Krisis besar menghadang dunia Bayangan kehidupan yang merana
Perekonomian sarat manipulasi Jual beli yang tidak pasti menjadi Biang keladi Geliat perbankan ribawi dan pasar saham Sumber perekonomian yang suram Kebebasan kepemilikan Individu serakah kuasai lahan Jurang kesejahteraan melebar Rakyat miskin kian terkapar Sementara pemilik modal bergelimang kekayaan Perbanyak mengeruk keuntungan Dollar disembah Padahal ia hanya kertas sampah Tak ada nilai perak ataupun emas Sumber inflasi dan hyperinflasi dunia yang membuat cemas Hari ini KAPITALISME telah membuka wajah aslinya Dengan tipu daya dan keburukan-keburukan yang disandangnya. Hari ini KAPITALISME menggali lubang kuburnya Dengan kerusakan seluruh kaki dan tangannya PLURALISME, HAK ASASI MANUSIA, LIBERALISME, KESETARAAN GENDER DAN DEMOKRASI Mereka bilang inilah kaki-kaki Membawa kesejahteraan sejati Mereka juga bilang slogan-slogan ini Menjaga dunia dan antarnegara agar tetap damai Tapi meskipun mata manusia bisa buta Telinga tak lagi mendengar suara Pandangan keimanan sejati tak bisa dibohongi Karena sejarah dunia menjadi saksi KAPITALISME berwajah buruk Tubuh busuk dan badan membungkuk Langkah-langkah kian tersaruk Dan Kematiannya DI UJUNG TANDUK Peradaban rusak akan segera punah Beralih ke Tatanan yang mulia, adil dan sejahtera “Wa takuunu Khilafatan ‘ala minhajin nubuwwah Khilafah di atas Manhaj Kenabian kelak akan segera ada ALLAHU AKBAR! *Bogor, 24 Desember 2008* *Pesan-pesan Orasi dalam perjalanan dari Kedubes AS menuju Istana Negara* Posted by Denny Asseifff -- FARIZAL ALBONCELLI Blog: http://farizal-alboncelli.blogspot.com/ FS: [email protected] mobile: 021 950 42948

