"the country whose their people are not respect to Indonesian.. sorry with this 
comment ..i cant lie.."
 
waduh..waduh...
tak boleh lah..macam tuh...
coba tengok kondisinya langsung di sini
sila diamati..
betul..

--- On Sat, 12/19/09, hendra wijaya <[email protected]> wrote:


From: hendra wijaya <[email protected]>
Subject: Re: {FoSSEI} Upin dan Ipin : Tontonan Mendidik
To: [email protected]
Date: Saturday, December 19, 2009, 8:45 AM


  





though its a good movie..but it was made from malaysia..the country whose their 
people are not respect to Indonesian.. sorry with this comment ..i cant lie..




From: Rahmadsyah Mind-Therapist <rahmad.aceh@ yahoo.com. sg>
To: rahmad...@gmail. com
Sent: Wed, December 9, 2009 12:41:56 PM
Subject: {FoSSEI} Upin dan Ipin : Tontonan Mendidik

  






Assalamu’alaikum wr.wb
Shahabat yang baik…
Izinkan saya membuka sapaan dimuka dengan doa kebahagiaan dan kesuksesan, bagi 
kecemerlangan hidup yang prima untuk kita semua. Saya sangat yakin sekarang 
anda sangat senang, sesenang aktivitas saat ini.
 
Tadi sore jam 3.45 saya tiba di Terimanal bis baranang siang. Mau berangkat ke 
Lebak bulus. Setelah menunggu selama 15 menit, kemudian bis mulai berangkat 
menuju tujuannya yaitu terminal lebak bulus.
 
Syukur alhamdulillah di bis tujuan Bogor-Lebak bulus gak ada pengamen. Jadi mau 
tiduran atau nonton tv menjadi pilihan masing-masing. Saat itu, chanel yang 
dipilih adalah TPI. Acaranya film upin dan Ipin.
 
Film ini memberikan kesan bagi saya, sehingga menarik fokus saya untuk tetap 
menyaksikannya terus. Petualangan Upin dan Ipin mengisahkan tentang ”Bajak 
Laut.” Sebagaimana lazimnya, Bajak Laut erat kaitannya dan berdekatan dengan 
Harta Karun. Baik kita baca kisah atau petulangan Sinbadpun, juga demikian.
 
Kemudian, tibalah upin dan ipin bersama dengan teman-temannya kesebuah pulau, 
dipulau tersebut ada gua. Didepan nya ada Makhluk batu Raksasa. Setibanya nya 
mereka disana, Raksasa tersebut menghentikan perjalanannya anak-anak kecil itu.
 
Raksasa : Kalian pasti ingin mengambil harta karun dalam gua ini kan? Aku 
adalah penjaga gua ini. Jika kalian ingin mengambilnya, maka lewati dulu aku.
Ipin       : Betul...betul. ..betul.. ..betul.. .
Upin      : Baiklah kami sanggup.
Raksasa  : Bersiaplah kalau begitu. 
 
Kemudian Raksasa melangkahkan kakinya untuk menginjak Upin dan teman-temannya. 
Tapi mereka berhasil menghindar. Upin dkk pun, melempari raksasa dengan kayu. 
Tapi sia-sia. Ini terus berlangsung. Hingga beberapa saat kemudian, Mei-mei ....
 
Mei-mei  : Hei...Stop.. stop... Bergaduh itu tidak baik.
Raksasa : Ha...??? Iya betul, bergaduh itu tidak baik anak-anak. (Sambil 
menggoyangkan terlunjuknya) kemudian, Raksasa menwarakan.
Raksasa  :  Bagaimana kalau kita adu kecerdasan. Itu lebih bijak.
Teman Ipin : Setuju... karena saya anak pintar.
 
Shahabat yang baik.
Sungguh indah dan bijak pesan moral yang disampaikan. Saya membayangkan, jika 
film anak-anak yang ditayangkan televisi banyak mengandung pesan dan 
pendidikan. Tentu tontonannya menjadi bermanfaat bagi anak-anak. Sehingga, 
Semenjak dini, mereka telah mendapatkan pendidikan tentang kebijaksanaan dan 
akhlaqul karimah.
 
Sementara itu, masih teringat dengan jelas dikepala kita. Upin dan Ipin pada 
bulan Ramadhan yang lalu. Film kartun ini, begitu eloknya menyampaikan 
pesan-pesan agama. Bahkan sarat akan syarat sah puasa dan yang berhubungan 
dengannya. Secara tidak langsung, mengajarkan pembelajaran bagi yang 
menontonnya.
 
Tentu, orang tua dan yang lebih dewasa menemani adik-adik yang masih kecil, 
selama mereka menonton acara tersebut. Sehingga makna-makna tersirat tidak 
salah tafsir. Seperti film ini. Dari pada berkelahi, lebih bijak beradu ilmu. 
Tentu saya setuju, bahwa ilmu (kecerdasan) mendapatkannya, bukan untuk diadu. 
Makna lainnya. Bila sedang marah, kesal, atau hal lain. Tetap gunakanlah akal 
yang jernih. Gunakan kecerdasan Otak, bukan mengandalkan otot. (Wallahu’alam)
 
Kemudian mereka sepakat adu teka-teki. Raksasa, memulainya dengan : Pertanyaan, 
”Gajah terbang meningalkan apa ?” Anak kecil itu bingung, mereka saling 
bertanya satu sama lain. ”gajah terbang, meninggalkan apa?”. Tiba-tiba majulah 
ipin dengan jawaban ”Gajah terbang meninggalkan , Tidak mungkinnya”. ”betul 
sekali kamu.” Kata Raksasa. Akhirnya Upin, Ipin dan teman-temannya memenangkan 
adu kecerdasan tersebut. 
 
Bogor 8 Desember 2009



RAHMADSYAH
Motivator&Mind-Therapist I 081511448147 I Master Practitioner NLP 
Hypnotherapist I YM ; rahmad_aceh I www.facebook. com/rahmadsyah


www.rahmadsyahnlp. blogspot. com






Importing contacts has never been easier..
Bring your friends over to Yahoo! Mail today!










      

Kirim email ke