Bush Datang, Sekolah Libur 
Kompas, Selasa, 07 November 2006 - 05:08 wib

BOGOR, WARTA KOTA - Selama Presiden AS George W Bush mengadakan pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yuhoyono di Istana Bogor, Senin (20/11) mendatang, jalan-jalan di seputar Istana Bogor ditutup selama 10 jam mulai pukul 10.00. Kawasan itu mesti steril dari kesibukan lalu lalang kendaraan. Akibatnya, sekolah Regina Pacis harus diliburkan karena lokasinya tepat di seberang pintu utama Istana Bogor.

Pemerintah juga harus membangun setidaknya dua landasan helikopter (helipad) baru, yakni di lapangan Pusat Konservasi Tanaman (PKT) di Kebun Raya Bogor (KRB) dan di GOR Pajajaran. Helikopter Blackhawk yang membawa Bush akan mendarat di Kebun Raya, sedangkan mobilnya akan didaratkan dengan helikopter Cynnox di GOR Pajajaran.

Selain itu, kabarnya pada tanggal 20 November 2006 itu frekuensi udara untuk telepon seluler (ponsel) dan radio di Bogor juga akan 'diamankan' selama sekitar 10 jam. Jaringan internet pun bakal diacak.

Kemarin, tim advance kepresidenan dan staf Kedubes AS yang berjumlah lima orang mengadakan inspeksi mendadak (sidak) ke Kota Bogor. Mereka melihat secara langsung persiapan menyambut kedatangan Bush yang akan mampir di Indonesia selama 6 jam setelah menghadiri pertemuan APEC di Vietnam 18-20 November 2006.

Kedatangan tim Pemerintah AS tersebut disambut Kapolwil Bogor Komisaris Besar Sukrawardi Dahlan dan Komandan Korem 061/Suryakencana Kolonel Inf Gatot Nurmandio. Mereka meninjau lokasi helipad yang akan dipakai helikopter yang membawa Bush dan rombongan.

Pengelola Stadion Pajajaran, Johan Gayus, mengatakan bahwa untuk memenuhi persyaratan landasan helikopter itu, pihak AS meminta agar pohon bambu yang ada di sekitar stadion dipotong dua meter. Selain itu, tiang bendera serta dua tiang gawang juga harus dicabut.

"Kalau kemarin waktu uji coba, helikopter Super Puma milik Lanud sudah siap. Tapi rencananya Amerika akan membawa helikopter besar jenis Cynnox yang memakai dua baling-baling," katanya seraya menambahkan, rencananya helikopter yang mendarat di stadion digunakan untuk mengangkut tamu-tamu VVIP.

Tim AS dan pejabat militer Bogor kemarin juga mendatangi helipad di Pusat Konservasi Tanaman (PKT) yang terletak di areal Kebun Raya Bogor. Di lokasi itu mereka menyaksikan para pekerja sibuk menyelesaikan landasan. Dijadwalkan helipad itu selesai Jumat (10/11).

Helipad tersebut dibuat dengan ukuran 20 meter X 20 meter, dilapisi lempengan baja, dan ditopang tiang penyangga sebanyak 48 batang dengan ketinggian lebih dari dua meter. Lapangan PKT kemarin sudah dijaga ketat oleh aparat keamanan. Wartawan yang masuk diperiksa identitasnya, termasuk dicatat nomor telepon genggamnya.

Sayangnya, pada kesempatan itu Kapolwil Bogor menolak dimintai keterangan sehubungan dengan persiapan dan pengamanan saat kunjungan Bush. Alasannya, saat ini seluruh persoalan yang menyangkut hal tersebut bukan menjadi haknya. Pihaknya hanya melaksanakan tugas.

Begitu juga dengan Walikota Bogor Diani Budiarto. Bahkan dia lebih parah lagi, yaitu kabur dari kejaran wartawan ketika ingin dikonfirmasi tentang persiapan menyambut Bush dan tindakan yang akan dilakukan pihaknya pada 20 November mendatang. Padahal ketika wartawan datang, mobil dinas Diani terlihat terparkir di dekat kantornya. "Bapak sudah pergi dari tadi," kata staf sekretaris pribadi Diani, Diah.

Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bogor AKP Faizal, pada 20 November 2006, jalur lalu lintas seputar Istana Bogor harus disterilkan dari kesibukan lalu lalang kendaraan selama 10 jam.

"Jalur yang akan disterilkan adalah Jalan Pajajaran, Jalan Jalak Harupat, Jalan Sudirman, dan Jalan Ir Juanda. Jadi pengguna jalan kami minta agar menghindari jalur tersebut dan akan dialihkan ke jalan lain. Kami akan menempatkan 10 petugas penutup jalan. Mereka juga bertugas untuk mengarahkan warga pengguna jalan," kata Faizal di Mapolresta Bogor, Jalan Kedunghalang, Bogor.

Sementara itu beredar isu di kalangan wartawan bahwa pertemuan antara Bush dan SBY pada Senin (20/11) kemungkinan akan dipindahkan ke Istana Cipanas yang terletak di kawasan Cianjur.

Sebar sniper

Di Jakarta, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Djoko Santoso mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan-persiapan untuk menyambut kedatangan George W Bush. Aparat satuan pengamanan, mulai dari kodam serta intelijen yang bekerjasama dengan Polri, sudah disiagakan untuk mengantisipasi keamanan. "Pasukan pengamanan VVIP sudah bertugas, bekerja sama dengan kodim dan korem terkait," ujar KSAD, Senin (6/11).

Sekitar 200 personel dari Kodam Jaya disiagakan dalam pengamanan menyambut kedatangan yang bajkal mendarat di Lapangan Udara Halim Perdanakusumah.

Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Agustadi SP mengatakan bahwa berdasarkan hasil rapat terakhir, dua satuan setingkat kompi (SSK) dari Kodam Jaya disiagakan di ring 3 Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur. Mereka disiagakan di luar pintu pagar lanud. Sedangkan ring 1 dan ring 2 dijaga oleh Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) serta pengamanan dalam (pamdal) Halim Perdanakusumah. "Kita siagakan 200 personel untuk mengamankan ring 3," kata Agustadi.

Lebih lanjut, Agustadi yang ditemui dalam acara peresmian Kartika  Media Centre Angkatan Darat di Senen, menambahkan bahwa pihaknya juga menyebar pasukan penembak jitu (sniper) di titik-titik rawan di daerah tersebut. "Kita menyebar penembak jitu di 10 titik yang dianggap rawan di sekitar bandara," ujarnya.

Terkait dengan maraknya aksi demonstarsi menolak kedatangan Bush, menurut Agustadi, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada polri. Namun, kodam sudah menyediakan sekitar 5.000 personel untuk membantu Polri. "Kita siagakan 3.000 hingga 5.000 personel. Tinggal bagaimana permintaan dari Polri saja," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI George Toisutta menuturkan, pihaknya mengerahkan 2.000-3.000 personel  untuk mengamankan kawasan Istana Bogor dan sekitarnya. (akn/nir) 



Sumber: Warta Kota
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke