JAKARTA–-Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) akan mengundang sejumlah pakar 
pendidikan untuk menyusun kurikulum ekonomi syariah terstandar di tingkat 
pendidikan. Standar kurikulum ini akan berlaku untuk tingkat pendidikan sekolah 
dasar hingga sekolah menengah.

Ketua MES, Veithzal Rivai, mengatakan kurikulum pendidikan ekonomi syariah 
mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi telah masuk dalam peta 
yang disususn MES untuk tahap pertama di 2010-2014. "Untuk kurikulum D3 hingga 
S1 sudah ada, namun untuk penyusunan kurikulum di tingkat SD hingga SMA kami 
sedang kaji," kata Veithzal usai seminar MES di Auditorium Gedung Bank Bukopin, 
Rabu (20/1).

"Kami akan kumpulkan beberapa pakar pendidikan, jadi kita tahu batasan 
materi-materi yang bisa diajarkan di sekolah dasar hingga menengah," papar 
Veithzal. Dengan demikian diharapkan generasi muda telah mengetahui sistem 
ekonomi Islam sejak dini.

Sebelumnya Veithzal telah memprakarsai untuk merumuskan dan menyusun program 
studi (prodi) ekonomi Islam di Indonesia untuk tingkat D3 hingga S3. Hasil 
tersebut kemudian diberikan kepada Menteri Pendidikan Nasional Kabinet 
Indonesia Bersatu Jilid I, Bambang Sudibyo, yang menyetujui pembukaan Prodi 
Ekonomi Islam di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada dan Universitas 
Indonesia.

Kirim email ke