Dengan e mail dan melalui mail list ini, saya forward-kan undangan resepsi
aqiqah puteri kedua dari rekan saya ,Arya Sandhiyudha. Mungkin dari
saudara-saudara sekalian ada yang mengenal atau yang merupakan kawan lama dari
mantan ketua Lembaga Dakwah Kampus SALAM UI ini. Untuk itu, dipersilakan untuk
bisa hadir.
Atau , setidaknya beliau meminta doa restu untuk puteri beliau yang kedua.
Syukran FoSSEI :)
..................................................................
Kepada Ykh. Rekan-Rekan Pejuang Ekonomi Islam
di tempat
Assalamu’alaykum warohmatullohi
wabarokaatuh,
Dalam
rasa syukur kepada Allah swt. atas kelahiran anak kedua kami, serta ikhtiar
untuk senantiasa menghidupkan
nilai-nilai Sunnah yang dicontohkan Rasulullah saw. Kami, insya Allah, akan
mengadakan perayaan ‘aqiqah anak kedua kami yang bernama:
Waqifa
Kayyisa Kalyana (Qifa)
Waqifa = Wanita yang berwakaf; Kayyisa = cerdas; Kalyana = unggul;
atau secara utuh kami berdo’a agar anak
kedua kami ini menjadi
“Wanita
yang Mewakafkan Keunggulannya dengan ‘Cerdas’: untuk kebajikan di jalan Allah”
pada
waktu dan tempat, sebagai berikut:
Hari/Tanggal : Senin, 24 Ramadhan 1430H/ 14
September 2009
Tempat : Jl. Sekolahan no.
32 rt03/010
Kel.
Kampung Tengah, Kec. Kramat Jati – Jakarta Timur 13540
Jam : 16.00 s.d.
waktu berbuka (mulai ba’da ashar)
Maka,
merupakan kehormatan bagi kami jika bapak/ibu sekalian dapat hadir
bersilaturahim dan/atau
turut mendo’akan kebaikan bagi anak kedua kami juga kami sekeluarga.
Jazakumullah khoirun katsir. Semoga
Allah membalas kebaikan bapak/ibu dengan kebaikan yang lebih banyak.
Wassalamu’alaykum warohmatullohi
wabarokaatuh
Kami yang berbahagia,
Arya
Sandhiyudha As (Aryo) & Ardianti Kinasih (Dian),
beserta kakak dari Qifa, anak pertama kami
Revivo Fethullah Gullen (Revo) ‘Pembangkit murah senyum yang
dimenangkan Allah’
Kilasan Hadits Rasulullah:
“Thuba limanil kayyis! man al-kayyis ya rasulallah? alkayyis huwa
man daana nafsahu wa 'alima lima ba'dal mauut “Jadikan
kami orang cerdas! Siapakah orang cerdas ya Rasulullah? Orang cerdas
(Al-Kayyis) adalah
orang yg mampu menahan hawa nafsunya dan orang yang mempersiapkan kematiannya
dengan amal-amal
kebajikan.”
[Shahih At-Tirmidzi, Ibnu Majah,
Ahmad]
“Semua
anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya, disembelih
hewan (kambing), diberi nama dan
dicukur rambutnya.”
[Shahih; Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa'I, Ibnu
Majah, Ahmad, Ad Darimi, dan lain-lainnya]
Bayi laki-laki diaqiqahi dengan dua
kambing yang sama dan bayi perempuan satu
kambing.”
[Shahih; Ahmad, dan Tirmidzi, Hasan;
Ibnu Majah]
“Cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan perak kepada orang
miskin seberat timbangan rambutnya.”
[Hasan; Ahmad, Thabrani dan al-Baihaqi]