Seingat saya kepengurusan nasional FoSSEI pernah merumuskan rekomendasi Kurikulum Nasional Studi Ekonomi Islam pada saat Temu Ilmiah Nasional (Temilnas) FoSSEI di IPB Bogor, sekitar tahun 2003.
Mungkin teman2 panitia Temilnas di IPB Bogor bisa bantu memberikan hasil rekomendasi tsb sebagai salah satu kontribusi nyata FoSSEI terhadap dunia pendidikan ekonomi Islam di Indonesia. Insya Allah. Wassalam, Ahmad Fauzie Nur Mantan Presnas FoSSEI 2002/2003 Sent from my BlackBerry® -----Original Message----- From: "Zanikhan" <[email protected]> Date: Sat, 23 Jan 2010 02:38:18 To: <[email protected]> Subject: {FoSSEI} MES Ajak Pakar Bahas Kurikulum Syariah JAKARTA–-Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) akan mengundang sejumlah pakar pendidikan untuk menyusun kurikulum ekonomi syariah terstandar di tingkat pendidikan. Standar kurikulum ini akan berlaku untuk tingkat pendidikan sekolah dasar hingga sekolah menengah. Ketua MES, Veithzal Rivai, mengatakan kurikulum pendidikan ekonomi syariah mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi telah masuk dalam peta yang disususn MES untuk tahap pertama di 2010-2014. "Untuk kurikulum D3 hingga S1 sudah ada, namun untuk penyusunan kurikulum di tingkat SD hingga SMA kami sedang kaji," kata Veithzal usai seminar MES di Auditorium Gedung Bank Bukopin, Rabu (20/1). "Kami akan kumpulkan beberapa pakar pendidikan, jadi kita tahu batasan materi-materi yang bisa diajarkan di sekolah dasar hingga menengah," papar Veithzal. Dengan demikian diharapkan generasi muda telah mengetahui sistem ekonomi Islam sejak dini. Sebelumnya Veithzal telah memprakarsai untuk merumuskan dan menyusun program studi (prodi) ekonomi Islam di Indonesia untuk tingkat D3 hingga S3. Hasil tersebut kemudian diberikan kepada Menteri Pendidikan Nasional Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I, Bambang Sudibyo, yang menyetujui pembukaan Prodi Ekonomi Islam di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada dan Universitas Indonesia.

