Kamis, 11 Maret 2010
AMMAN – Jordan Islamic Bank menandatangani kesepakatan pembiayaan senilai 100 
juta dolar AS dengan Kementerian Keuangan Yordania. Dana tersebut akan 
digunakan untuk keperluan impor gandum.

Kesepakatan tersebut berdasar akad murabahah dan pemerintah harus membayar 
jumlah pokoknya dalam tiga kali angsuran, setelah masa tenggang enam bulan. 
Menteri Keuangan Yordania, Abu Hammour, mengatakan rate murabahah yang 
disepakati sangat kecil, namun ia enggan mengungkapkan besarannya.

Dalam implementasinya, Jordan Islamic Bank akan membuka letter of credit untuk 
memfasilitasi pembelian gandum dengan jumlah plafon hingga 100 juta dolar AS. 
Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Yordania akan bertanggung jawab dalam 
mengelola dan menindaklanjuti transaksi pembelian.

Menteri Perindustrian dan Perdagangan, Amer Hadidi, mengatakan kesepakatan 
tersebut akan berkontribusi bagi stabilitas keuangan pemerintah dan mengurangi 
total tagihan pemerintah dalam impor gandum yang melampaui 100 juta dinar per 
tahun.

Jordan Islamic Bank berdiri sejak 1978 sebagai perusahaan publik terbatas yang 
melayani perbankan, pembiayaan dan investasi sesuai dengan prinsip syariah. Di 
masa awalnya bank syariah ini memiliki modal disetor 2 juta dinar. Seiring 
waktu modal Jordan Islamic Bank kini telah mencapai 100 juta dinar setelah 
memperoleh persetujuan dari Komite Sekuritas Keuangan pada 26 Agustus 2009 lalu.

Kirim email ke