----- Pesan Diteruskan ----
Dari: Stop Illegal Fishing <[email protected]>
Terkirim: Kamis, 27 Agustus, 2009 16:14:03
Judul: [Lingk] Indonesia tidak diperjual belikan

  
VIVAnews - Terungkapnya penjualan sejumlah pulau di Indonesia memancing reaksi 
keras sejumlah pihak. Anggota Komisi Pertahanan Negara, Tjahjo Kumolo, meminta 
penjualan pulau tersebut harus segera dibatalkan.

"Apapun alasannya, tidak boleh ada sejengkal pun tanah di republik ini yang 
diperjualbelikan, " tegas Tjahjo dalam pesan yang diterima oleh VIVAnews, Rabu 
26 Agustus 2009.

Dalam situs privateislandsonlin e.com yang melayani jual beli pulau-pulau di 
berbagai belahan dunia, tercantum nama tiga pulau Indonesia yang terdaftar akan 
dijual, yaitu Pulau Macaroni, Pulau Siloinak, dan Pulau Kandui. Ketiganya 
terdata di bawah judul 'Islands for Sale in Indonesia'. Ketiga pulau tersebut 
masuk dalam gugusan Kepulauan Mentawai di Sumatera Barat.

Pulau Macaroni seluas 15 hektar ditawarkan dengan harga 4 juta Dollar AS, Pulau 
Siloinak seluas 24 hektar ditawarkan dengan harga 1,6 juta Dollar AS, dan Pulau 
Kandui seluas 26 hektar ditawarkan dengan harga 8 juta Dollar AS.

Ketiga pulau tersebut dipromosikan sebagai destinasi surfing (selancar) 
terkenal karena ombaknya yang terbaik di dunia.  Keindahan ketiga pulau itu 
juga disebut sebagai kombinasi terbaik bagi mereka yang ingin melakukan 
perjalanan bisnis sekaligus menikmati gaya hidup dalam satu waktu.

Gubernur Sumatera Barat, Gamawan Fauzi, sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya 
tidak pernah mengeluarkan izin penjualan pulau-pulau tersebut. "Bagaimana bisa 
dijual?  Saya saja tidak pernah mengizinkan, " ujar Gamawan. Ia menjelaskan 
lebih lanjut, tidak benar terdapat penjualan tiga pulau di gugusan Mentawai.

Menurut informasi yang ia peroleh dari Pemerintah Kabupaten Mentawai, pengelola 
Pulau Macaroni dan Kandui hanya menjual tempat peristirahatan yang ada di pulau 
tersebut, bukan menjual pulaunya. Ketika dilihat lebih rinci, penawaran di 
privateislandsonlin e.com memang secara spesifik menyebutkan penjualan 
Macaroni's Island Resort dan Kandui Island Resort.

Bagaimanapun, Gamawan mengakui bahwa Pulau Siloinak memang dalam tahap 
ditawarkan. "Tapi tentu tidak semudah itu, karena banyak aturan yang harus 
dilalui," tuturnya buru-buru menambahkan. Ia kembali menegaskan, secara hukum 
dirinya tidak pernah mengizinkan penjualan pulau karena hal tersebut 
bertentangan dengan Undang Undang.

"Kalau benar ada iklan penjualan pulau Indonesia, maka Komisi I akan 
menentangnya dan meminta penjualan tersebut dibatalkan," kata Tjahjo yang juga 
merupakan Ketua Fraksi PDIP. Tjahjo menekankan, siapapun pihak yang telah 
membuat iklan penjualan pulau-pulau tersebut, akan mengalami tentangan keras 
dari DPR. Tjahjo menegaskan, apapun bentuk iklan tersebut, wilayah kesatuan 
Republik Indonesia jelas tidak untuk diperjualbelikan kepada pihak asing.

Situs privateislandsonlin e.com sendiri menyebut Indonesia sebagai negara 
kepulauan terbesar di dunia, yang terdiri dari lebih dari 18.000 pulau. 
Disebutkan pula bahwa Indonesia menyediakan pulau-pulau untuk disewakan. 
"Sangat sedikit properti di Asia yang tersedia bagi pihak asing, tapi tempat 
seperti Indonesia menyediakan penyewaan tanah," demikian tulis situs tersebut.

Salam Lestari.

Kami mengundang anda untuk sama-sama memikirkan Laut Adalah Sumber Kehidupan 
Mari Stop Illegal_Fishing.

Saran dan Pendapat Bapak/Ibu/Sdr (i) dapat memperpanjang Kelangsungan Hidup 
Kita di Masa depan. Mari kita selamatkan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan 
Dengan bergabung Forum Stop illegal_Fishing_ Indonesia

http://asia. groups.yahoo. com/group/ Illegal_Fishing_ Indonesia/ join

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
Coba Yahoo! Messenger 10 Beta yang baru. Kini dengan update real-time, 
panggilan video, dan banyak lagi! Kunjungi http://id.messenger .yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]


   


      &quot;Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang! 
http://id.mail.yahoo.com&quot;

Kirim email ke