Saya sedih sekali membaca komentar pemerintah somalia ini. Presiden, PM dan 
Jubirnya sangat gembira negaranya diporakporandakan AS. Kalau toh ada tikus di 
rumah kita yang mengganggu lingkungan se RT, apakah kita merelakan rumah kita 
dibakar oleh pak RT. Pasti tidak! Lha ini Presiden dan konco-konconya, sangat 
rela! Padahal yang jadi 'tikus' itu adalah saudara-saudaranya seiman. Hanya 
karena mereka lawan politik sajalah yang membuat para pejabat itu mendukung 
serbuan AS. Sudah sedemikian rendahkah tujuan hidup mereka? Hanya kekuasaan 
saja? Meskipun nanti akan jadi presiden boneka-nya negara teroris AS?

Rabbana la taj'alna fitnatal lil qoumidz dzolimin. Wa najjina minal qoumil 
kafirin. Amin. 
  ----- Original Message ----- 
  From: arif 
  To: FUPM-EJIP 
  Sent: Thursday, January 11, 2007 7:03 AM
  Subject: [ FUPM-EJIP ] Somalia Dimbombardir Amerika


        Somalia Dimbombardir Amerika      
        Rabu, 10 Januari 2007  
        Entah sampai kapan kepongahan Amerika berhenti. Kemarin, AS pesawat 
tempur AS membombardir Somalia. Alasanya, lagi-lagi memburu kelompok Al-Qaidah 
Hidayatullah.com--Pasukan udara Amerika Serikat (AS) melancarkan dua serangan 
ke Somalia hingga menewaskan sejumlah besar orang Senin lalu. Aksi militer 
pertama AS sejak 1990-an ke Afrika Timur itu mendapatkan dukungan penuh dari 
pemerintah Somalia. Target utama dua serangan tersebut adalah tersangka 
pengeboman dua Kedubes AS di Afrika Timur pada 1998.

        Sasaran serangan udara ini sebelumnya telah terdeteksi oleh pengintaian 
udara. Pesawat AC-130 ini merupakan pesawat transportasi jenis Hercules C-130 
yang dilengkapi dengan persenjataan dan didesain untuk mendukung serangan dari 
udara. Pesawat ini pernah digunakan AS di Vietnam, Afghanistan, dan Iraq.

        Pesawat berbadan besar ini dilengkapi dengan alat sensor elektronik 
yang dapat menentukan sasaran, kemudian menembakkan roket dari meriamnya secara 
otomatis. Selain senjata meriam,AC- 130 juga dilengkapi dengan senapan mesin 
yang dapat menembakkan ribuan peluru per detik.

        Tidak cukup menyerang menggunakan pesawat AC-130, AS kembali 
melancarkan serangan udara di dekat lokasi serangan pertama menggunakan 
helikopter, kemarin. Serangan yang dilancarkan dua helikopter itu bertujuan 
menghancurkan fasilitas komando dan kontrol milik kelompok pejuang Islam. 

        Pejabat Somalia menyatakan, serangan udara ini dilancarkan setelah 
terjadi kegagalan negosiasi dengan kelompok Suku Ayr yang diyakini melindungi 
pasukan UIC, kelompok Muslim. 

        Kelompok Ayr dituduh AS memiliki informasi di mana letak persembunyian 
tokoh senior Al- Qaidah yang sedang dicari AS. Tuduhan seperti ini kerap 
dilakukan AS untuk menyerang Negara lain. 

        Pasukan AS mengalami kekalahan besar dalam Operasi Pemulihan Harapan 
untuk menstabilkan keamanan di salah satu kota paling berbahaya di dunia 
ini.Kekalahan besar AS di sini kemudian diabadikan dalam film Black Hawk Down. 

        Namun sejak tahun lalu, Washington secara diam-diam mendukung pemimpin 
perang Somalia untuk bertempur melawan UIC. UIC tentu menyangkal keterkaitan 
kelompok ini terhadap Al-Qaidah. UIC menuding ini hanya alasan yang dibuat-buat 
untuk membenarkan intervensi asing di Somalia. Intinya, Amerika tak ingin Islam 
menang di Negara ini.

        Sejumlah kalangan khawatir, serangan udara tersebut akan semakin 
mengobarkan sentimen anti-AS di Somalia. Di sisi lain, pemerintah Somalia 
mendukung penuh serangan itu. "AS berhak membombardir para tersangka teror yang 
menyerang Kedubes mereka di Kenya dan Tanzania," papar Presiden sementara 
Somalia Abdullahi Yusuf di hadapan wartawan. Pernyataan senada diungkapkan 
Wakil PM Hussein Aideed kepada The Associated Press.

        Yusuf menambahkan, serangan udara pasukan AS itu merupakan langkah yang 
tepat. "Mereka yang bertanggung jawab atas serangan terhadap Kedubes AS di 
Kenya dan Tanzania memang berada di sana. Karena itu, serangan tersebut 
merupakan tindakan benar dan dilancarkan pada waktu yang tepat. Itu merupakan 
bagian dari operasi perburuan AS terhadap teroris Al Qaidah di seluruh dunia," 
urainya.

        Senin lalu, pasukan AS juga menyerang kawasan timur Kota Afmadow. 
Menurut saksi mata, sedikitnya empat warga sipil dan seorang bocah laki-laki 
tewas. "Tentu saja, banyak korban yang tewas. Sejumlah besar mayat tergeletak 
di lokasi serangan, tanpa diketahui identitasnya secara pasti. Tapi, aksi 
militer itu sukses," kata Jubir Pemerintah Abdirahman Dinari. Menurut dia, 
sebagian besar korban yang tewas adalah pejuang Islam Islam. [cha, berbagai 
sumber]  



------------------------------------------------------------------------------


  ********************************************************
  Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
  ********************************************************
  Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
  http://www.usahamulia.net

  Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
  [EMAIL PROTECTED]

  ********************************************************
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke