Terus Tertawa 
Meski Dunia Tak Seindah Surga 
Bersyukurlah pada yang Kuasa
Cinta kita di Dunia.... 
Selamanya... "
-Ost Laskar Pelangi



 



      Cepat, Bebas Iklan, Kapasitas Tanpa Batas -   Dengan Yahoo! Mail Anda 
bisa mendapatkan semuanya. 
 

      


         
        
        


      
 

      


         
        
        


      
 

      


         
        
        


      
 

      

    
    
        
        
        
        


        


        
        
        
        
        




-- 
FARIZAL ALBONCELLI
Blog: http://farizal- alboncelli. blogspot. com/
FS: [email protected]

mobile: 021 950 42948


 

      


         
        
        




      
 

      


         
        
        




      
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke