By Republika Newsroom Jumat, 11 Desember 2009 MANAMA--Abu Dhabi Islamic Bank akan mengembangkan sayapnya ke sejumlah negara di Asia seperti Indonesia, Malaysia dan Singapura. Tiga negara tersebut dilihat sebagai pasar yang mengalami pertumbuhan cepat. Abu Dhabi islamic Bank terutama akan mengembangkan produk wealth management.
“Investasi beretika kian diminati karena itu kami mengembangkan bank syariah dan wealth management,” kata Executive vice president for global wealth management Abu Dhabi Islamic Bank, Malik Sarwar disela konferensi perbankan syariah di Bahrain, sebagaimana dikutip btimes.com.my, Jumat (11/12). Ia menambahkan, segmen yang berkembang cepat saat ini adalah pengelolaan aset atau bisnis investasi. Pihaknya terutama menargetkan nasabah prioritas. Namun, ia menolak memberi keterangan lebih lanjut mengenai rencana ekspansinya. Secara global bank-bank syariah mencari pertumbuhan baru dari manajeman aset dan pembiayaan setelah keuntungan perbankan syariah terkena dampak di tahun ini karena adanya eksposur terhadap sektor real estate, terutama di Timur Tengah. Di tahun ini Abu Dhabi Islamic Bank melakukan ekspansi 10 kantor cabang baru di seluruh Uni Emirat Arab. Abu Dhabi Islamic Bank sendiri telah memiliki 24 kantor cabang di Abu Dhabi. Sebelumnya Abu Dhabi Islamic Bank telah membuka ladies branch pertamanya di Al Ain. Berlokasi di Oudeh Toubah kantor cabang tersebut didesain untuk memenuhi kebutuhan keuangan nasabah wanita. gie/kpo http://zanikhan.multiply.com/profile

