Bagus juga prestasinya. Maju terus BSM!!! Memang kondisi ekonomi Islam saat ini didominasi oleh adanya lembaga keuangan yang HARUS berorientasi untung terlebih dulu (untuk tidak menyebut KAPITALIS), baru beramal jika ada profit alias kelebihan duit. Setahu saya, ini juga boleh. Karena bank syariah adalah lembaga bisnis.
Saya pribadi masihlah mengidamkan agar ekonomi Islam bisa berfungsi sebagai intermediasi dan menjalankan fungsi distribusi kekayaan bagi rakyat jelata yang tak risau dengan NPF 100% sekalipun (jadi inget kata temen saya), yang (ekstrimnya) tidak mempedulikan tolok ukur tolok ukur sistem ekonomi kapitalis. Weh, lagi lagi kapitalis. Hmmmm kapan ya bisa terwujud? Regards, Ifham ________________________________ From: siti darojah <[email protected]> To: [email protected]; [email protected] Sent: Mon, December 28, 2009 5:33:00 PM Subject: [ekonomi-syariah] Re: BSM Gelar CSR di Palembang BSM Bukukan Aset Rp20,22 T Tuesday, 22 December 2009 PALEMBANG(Seputar Indonesia) – Tahun ini,PT Bank Syariah Mandiri (BSM) berhasil membukukan nilai aset sebesar Rp20,22 triliun.Dengan adanya peningkatan aset tersebut, dipastikan tahun depan manajemen BSM akan menaikkan target yang ditetapkan menjadi Rp25 triliun. �Pertumbuhan aset ini akan ditopang dengan penambahan sebanyak 125 kantor cabang dan outlet yang tersebar di seluruh Indonesia,� kata Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Yuslam Fauzi usai pembagian program Corporate Sosial Responsibility (CSR), di Gedung Bina Praja Sumsel,kemarin. Menurut Yuslam, terjadinya kenaikan pada target aset BSM tersebut sebesar Rp4 triliun hingga Rp5 triliun, didasarkan atas pencapaian yang dilakukan sepanjang 2009. Bahkan, hingga November 2009,pihaknya mampu mencatat aset sebesar hampir Rp 21 triliun. Dia mengaku,pada tahun ini total aset yang dicapai sangat meningkat drastis bila dibandingkan dengan posisi 10 tahun silam, persisnya pada awal berdirinya BSM dengan total hasil aset yang dicapai sebesar Rp 450 miliar. Begitu juga untuk kuantitas kantor cabang,menurut dia, pada awalnya hanya berjumlah delapan kantor,namun sekarang sudah memiliki kantor cabang sebanyak 370 kantor. Dia menuturkan,khusus untuk penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), sampai dengan akhir November 2009 pihaknya berhasil membukukan sekitar Rp 17,57 triliun dengan laba setelah pajak sekitar Rp 277 miliar. �Kita juga berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 15,45 triliun dengan SBIS dan FASBIS mencapai Rp 1,58 triliun,�katanya. Sementara Komisaris Utama BSM H Achmad Marzuki menambahkan, bahwa kinerja layanan dan keuangan BSM yang baik selama ini tercermin dari penganugerahan penghargaan yang diterima BSM selama 2008 dan 2009, diantaranya Bank Syariah terbaik dari majalah Investor, The Best Brand in Sharia Bank Category dari majalah SWAsembada. Selain itu,BSM juga meraih dua penghargaan iB Award untuk kategori The Best Human Resources Development 2009, dan The Best Outlet Productivity 2009 dari Bank Indonesia bekerjasama dengan Karim Bussines Consulting. �Mudah-mudahan dengan dukungan seluruh stakeholders yang semakin baik akan membuat BSM semakin menjadi bank kebanggaan kita semua, bangsa Indonesia tercinta,� ujarnya. Dalam kegiatan CSR tersebut, manajemen BSM membagikan bantuan kacamata kepada 100 pelajar yang mengalami gangguan penglihatan, pemberian beasiswa kepada siswa berprestasi yang tidak mampu, pemberian bantuan dana bergulir untuk 200 usaha kecil, perbaikan masjid,mushola, dan sekolah yang ada di Kelurahan Keramasan, Kertapati, Palembang, serta sunatan massal. Hadir dalam kegiatan CSR kemarin, diantaranya Wakil Gubernur Sumsel H Eddy Yusuf, dan Kepala Cabang BSM Palembang Heru Supriambodo. (darfian mj suprana) ---

