Assalammualaikum Wr.Wb.

TV hanyalah benda mati hasil budaya Teknologi abad 20
dimana Kita dilahirkan pada Abad ini ditakdirkan dengan bertemu dengan TV
seperti halnya kita mengingkari TV sama halnya mengingkari Takdir

Perjuangan masa lalu dan Kejayaan Islam masa lalu adalah milik para sahabat 
dan tabi'in dan tabi'in tabi'in
Perlu kita melihat kebelakang untuk suritauladan tapi jangan menjadikan
silau atas kejayaan
masa lalu padahal zaman telah berubah
Klo dulu perang pakai pedang sekarang pakai Nuklir
Teknologi bukan dihindari tapi kita kuasai dan kita kelolah untuk kejayaan
Islam
Seperti saat ini Iran sudah memulai pemanfatan Nuklir untuk Listrik dengan
selangkah lagi bisah untuk Bom Nuklir, dan sebentar lagi Indonesia dan
Malaysia
akan mengikuti langkah Iran

TV seperti halnya Pisau klo dipegang penjahat bisah dipakai untuk membunuh
orang
tapi klo dipegang tukang masak bisah dipakai untuk potong sayuran
begitu juga HP bisah dipakai untuk Silahturahmi dengan keluarga di kampung
juga bisah dipakai sebagai detenator bom yang dikontrol dari jarak jauh
atau dipakai untuk pacaran

Masih ingat waktu perang Irak TV Al-Zazerah sungguh bersinar dimata Umat
Islam
yang memberitakan berita yang akurat dan realtime setiap peristiwa
yang mengalahkan CNN (punya yahudi)

Kita punya Mata, Telinga, tangan yang semuanya bisah kita kendalikan
klo mau berbuat maksiat tanpa TV juga bisah, misal dikamar sendirian
merenung hal2 yang jorok

Intinya semua bisah menjadi baik tergantung individu yang memegang remote
Klo kita bisah memilih kenapa kita tidak pilih acara "Tafsir Misbach" di
Metro TV
atau "Ekonomi Syari'ah" di TVRI
Acara TV yang ditinggalkan oleh audience maka ratingnya akan turun dan
secara otomatis
Stasiun TV tsb akan bangkrut dengan sendirinya
Klo kita sebagai Pengusaha Muslim kita bisah menseponsori Acara TV yang
Syar'i
masalahnya belum banyak muncul Pengusaha Muslim sebab sekarang masih pada
jadi budak eh Buruh 
di Pabrik2 seperti kita he.. he..
yang Terakhir Kita Buat TV Syar'i dimodalin rame2
dulu masih inget lahirnya Republika pada tahun 1991/1992 saat itu
dipromotori ICMI
menjual kupon 5ribuan (seperti kupon Infaq pembanunan Masjid) kepada Umat
Islam
Kanapa tidak bisah kita lakukan hal yang sama untuk TV Muslim ??


Wassalammualaikum Wr.Wb.
Rudy.S

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of med mes
Sent: 03 Oktober 2006 13:21
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] FW: ISLAM TONTONAN




assalamu'alaikum...

tv kan hanya media...ga bs disalahkan..
seperti halnya media informasi lainnya...apalagi cuma bekerja
di pabrik yg memproduksi tv....seperti kami(bkn membela diri loh...)
tv hanya sekedar fasilitas untuk menyebarluaskan informasi
yg bermasalah itu para pemilik stasiun televisi yg kurang
memiliki kesadaran ttg visi & misi yg menyangkut moral bangsa
skrg tergantung bagaimana kita, klo blm punya kekuatan u/ merubah
ya kembalikan ke diri kita masing2...
gunakan tv hanya u/ hal2 yg bermanfaat & sesuai syariah...
ga usah pusing2...dan ga perlu menjual tv kita :-)

wassalam



********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke