By Republika Newsroom Senin, 04 Januari 2010 JAKARTA Asuransi Syariah Mubarakah menargetkan pertumbuhan premi sebesar Rp 100 miliar di tahun ini. Di 2010 Asuransi Mubarakah memiliki target premi sebesar Rp 365 miliar.
Direktur Utama Asuransi Mubarakah, Salim Al Bakry mengatakan di tahun ini pihaknya lebih konservatif dalam menetapkan target. "Di tahun ini kita ingin berorientasi pada target yang realistis dan sehat dengan mengedepankan kualitas, bukan hanya kuantitas. Di 2010 kami menargetkan premi tumbuh Rp 100 miliar dari 2009," kata Salim kepada Republika, Senin (4/1). Di akhir 2009 Asuransi Mubarakah membukukan premi sebesar Rp 265 miliar. Untuk di 2010, tutur Salim, Asuransi Mubarakah akan fokus pada bancassurance dan asuransi individual. Pertumbuhan yang cukup konservatif tersebut karena melihat pengalaman di tahun lalu, dimana ada beberapa hal yang harus dievaluasi kembali. "Kami akan meningkatkan kualitas baik layanan maupun produk di 2010, sehingga memberikan produk yang aman dan menguntungkan bagi nasabah," ujar Salim. Di tahun ini, tambahnya, porsi bancassurance dan individual pun akan ditingkatkan dari tahun sebelumnya. Di 2009 korporasi (asuransi kumpulan) menjadi mayoritas dengan porsi 70 persen, sementara bancassurance dan individual sebanyak 30 persen. "Di tahun ini porsinya akan kita balik, dimana bancassurance dan individual 70 persen dan korporasi 30 persen," kata Salim. Raihan premi dari asuransi kumpulan memang cukup besar, namun membutuhkan renewal setiap tahunnya. Berbeda dengan asuransi individual yang memiliki jangka waktu lebih lama. Untuk mencapai target di 2010, selain memperluas kerjasama dengan perbankan syariah, Asuransi Mubarakah juga akan mempererat kerjasama aliansi strategis dengan lembaga lain, seperti PT Pos. "Kerjasama yang sifatnya strategis akan terus kita pererat di 2010 sehingga memberi hasil optimal di 2010," papar Salim. Dalam kurun waktu 2006-2008 Asuransi Syariah Mubarakah mengalami pertumbuhan signifikan dengan peningkatan premi 10 kali lipat. Di 2007 Mubarakah mencapai premi sebesar Rp 23 miliar, meningkat 1000 persen dibanding 2006 yang sebesar Rp 2,1 miliar. Sementara di 2008 premi Mubarakah telah mencapai Rp 154,7 miliar. Di 2009 pertumbuhan asuransi syariah ini agak melambat seiring dengan kondisi ekonomi yang belum terlalu kondusif. Di akhir 2009 premi Asuransi Syariah Mubarakah tercatat Rp 265 miliar atau tumbuh sekitar 70 persen dari 2008. yogie respati/pur

