Semoga umat muslim di seluruh dunia bisa lebih meningkatkan talipersaudaraan 
antar sesama muslim. 

di Denmark, Sebuah Buku Anti Islam Ditarik dari Peredaran
  Rabu, 22 Nov 06 16:42 WIB 
  Kirim teman 
Sebuah perusahaan penerbitan di Denmark menarik sebuah buku dari pasaran 
setelah diprotes oleh para pemuka Muslim di negeri Skandinavia itu.

Buku tersebut berjudul "Os og Kristendom" (Kita dan Lima Ajaran Kristen ) yang 
diterbitkan oleh penerbit Malling Beck Co. Para pemimpin Muslim di Denmark 
menilai isi buku itu menyinggung umat Islam dan mereka melayangkan protes 
sampai Malling Beck Co memutuskan menarik buku tersebut dari pasar.

Awalnya, Direktur Malling Beck, L:ars Tindholtdt membela pengarang buku "Os Og 
Kristendom." Namun ia mempertimbangkan kembali posisinya setelah surat kabar 
Politiken membuat laporan tentang buku tersebut pada Senin (20/11).

Buku itu terdaftar sebagai buku pegangan mata pelajaran agama Kristen bagi 
siswa sekolah kelas tiga sampai kelas sembilan. Dalam bab "terorisme" buku itu 
mengait-ngaitkannya dengan Islam.


Halaman-halaman awal dalam bab "terorisme" sengaja mengingatkan siswa pada 
peristiwa terbunuhnya puluhan siswa di sekolah di Beslan, Rusia ketika kelompok 
bersenjata di Chechnya mengepung sekolah itu. Buku tersebut 
intinyamengindetikkan Islam dengan terorisme. Dalam menjelaskan serangan 11 
September misalnya, buku itu sengaja mengaitkannya dengan tokoh al-Qaidah, 
Usamah bin Ladin.


Surat kabar Politiken menulis, hal pertama yang dipelajari siswa sekolah dari 
buku itu tidak lain adalah gambaran umat Islam dan Islam yang menimbulkan 
kepanikan dan ketakutan.

"Buku itu menyampaikan pesan bahwa umat Islam adalah penyebab utama munculnya 
terorisme di dunia ini," tulis Politiken.

Setelah melancarkan protes pemuka Muslim di Denmark menyambut positif keputusan 
penerbit menarik buku tersebut dari pasaran.

"Ini merupakan keputusan yang sangat positif, tapi kami masih syok bagaimana 
bisa buku semacam itu menjadi buku yang masuk dalam kurikulum sekolah," 
demikian bunyi pernyataan organisasi Muslim in Dialog.


Untuk mereka juga akan meminta pertemuan dengan Menteri Pendidikan Denmark 
untuk mendapatkan penjelasan.


"Saya benar-benar kaget ketika tahu tentang buku itu. Buku semacam itu 
seharusnya tidak boleh masuk dalam kurukulum sekolah di Denmark," kata Imam 
Abdul Wahid Pedersen pada situs Islamonline.


Qassem Said, bagian hubungan media Waqaf Skandinavia mengatakan bahwa buku itu 
sangat berbahaya. "Para siswa sudah dicuci otaknya dari usia dini yang masih 
sangat rentan," ujarnya.


Terbitnya buku yang menghebohkan warga Muslim itu, adalah peristiwa pelecehan 
terhadap umat Islam dan Islam yang kesekian kalinya terjadi di Denmark, setelah 
kasus kartun Nabi Muhammad beberapa waktu lalu. (ln/iol)









Pemakaman Khusus Muslim di Denmark Dirusak 
  Kamis, 23 Nov 06 10:27 WIB 
  Kirim teman 
Sejumlah orang tak dikenal melakukan penghinaan terhadap lokasi pemakaman milik 
Muslim, satu-satunya di Denmark. Penghinaan itu dilakukan pada Rabu (22/11), 
hanya dua bulan setelah lokasi pemakaman itu didirikan. Penghinaan itu memicu 
kemarahan minoritas Muslim di Denmark. 


Qasim Said Ahmad, ketua penggalangan dana untuk pemakaman khusus Muslim di 
Denmark menyatakan, "Kami diberitakan penjaga pemakaman tentang adanya sejumlah 
orang yang menyerang pemakaman pada hari Rabu pagi. Kami lalu menghubungi 
instansi terkait untuk melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut."

Ahmad menjelaskan bahwa para penyerang itu meletakkan kepala babi di pintu 
pemakaman Muslim. Mereka juga meletakkan kepala babi di dalam pemakaman dan 
merusak papan nisan dengan sejumlah tulisan penghinaan terhadap kaum Muslimin. 
Antara lain tulisan itu berbunyi, "Pulang ke negerimu babi..." Ahmad menolak 
sikap pengecut dan tidak terhormat ini karena seharusnya pemakaman adalah 
tempat yang harus dihormati semua orang.

Ia menambahkan, "Kami menyampaikan keterkejutan kami terhadap tindak kriminal 
ini, apalagi pemakaman ini baru dua bulan dibuka. Kami berharap agar pemakaman 
ini menjadi kesempatan bagi kaum Muslimin agar mereka memiliki tempat sendiri 
untuk menguburkan anggota keluarga mereka dengan terhormat. Tapi sayang sekali 
ada orang-orang yang ingin menghancurkan harapan dan mimpi kami." 

Ahmad meminta pemerintah Denmark untuk menyidik kasus ini dan menangkap para 
pelakunya. "Kami berharap pemerintah Denmark segera menangkap pelakunya. Kami 
telah menjalin komunikasi dengan kepolisian Denmark dan juga ke Kementerian 
Gereja Denmark," ujar Ahmad.

Sementara itu, Valya Plak, kepala Kepolisian Brondbe yang merupakan lokasi 
pemakaman mengatakan, pihaknya telah menyelidiki kasus penyerangan terhadap 
pemakaman Islam tersebut. "Kami telah menulis laporan lengkap tentang kejadian 
tersebut dan telah kami kirimkan ke berbagai sayap kepolisian Denmark dan 
kepada sayap intelejen."

Pemakaman Islam di Denmark, adalah lokasi pertama pemakaman milik kaum Muslimin 
yang dibuka pada tanggal 22 September 2006. Pembukaan makam tersebut dilakukan 
dengan dihadiri sejumlah pejabat pemerintahan Denmark. Hingga kini sudah ada 20 
warga Muslim yang dikuburkan di lokasi tersebut. Pemakaman ini adalah hasil 
inisiatif dan dana swadaya masyarakat Muslim Denmark, tanpa bantuan dana apapun 
dari pemerintah maupun NGO asal luar Denmark. Dana operasional tahunan diambil 
dari sumbangan kaum Muslimin setiap tahunnya yang menjadi anggota bagi lokasi 
pemakaman.

Pemakamani tu sendiri, diperkirakan telah memakan biaya sekitar 900.000 dolar 
US, yang diberikan melalui 24 yayasan Islam yang tersebar di Denmark. Luas 
pemakaman tersebut lebih dari lima hektar terletak di selatan ibukota Denmark, 
Kopenhagen. (na-str/iol)

<<attachment: pic2(18).jpg>>

<<attachment: kuburan_denmark.jpg>>

<<attachment: Leaves_Bkgrd.jpg>>

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke