|
-----Original
Message----- Bush Datang, Sekolah Libur BOGOR, WARTA KOTA -
Selama Presiden AS George W Bush mengadakan pertemuan dengan Presiden Susilo
Bambang Yuhoyono di Istana Bogor, Senin (20/11) mendatang, jalan-jalan di
seputar Istana Bogor ditutup selama 10 jam mulai pukul 10.00. Kawasan itu mesti
steril dari kesibukan lalu lalang kendaraan. Akibatnya, sekolah Regina Pacis
harus diliburkan karena lokasinya tepat di seberang pintu utama Istana Bogor. Pemerintah juga harus
membangun setidaknya dua landasan helikopter (helipad) baru, yakni di lapangan
Pusat Konservasi Tanaman (PKT) di Kebun Raya Bogor (KRB) dan di GOR Pajajaran.
Helikopter Blackhawk yang membawa Bush akan mendarat di Kebun Raya, sedangkan
mobilnya akan didaratkan dengan helikopter Cynnox di GOR Pajajaran. Selain itu, kabarnya
pada tanggal 20 November 2006 itu frekuensi udara untuk telepon seluler
(ponsel) dan radio di Bogor juga akan 'diamankan' selama sekitar 10 jam.
Jaringan internet pun bakal diacak. Kemarin, tim advance
kepresidenan dan staf Kedubes AS yang berjumlah lima orang mengadakan inspeksi
mendadak (sidak) ke Kota Bogor. Mereka melihat secara langsung persiapan
menyambut kedatangan Bush yang akan mampir di Indonesia selama 6 jam setelah
menghadiri pertemuan APEC di Vietnam 18-20 November 2006. Kedatangan tim
Pemerintah AS tersebut disambut Kapolwil Bogor Komisaris Besar Sukrawardi
Dahlan dan Komandan Korem 061/Suryakencana Kolonel Inf Gatot Nurmandio. Mereka
meninjau lokasi helipad yang akan dipakai helikopter yang membawa Bush dan
rombongan. Pengelola Stadion
Pajajaran, Johan Gayus, mengatakan bahwa untuk memenuhi persyaratan landasan
helikopter itu, pihak AS meminta agar pohon bambu yang ada di sekitar stadion
dipotong dua meter. Selain itu, tiang bendera serta dua tiang gawang juga harus
dicabut. "Kalau kemarin
waktu uji coba, helikopter Super Puma milik Lanud sudah siap. Tapi rencananya
Amerika akan membawa helikopter besar jenis Cynnox yang memakai dua
baling-baling," katanya seraya menambahkan, rencananya helikopter yang
mendarat di stadion digunakan untuk mengangkut tamu-tamu VVIP. Tim AS dan pejabat
militer Bogor kemarin juga mendatangi helipad di Pusat Konservasi Tanaman (PKT)
yang terletak di areal Kebun Raya Bogor. Di lokasi itu mereka menyaksikan para
pekerja sibuk menyelesaikan landasan. Dijadwalkan helipad itu selesai Jumat
(10/11). Helipad tersebut dibuat
dengan ukuran 20 meter X 20 meter, dilapisi lempengan baja, dan ditopang tiang
penyangga sebanyak 48 batang dengan ketinggian lebih dari dua meter. Lapangan
PKT kemarin sudah dijaga ketat oleh aparat keamanan. Wartawan yang masuk
diperiksa identitasnya, termasuk dicatat nomor telepon genggamnya. Sayangnya, pada
kesempatan itu Kapolwil Bogor menolak dimintai keterangan sehubungan dengan
persiapan dan pengamanan saat kunjungan Bush. Alasannya, saat ini seluruh
persoalan yang menyangkut hal tersebut bukan menjadi haknya. Pihaknya hanya
melaksanakan tugas. Begitu juga dengan
Walikota Bogor Diani Budiarto. Bahkan dia lebih parah lagi, yaitu kabur dari
kejaran wartawan ketika ingin dikonfirmasi tentang persiapan menyambut Bush dan
tindakan yang akan dilakukan pihaknya pada 20 November mendatang. Padahal
ketika wartawan datang, mobil dinas Diani terlihat terparkir di dekat
kantornya. "Bapak sudah pergi dari tadi," kata staf sekretaris
pribadi Diani, Diah. Menurut Kepala Satuan
Lalu Lintas Polresta Bogor AKP Faizal, pada 20 November 2006, jalur lalu lintas
seputar Istana Bogor harus disterilkan dari kesibukan lalu lalang kendaraan
selama 10 jam. "Jalur yang akan
disterilkan adalah Jalan Pajajaran, Jalan Jalak Harupat, Jalan Sudirman, dan
Jalan Ir Juanda. Jadi pengguna jalan kami minta agar menghindari jalur tersebut
dan akan dialihkan ke jalan lain. Kami akan menempatkan 10 petugas penutup
jalan. Mereka juga bertugas untuk mengarahkan warga pengguna jalan," kata
Faizal di Mapolresta Bogor, Jalan Kedunghalang, Bogor. Sementara itu beredar
isu di kalangan wartawan bahwa pertemuan antara Bush dan SBY pada Senin (20/11)
kemungkinan akan dipindahkan ke Istana Cipanas yang terletak di kawasan
Cianjur. Sebar sniper Di Jakarta, Kepala Staf
Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Djoko Santoso mengatakan bahwa pihaknya
telah melakukan persiapan-persiapan untuk menyambut kedatangan George W Bush.
Aparat satuan pengamanan, mulai dari kodam serta intelijen yang bekerjasama
dengan Polri, sudah disiagakan untuk mengantisipasi keamanan. "Pasukan
pengamanan VVIP sudah bertugas, bekerja sama dengan kodim dan korem
terkait," ujar KSAD, Senin (6/11). Sekitar 200 personel
dari Kodam Jaya disiagakan dalam pengamanan menyambut kedatangan yang bajkal
mendarat di Lapangan Udara Halim Perdanakusumah. Panglima Kodam Jaya
Mayjen TNI Agustadi SP mengatakan bahwa berdasarkan hasil rapat terakhir, dua
satuan setingkat kompi (SSK) dari Kodam Jaya disiagakan di ring 3 Lanud Halim
Perdanakusumah, Jakarta Timur. Mereka disiagakan di luar pintu pagar lanud.
Sedangkan ring 1 dan ring 2 dijaga oleh Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres)
serta pengamanan dalam (pamdal) Halim Perdanakusumah. "Kita siagakan 200
personel untuk mengamankan ring 3," kata Agustadi. Lebih lanjut, Agustadi
yang ditemui dalam acara peresmian Kartika Media Centre Angkatan Darat di
Senen, menambahkan bahwa pihaknya juga menyebar pasukan penembak jitu (sniper)
di titik-titik rawan di daerah tersebut. "Kita menyebar penembak jitu di
10 titik yang dianggap rawan di sekitar bandara," ujarnya. Terkait dengan maraknya
aksi demonstarsi menolak kedatangan Bush, menurut Agustadi, pihaknya
menyerahkan sepenuhnya kepada polri. Namun, kodam sudah menyediakan sekitar
5.000 personel untuk membantu Polri. "Kita siagakan 3.000 hingga 5.000
personel. Tinggal bagaimana permintaan dari Polri saja," katanya. Dalam kesempatan yang
sama, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI George Toisutta menuturkan, pihaknya
mengerahkan 2.000-3.000 personel untuk mengamankan kawasan Istana Bogor
dan sekitarnya. (akn/nir)
|
******************************************************** Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP ******************************************************** Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA : http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke : [EMAIL PROTECTED] ********************************************************
