Saya sepakat dengan mas 

--- On Mon, 12/28/09, Ahmad Ifham <[email protected]> wrote:


From: Ahmad Ifham <[email protected]>
Subject: {FoSSEI} Re: [ekonomi-syariah] Re: BSM Gelar CSR di Palembang - saham 
BSM
To: [email protected]
Cc: [email protected]
Date: Monday, December 28, 2009, 7:06 PM


  





Kondisi bank syariah yang ada di Indonesia masihlah proses menuju kesempurnaan 
dan kemurnian syariah. Bank Muamalat sekalipun (yang tidak ada campur tangan 
bank konvensional) , tidak mungkin bisa murni syariah.

Argumennya jadi begini deh: Kondisi begini lebih baik daripada KONSEP bank 
konvensional.

Regards,
Ahmad Ifham, S.Psi.
PT Anabatic Teknologi Indonesia
Penulis buku2 ekonomi syariah






From: Rizky Nindya Mahani <mahani...@yahoo. co.id>
To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com
Sent: Mon, December 28, 2009 11:49:25 PM
Subject: [ekonomi-syariah] Re: BSM Gelar CSR di Palembang

  






Assalamualaikum Wr Wb. Bismillah.


Salam kenal semuanya... saya salah satu anggota baru di grup ini.
Maaf, jika reply saya keluar dari tema tapi ada hubungannya dengan BSM.


Saya mempunyai pertanyaan, 


Mengapa sumber dana BSM berupa saham 99,9% berasal dari Bank Mandiri dan 0,1% 
berasal dari mandiri sekuritas, kita tahu bahwa Bank Mandiri dan mandiri 
sekuritas masih konvensional dan sumber dana dari keduanya juga belum pasti 
ke-syar'i-annya (yg mungkin masih tercampur dan belum jelas atau belum 
diketahui antara yang halal dan haram?) ?? dengan komposisi yg seperti itu 
membuat keyakinan saya akan ke-syar'i-annya BSM mulai ragu dan melemah, terus 
bertanya2, penasaran, dan sangat ingin tahu mengapa seperti itu "mengapa, 
mengapa, dan mengapa, kok gitu ya, benar g c".....??




??Padahal Bank Syariah Mandiri statusnya adalah Bank Umum Syariah yang saya 
ketahui dan menurut pemahaman saya (sebagai orang yang masih awam dan pemula 
dalam belajar ekis ini serta berdasar pemahaman saya dari beberapa sumber yg 
saya dapat) adalah sebuah bank umum syariah semuanya harus halal (dari sumber 
dana sampai operasionalnya) berdasar alquran dan al hadist, betul tidak 
pemahaman saya?? mungkin tidak hanya di BSM tetapi sepertinya di hampir semua 
BUS di Indonesia kecuali BMI.


nb: pertanyaan ini mulai tersirat setelah saya mengikuti workshop ekonomi 
syariah dg pembicara dari salah satu praktisi BSM Malang dan saya belum sempat 
bertanya kpd beliau selain itu juga takutnya nanti kalo bertanya kpd beliau 
timbul kesubjektivitasan. Pertanyaan, pernyataan, dan pemahaman saya di sini 
tidak bermaksud utk memojokkan image pihak manapun (wallahi --demi Allah--...), 
saya murni ingin mengeluarkan uneg2 saya untuk mendapat jawaban dan kejelasan 
atas pertanyaan saya yg sudah terngiang2 dan benar2 membuat saya penasaran 
ingin tahu bagaimana dasar hukum dan ilmunya sebenarnya secara objektif 
berdasar Alquran dan Al-hadist. 


sebelumnya saya minta maaf sebesar-besarnya jika secara tidak sengaja ada kata2 
dan pernyataan yang salah dan menyinggung. tetapi sekali lagi, tidak ada maksud 
saya disini untuk menjelekkan/ merendahkan/ memojokkan/ apapun itu yg 
mendzalimi pihak manapun (naudzubillah. ..).


Semoga kawan2 berkenan untuk menjawab pertanyaan saya .
Jazakumullah khairan katsiran, semoga menjadikan manfaat dan mendatangkan 
berkah, amin.


wassalam wr wb... 


Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman
Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!









      

Kirim email ke