Jumat, 12 Maret 2010, DUBAI- Islamic Development Bank (IDB) segera melaksanakan roadshow terkait pembentukan bank syariah terbesar di dunia. Roadshow tersebut bertujuan untuk menarik investasi bagi bank yang akan bernama Istikhlaf itu.
Chairman Persatuan Bank-bank Arab dan CEO Al Baraka Banking Group, Adnan Ahmad Yousuf, mengatakan IDB telah menyelesaikan studi kelayakan bank tersebut dan dalam tahap akhir meluncurkan prospektus bagi para investor. ''Istikhlaf akan berdiri dengan modal disetor sebesar 2 miliar dolar AS dengan total modal 10 miliar dolar AS,'' kata Yousuf, sebagaimana dikutip gulfnews, Jumat (12/3). Roadshow tersebut akan membidik investor umum dan swasta. Yousuf menuturkan setidaknya terdapat dua alasan utama untuk mengembangkan proyek finansial besar itu, yaitu demi menyediakan layanan keuangan syariah yang lengkap dan menghindari kompetisi dengan bank-bank syariah lokal. ''Target utama Istikhlaf adalah investasi dan berpartisipasi di proyek-proyek besar, kemudian membaginya bersama dengan bank syariah lainnya,'' jelasnya. Istikhlaf Bank adalah proyek Kamar Dagang dan Industri Islam (Islamic Chamber of Commerce and Industry/ICCI) yang pertama kali digagas oleh Presiden ICCI, Shaikh Saleh Kamel. IDB pun berminat turut partisipsi dalam pembentukan bank tersebut yang sedianya akan mulai beroperasi dalam waktu enam bulan sampai satu tahun mendatang.

