===========================
F R I E N D S H I P
===========================
Original Sender  : "M Fahmi Aulia" <[EMAIL PROTECTED]>
----------------------------------------------------------------


Silakan dinikmati azaaaaa.... :-)

*** Jokes begin ***

source: milis ITB

Amerika akan berpikir 1000X sebelum menyerang Indonesia....

Pentagon membayangkan jika AS terpaksa harus menyerang Indonesia berapa
kerugian yang harus di pikul pihak AS dan berapa keuntungan pihak indonesia
dari kehadiran tentara AS di sana.

Begitu memasuki perairan dataran indonesia, mereka akan di hadang pihak bea
cukai karena membawa masuk senjata api dan senjata tajam serta peralatan
perang tanpa surat izin dari pemerintah RI. Ini berarti mereka harus
menyediakan "Uang Damai", coba hitung berapa besarnya jika bawaanya
sedemikian banyak.

Kemudian mereka mendirikan Base camp militer , bisa di tebak di sekitas base
camp pasti akan di kelilingi oleh penjual Bakso, Tukang Es kelapa, lapak VCD
bajakan, sampai obral Cel-Dam Rp. 10000  3 Pcs. Belum lagi para pengusaha
komedi puter bakal ikut mangkal di sekitar base camp juga.

Kemudian kendaraan-kendaraan tempur serta tank -tank lapis baja yang di
parkir dekat base camp akan di kenakan retribusi parkir oleh petugas dari
dinas perpakiran daerah. Jika dua jam pertama perkendaraan dikenakan Rp.
10.000,- (maklum tarif orang bule), berapa yang harus di bayar AS kalau
kendaraan & tank harus parkir selama sebulan.

Sepanjang jalan ke lokasi base camp pasukan AS  harus menghadapi para Mr.
Cepek yang berlagak memperbaiki jalan sambil memungut  biaya bagi kendaraan
yang melewati jalan tersebut. Dan jika kendaran tempur dan tank harus
membelok atau melewati pertigaan mereka harus menyiapkan recehan untuk para
Mr. Cepe.

Suatu kerepotan besar bagi rombongan pasukan jika harus berkonvoi, karena
konvoi yang berjalan lambat pasti akan di hampiri para pengamen, pengemis
dan anak-anak jalanan, ini berarti harus mengeluarkan recehan lagi. Belum
lagi jika di jalan bertemu polisi yang sedang bokek, udah pasti kena semprit
kerena konvoi tanpa izin. Bayangkan berapa uang damai yang harus
dikeluarkan.

Di base camp militer, tentara AS sudah pasti nggak bisa tidur, karena
nyamuknya masya Allah, gede-gede kayak vampire. Malam hari di hutan yang
sepi mereka akan di kunjungi para wanita yang tertawa dan menangis. Harusnya
mereka senang karena bisa berkencan dengan wanita ini tapi kesenangan
tersebut akan sirna begitu melihat para wanita ini punya bolong besar di
punggungnya.

Pagi harinya mereka tidak bisa mandi karena di sungai banyak di lalui "Rudal
Kuning" yang di tembakkan penduduk setempat dari "Flying helicopter" alias
wc terapung di atas sungai.

Pasukan AS juga tidak bisa jauh jauh dari pelaratan perangnya, karena di
sekitar base camp sudah mengintai pedagang besi loakan yang siap mempereteli
peralatan perang canggih yang mereka bawa. Meleng sedikit saja tank canggih
mereka  bakal siap dikiloin.  Belum lagi para curanmor yang siap beraksi
dengan kunci T-nya siap merebut jip-jip perang mereka yang kalau di dempul
dan cat ulang bisa di jual mahal ke anak-anak orang kaya yang pengen
gaya-gayaan.

Dan yang lebih menyedihkan lagi badan pasukan AS akan jamuran karena tidak
bisa berganti pakaian. Kalau berani nekat menjemur pakaiannya dan meleng
sedikit saja, besok pakaian mereka sudah mejeng di pasar jatinegara di
lapak-lapak pakaian bekas.

Peralatan telekomunikasi mereka juga harus di jaga ketat, karena para bandit
kapak merah sudah mengincar peralatan canggih itu.

Dan mereka juga harus membayar sewa tanah yang di gunakan untuk base camp
kepada haji Husin, haji mamat, dan engkong jai'  para pemilik tanah. Di
samping itu mereka juga harus minta izin kepada RT/ RW dan kelurahan
setempat, berapa meja yang harus di lalui dan berapa banyak dana yang harus
di siapkan untuk meng-Amplopi pejabat-pejabat ini.

Para komandan di pasukan AS ini juga akan kena tugas tambahan mengawasi para
prajuritnya yang banyak menyelinap keluar base camp buat nonton dangdut di
RW 06, katanya ada Inul di sana.


Membayangkan ini semua akhinya Rumsfield memutuskan TIDAK AKAN MENYERANG
INDONESIA !!!

***

source: Iwan S

Pagi itu Clinton sedang ber-jalan� santai di seputar Taman dekat White
House. Maklum setelah jadi mantan banyak waktu untuk sekedar duduk�
menghirup segarnya udara pagi.

Sedang enak�nya ber-leha�, ada suara yang mengusik dirinya... Hai... bad
boy... si tukang oral... kemari kau...

Clinton celingukan... siapa gerangan yang memanggilnya, dan memang tak ada
seorangpun di situ.. Kecuali Patung Lincoln... tapi masa ia sih patung bisa
ngomong pikirnya...

Hai... bad boy... si tukang oral... kemari kau... Penasaran campur takut
Clinton dekati sumber suara.. yang memang berasal dari patung Lincoln.

Walaupun sudah menjadi patung rupanya kharisma... AB Lincoln... memang masih
berwibawa. Dengan perasaan takut Clinton semakin mendekat ke patung
Lincoln... dan bertanya.

Clinton: Anda memanggil saya?

Lincoln: Betul anak bodoh... aku sudah ber-tahun� duduk di kursi roda ini...
aku ingin jalan�... carikan aku kuda biar aku bisa mengitari taman ini
setiap pagi... Cepat!!!

Clinton: Ba..ba..baik... Tuan, saya akan segera cari.

Clinton lalu lari masuk ke ruang Oval di White House menemui George W Bush

Clinton: Mr. President maaf saya mengganngu ada sesuatu harus kita
bicarakan, barusan saya ber-jalan� di taman dan saya lihat patung Lincoln
berbicara... dia minta dicarikan kuda.

Bush: Dengan segala hormat tuan Clinton... barangkali anda perlu menenangkan
diri... jika anda tidak keberatan anda boleh menginap di Dalas... kampung
saya untuk beristirahat...

Clinton: Mr. President saya memang sudah mantan... tapi anda jangan
meremehkan saya... ini serius.. bahkan ini Code Red!!!

Bush: Baiklah tuan Clinton... kalau begitu mari kita lihat patung Lincoln
tersebut dan kita tanya apa maunya.

Lalu keduanya pergi ke taman... 20m dari patung terjadi lagi percakapan.

Bush: Lihatlah tuan Clinton... tidak ada sesuatu yang terjadi dengan patung
tersebut.

Clinton hanya diam... dan terlihat sedikit cemas, ...

10 m mendekati patung terjadi lagi percakapan.

Bush: Lihatlah Tuan Clinton... mustahil sebuah patung bisa berbicara,
Clinton: masih tetap terdiam... mulai ragu... tapi tetap cemas dan takut...

5m... 4m... 3m... tidak ada reaksi apa� dari patung tersebut...

2m... dan 1 m tepat didepan patung Lincoln... Bush bermaksud untuk
mengatakan sesuatu kepada Clinton tapi terdengar suara keras dari Patung
Lincoln:

DASAR.. ANAK BODOH... BAD BOY... SI TUKANG ORAL...YANG AKU MINTA KAN KUDA...
KENAPA KAU BAWA KELEDAI

***

source: Daily Jokes

MEN vs WOMEN

MEN AND WOMEN COMPARED NICKNAMES: If Laura, Suzanne, Debra and Rose go out
for lunch, they will call each other Laura, Suzanne, Debra and Rose. If
Mike, Charlie, Bob and John go out, they will affectionately refer to each
other as Fat Boy, Godzilla, Peanut-Head and Scrappy.

MONEY: A man will pay $2 for a $1 item he wants. A woman will pay $1 for a
$2 item that she doesn't want.

BATHROOMS: A man has six items in his bathroom: a toothbrush, comb, shaving
cream, razor, a bar of soap, and a towel from the Holiday Inn. The average
number of items in the typical woman's bathroom is 337.  A man would not be
able to identify most of these items.

ARGUMENTS: A woman has the last word in any argument. Anything a man says
after that is the beginning of a new argument.

CATS: Women love cats. Men say they love cats, but when women aren't
looking, men kick cats.

===

MEN ARE LIKE...

Men are like Vacations -- They never seem to be long enough.

Men are like Weather -- Nothing can be done to change them.

Men are like Blenders -- You need one, but you're not quite sure why.

Men are like Chocolate Bars -- Sweet, smooth, and they usually head right
for your hips.

Men are like Coffee -- The best ones are rich, warm, and can keep you up all
night long.

Men are like Commercials -- You can't believe a word they say.

Men are like Department Stores -- Their clothes are always half off.

Men are like Government Bonds -- They take so long to mature.

Men are like Mascara -- They usually run at the first sign of emotion.

Men are like Lava Lamps -- Fun to look at, but not very bright.

***

source: Dimas

Alkisah ada pedagang burung yang menawarkan dagangannya. Dengan sombongnya
dia mulai dengan sesumbarnya "Bapak Ibu sekalian, burung ini bukan sembarang
burung. Dia bisa terbang jauuuh sekali".

Kemudian seorang bapak menghampiri sambil berkata "Bisa dibuktikan?".

"Tentu saja!" kata si pedagang sewot. Sambil melepas burungnya dia berkata
"Silakan besok bapak datang lagi kesini pada jam yang sama!".

Keesokkan harinya pada jam yang sama, dengan disaksikan penonton yang sama
si bapak kembali. "Lihat..itu burung saya baru kembali" kata si pedagang.
Diparuh burung tersebut ternyata terselip postcard.. "NEW YORK CITY..THE
CITY THAT NEVER SLEEPS"

Wuihh!! penonton bersorak. "Hebat!!" pikir mereka semua. Burung tersebut
dalam tempo 24 jam sudah mencapai NY dan mampu kembali. "Begini pak..kalau
burung ini bisa membuktikan kemampuannya lagi saya beli 1 miliar
rupiah..dengan syarat terbang lebih jauh dari sekarang dan mampu kembali
dalam 24 jam!!" kata si Bapak merasa kagum.

"No problem" jawab si pedagang mantap."Bapak bisa kembali besok!!"

Keesokan harinya di jam yang sama si bapak kembali dan membawa uang 1 miliar
untuk jaga-jaga apabila beliau harus membeli. Ditunggu-tunggu 1 jam, 2 jam,
3 jam, 4 jam kok belum kembali."Wah belum pernah selama ini. Pasti dia pergi
ke ujung dunia" kata pedagang burung sok tahu. Kemudian sejam kemudian
burungnya datang.

"Dari mana aja luh! gara-gara elu gue batal dapet 1 miliar, tau!!" damprat
pedagang burung tersebut.
"Dari Bogor, tuan" jawab si burung ajaib.

"Hah?!? Bogor?? Bogor kan deket?!?"
"Iya tuan....." jawab si burung

"Gila!! kok lama amat cuma ke Bogor doang?? sementara ke New York cuma
sehari semalem doang?" tanya pedagang itu sangat penasaran

"Mmm..gimana ya Tuan...abis udaranya enak..jadi saya jalan kaki aja.." jawab
si burung ajaib kalem.

***

source: Lupa...sorry ;P

Suatu hari sebuah kereta api melaju dengan kencang hendak melewati
perkampungan. Di perkampungan itu ada seorang ibu penjual gado-gado selesai
mencuci serbetnya (kain lapnya) yang berwarna merah. Selesai mencuci dia
mengibaskan serbet tersebut untuk dijemur di pagar pembatas antara rel
kereta dengan kampung.

Dari kejauhan, sang masinis kereta melihat si ibu dengan kain lap yang
berwarna merah yang dikebas-kebaskan. Masinis menjadi menyangka ibu itu
memberi tanda bahaya. Dengan khawatir masinis segera mengerem keretanya
secara mendadak hingga menyebabkan para penumpang kereta terjungkal.

Lalu masinis bertanya pada ibu tersebut, "Ada apa, Bu?"

Si ibu penjual gado-gado pun menjawab dengan ringan, "Hampir habis, Pak.
Tinggal kacang panjang dan kangkung doang!"

*** End of Jokes ***

----------------------------------------------------------------
Friendship MailingList is provided by PT Centrin Online Tbk
Maintained by   : [EMAIL PROTECTED]
To Post a msg   : Mail to [EMAIL PROTECTED]
To Unsubscribe  : Mail to [EMAIL PROTECTED]
.                 BODY : unsubscribe <Mailing List Name>
For more information, send mail to [EMAIL PROTECTED]
with "HELP" in the BODY of your mail (without quote).
----------------------------------------------------------------

Kirim email ke