Assalamu’alaikum wr.wb

 

"Sesungguhnya UJIAN itu diberikan oleh Allah,
bukan untuk mengetes (menguji) seberapa kuat dan besar keimanan kita. Karena
sesungguhnya Allah Maha Tau. melainkan untuk mendidik dan membimbing kita agar
semakin bertambah keimanan yang telah kita miliki".

 

Shahabatku yang baik. Semoga waktu yang terus kita
isi merupakan kesempatan-kesempatan yang kita tempatkan bagi pemuliaan
kehidupan kita dunia dan akhirat. Mudah-mudahan, setiap takdir yang telah
dituliskan semenjak kita dalam kandungan, merupakan hadiah pengemabangan diri
dan pembelajaran dari Allah.

 

Beberapa waktu yang lalu, seorang teman chat
dengan saya, menanyakan perihal keadaan saya dan keluarga di Aceh. Saya
sampaikan kepada beliau alhamduilllah sehat walafiat, semoga juga buat beliau.

 

Kemudian kami diskusi tentang Allah yang maha tau
terhadap apapun yang terjadi di jagad raya ini. Hatta daun yang jatuh
berguguran Allah tau. Dari situ berlanjut dengan diskusi tentang Ujian, baik
itu kehidupan dunia pribadi atau ujian yang dibuat dalam system hubungan
manusia. Seperti ujian seleksi CPNS, ujian psikotest, ujian dikampus dan
sebagainya. 

 

Sementara itu Lumrah telah kita fahami bersama.
Ujian yang dibuat itu adalah untuk mengetes supaya lebih terbukti. Mungkin
sering kita dengar, ujian adalah sebagai pembukti. Karena kita belum tau, maka
untuk mengetahuinya dengan cara test (ujian).

 

Kembali kepada topik pembahsan Allah maha tau.
Terus terdiskusikan, lantas, Apakah Allah memberikan kita Ujian karena Allah
ingin tau keimanan kita? Petanyaan ini, untuk memahami esensi dari Ujian.

 

Muncul pendapat disana, mungkin Ujian Allah
bukanlah pembukti, karena Allah maha tau. Adapun ujian hidup, baik itu kepada
diri saya atau kepada orang lain adalah
Pembelajaran dan pendidikan langsung dari Allah. Karena bila kita merujuk kepada
firman Allah dalam Al-quran. Azab dan ujian Allah kepada kaum terdahulu adalah
agar menjadi pembelajaran kepada kita sekarang.

 

Jika pun kita meyakini bahwa orang beriman itu
pasti akan diuji keimanannya, sungguh sebenarnya ujian itu adalah bagian dari 
pendidikan menjadi bertambah kuatnya
keIMANan kita. Bila setiap ujian yang datang silih berganti, tidak menjadi
pembelajaran bagi kita, itu karena kita belum menyadarinya. Bahkan mungkin
berapa sering saya melewati ayat-ayat kauniah Allah, sebagai pembelajaran dan
penambah keimanan bagi kita. Itu datang melalui pemebelajaran yang Allah
berikan kepada saudara, teman dan sahabat kita.

 

Karena waktu semakin siang, saya dan beliau pun
harus melakukan kerjaan yang mesti kami lakukan masing-masing. Chatingpun kami
akhiri. Dan saya sangat berterima kasih atas waktu yang telah beliau luangkan 
serta
ilmu penambah keimanan ini.

 

Wallahu’alam

 

Bogor 25 April 2010



RAHMADSYAH
Motivator&Mind-Therapist I 081511448147 I Master Practitioner NLP  
Hypnotherapist I YM ; rahmad_aceh I www.facebook.com/rahmadsyah
www.rahmadsyahnlp.blogspot.com



Kirim email ke