ya elah... bukan Aly Sakty.. tapi Ali Sakti... Pada 13 April 2010 15:18, Risef Madani <[email protected]> menulis:
> > > sungguh bangga rasanya pengalaman beliau ketika menyempatkan diri singgah > di bandar lampung dalam event seminar nasional ekonomi syariah "GRADASE 21st > CeNTURY yg di adakan oleh KSEI RISEF IAIN Raden Intan Lampung tanggal 27 > maret lalu menambah khazanah semangat kami,,terutama fossei > sumbagsel,,,,ucapan jazakumullah tak terkira kami berikan kepada pak aly > sakty yang telah mensukseskan acara tersebut dengan menjadi salah satu > pemateriny,,semoga qt tetap istiqomah dalam dakwah ini,,,bertahan dalam > spirit EKONOM RABBANI,,,,,BISA!!!!!!!!!!!!!!!!!! > > --- Pada *Sel, 13/4/10, Farizal FoSSEI <[email protected]>* menulis: > > > Dari: Farizal FoSSEI <[email protected]> > Judul: {FoSSEI} Salam dari Pak Ali Sakti bwt FoSSEI > Kepada: [email protected] > Tanggal: Selasa, 13 April, 2010, 4:48 AM > > > > > *diambil dari blog beliau > semoga manfaat* > > Apa Kabar? > > dua minggu lebih saya tinggalkan blog ini. saya tidak menulis apapun di > dalamnya. bukan karena sedang tidak menulis tetapi banyak topik tulisan yang > terhenti ditengah jalan... mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama saya > bisa upload tulisan-tulisan itu. > > sekarang ini saya hanya ingin menyampaikan beberapa pelajaran yang saya > dapat pada dua pekan lebih ini. saya lebih dari dua pekan lalu saya > bersilaturahim dengan teman-teman Fossei di Bandar Lampung. dalam perjalanan > ke sana saya merenungkan banyak hal; alam, laut, semangat, idealisme, > macam-macam. .. terima kasih buat teman-teman Fossei disana, bahakan disana > saya juga berjumpa Fossei dari Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu... hmmm > kekuatan masa depan yang saya reka-reka kedahsyatannya. .. Ya Allah jagalah > mereka dalam keistiqamahan, perjuangan dan keteguhan mereka dalam barisan > kebaikan ini.... > > setelah itu dua pekan penuh saya mengikuti training sertifikasi perbankan > grade 5 yang diselenggarakan oleh kantor saya. satu renungan yang membuat > saya bertanya-tanya; begitu memabukkankah keuangan/perbankan konvensional > dengan riba dan maysirnya, sampai-sampai sertifikasi perbankan yang saya > ikuti sejak grade 1 sampai dengan 5 hampir 80% materinya adalah optimalisasi > aplikasi-aplikasi riba dan maysir (spekulasi). berseloroh saya pada beberapa > teman yang mulai stress dengan materi-materi matematika rumit keuangan > derivatif, berterima kasihlah pada syariah, karena dengan syariah insya > Allah materi "beginian" ga mungkin ada, karena haram secara transaksi > hahahaha... > > dan terakhir, sejak kemarin (ahad) saya silaturahim dengan para pemerhati > ekonomi syariah di Palu. mencoba meyakinkan beberapa kalangan, bahwa ekonomi > syariah layak menjadi pilihan kebijakan pengembangan ekonomi daerah. bahkan > menjadi nilai-nilai dasar dalam pengembangan masyarakat. mengamati apa yang > ada di masyarakat Palu dan alamnya, saya semakin percaya bahwa perjuangan > ekonomi Islam ini masih panjang, masih membutuhkan banyak pejuang... > > teman-teman Fossei, bersiaplah. anda pasti sudah melihat medan laga yang > sepi dari pahlawan atau pejuang kebaikan. maka tampillah menjadi mereka, > dimana pedang utamanya adalah ketauladanan- ketauladanan. "pedang" itu harus > diayunkan menebas semua musuh berupa keserakahan, kemalasan, ketamakan, > kerakusan, budaya yang salah, aturan hukum yang parah, dan lain sebagainya, > sehingga nanti bebaslah jiwa-jiwa manusia dari kemilau dunia. namun kini > yang anda harus persiapkan adalah mengasah "pedang"-mu setajam mungkin, > jikalau tiba masanya "pedang" itu siap untuk diayunkan... > Ali Sakti > http://abiaqsa. blogspot. com/2010/ 04/apa-khabar. > html<http://abiaqsa.blogspot.com/2010/04/apa-khabar.html> > > -- > FARIZAL ALBONCELLI > Blog: http://farizal- alboncelli. blogspot. > com/<http://farizal-alboncelli.blogspot.com/> > FS: [email protected] > mobile: 021 950 42948 > > > > -- FARIZAL ALBONCELLI Blog: http://farizal-alboncelli.blogspot.com/ FS: [email protected] mobile: 021 950 42948

