Jumat, 20 Oktober 2006

Membahagiakan Anak Yatim

Oleh : Ummu Fatiha

''Dulu ketika ayah masih ada, baju Lebaranku empat. Aku mendapat banyak uang baru. Sepatuku baru. Sandalku juga. Dulu ketika ayahku ada, banyak kue di meja tamu. Dulu ketika ayahku ada ...'' (Suara Maesarah tercekat. Ia tersenyum, tapi air mata meluncur di pipinya yang sawo matang).

Lebaran sebentar lagi. Mungkin sudah sejak beberapa hari lalu Anda berburu pakaian baru untuk buah hati tercinta. Atau, bahkan sudah dilakukan sejak awal Ramadhan. Tapi, pernahkah terbayang bagaimana Maesarah, penghuni sebuah yayasan yatim piatu di Ciputat, Tangerang, itu merayakan Lebaran? Padahal, Islam menganjurkan umatnya untuk memuliakan anak yatim. Orang yang menghardik anak yatim dinilai sebagai orang yang mendustakan agama (QS Al Maa'un [107]: 1-2). Anak yatim juga tidak boleh diberlakukan sewenang-wenang atau disia-siakan (QS Adh Dhuhaa [93]: 9).

Rasulullah SAW sendiri merupakan sosok yang sangat menyayangi anak yatim. Dalam hadisnya, Rasulullah SAW menyatakan, ''Bahwa saya dan orang yang memelihara anak yatim dengan baik akan berada di surga, bagaikan dekatnya jari telunjuk dengan jari tengah.'' (HR Muslim). Bila kita mengaku cinta Rasulullah, mari kita mencintai anak yatim. Mumpung Idul Fitri masih beberapa hari lagi, mumpung masih ada waktu untuk membuat mereka tersenyum di hari kemenangan nanti. Adalah kewajiban kita untuk berbagi kebahagiaan bersama mereka.

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke