Suara koor, "Allahu Akbar..Allahu Akbar..Allahu Akbar ", itu bukan tanda orang mau berjihad, melainkan keluar dari mulut siswa-siswi Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak (KB-TK) Al Falah, Kota Surabaya, Selasa (22/12). Itulah tanda dimulainya lomba menyuapi (memuluk nasi) ibu.
Lucunya, para murid cilik yang berumuran sekitar empat dan lima tahun tersebut saling berusaha mencatatkan dirinya agar paling cepat dalam menyuapi ibunya supaya menjadi pemenang. Tak pelak, lomba yang melibatkan orangtua dan anak untuk memperingati Hari Ibu itu berlangsung penuh canda tawa dan meriah. Kepala Sekolah KB-TK Al Falah, Siti Fauziah, mengatakan, dipilihnya lomba menyuapi yang melibatkan anak dan ibu bertujuan mulia, yakni agar hubungan emosional keduanya dapat semakin erat. Karena fenomena sekarang, sangat jarang sekali ditemukan anak yang bisa dekat dengan ibu kandungnya. Jika pun ada, itu hanya sebatas hubungan dekat, tidak sampai mau berbagi untuk sekadar menyuapinya. Sehingga dipilihnya lomba anak yang menyuapi ibunya mengandung pesan moral bagus yang perlu digaungkan. "Era saat ini sangat sedikit anak yang mau menyuapi ibunya. Padahal ketika kecil, sang ibu biasanya selalu menyuapi anaknya. Menjawab realita itu, para guru di KB-TK AL Falah mengadakan lomba ini bertujuan untuk membentuk ikatan emosional antara anak dan orang tua," terangnya. Siti Fauziah menambahkan, sebenarnya kasih ibu itu sepanjang masa. Mereka hanya memberi tak mengharap kembali. Semuanya yang terbaik didedikasikan kepada anaknya, sehingga konsep lomba diharapkan mampu membentuk kepribadian anak agar lebih menyayangi orangtua, khususnya sang ibu. "Lomba menyuapi itu diadakan untuk mendidik anak agar dekat dengan ibunya. Itu dimaksudkan pula untuk mengingatkan kepada anak bahwa kasih sayang ibu terhadapnya sangat besar dan tak lekang oleh waktu," ujar Siti. Sementara, Ny Evi, yang ikut disuapi anaknya merasa senang dengan diadakannya lomba di Hari Ibu. Hal itu membuatnya terharu dan dapat merasakan hubungannya dengan sang buah hati semakin dekat. "Lucu, saya seperti ibu-ibu yang lain disuapi nasi oleh anak saya. Semoga kegiatan ini membawa berkah," ucapnya, terharu. erik purnama putra

