REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA--Guna mempercepat akselerasi pangsa pasar bank 
syariah, Asosiasi Perbankan 
Syariah Indonesia (Abisindo) Jawa Timur bakal menggunakan bahasa 
(istilah) umum di kalangan perbankan syariah. Langkah ini ditempuh untuk 
mempermudah pengertian bagi calon nasabah baru. 

Selama ini, 
perkembangan pasar perbankan syariah terkesan lambat karena banyak 
masyarakat kurang paham terhadap produk-produk bank syariah yang masih 
menggunakan bahasa syariah (agama). Ketua Abisindo Jatim, Ersyam 
Fansuri, mengatakan pemakaian bahasa umum semata-mata hanya untuk 
mempermudah pengertian agar masyarakat cepat paham. 

''Ada usulan dari anggota Abisindo Jatim, bagaimana kalau sebagian pengertian 
produk bank syariah menggunakan bahasa umum supaya pasar tahu lebih detil,'' 
cetusnya di Surabaya, Rabu (26/5). 

Ersyam mengakui, saat ini 
masing-masing bank syariah yang tersebar di Jatim mengalami pertumbuhan 
signifikan. Namun, tidak mudah meningkatkan pemahaman masyarakat 
mengenai perbankan syariah. Ini menjadi salah satu penyebab pangsa pasar bank 
syariah masih tertinggal jauh dibanding bank konvensional. 

''Saya memahami usia perbankan syariah masih relatif muda dibanding bank 
konvensional. Karena itu, sosialisasi memberikan gambaran yang jelas 
mengenai produk perbankan syariah terus digalakkan. Salah satu upayanya, 
pemakaian istilah umum itu,'' jelasnya. 

Red: Budi 
Raharjo
Rep: Ghufron
 Muhammad Sadeli Zanikhan al-Palembangi
IAIN Raden Fatah Palembang
http://zanikhan.multiply.com/profile



      

Kirim email ke