Rubrik Baru: "Teori
Evolusi Menanti Ajal" 

Kamis, 18 Januari 2007 
Redaksi www.hidayatullah.com mempersembahkan pada pembaca
tulisan-tulisan yang berkenaan dengan 'Matinya Teori Evolusi'. Namanya
"Teori Evolusi Menanti Ajal"


Hidayatullah.com--Tanggal 16 November 2006 lalu, Majalah Nature edisi
444, 265 memuat tulisan Maciej Giertych, dari Institute of Dendrology,
Polish Academy of Sciences, 62-035 Kórnik, Polandia. Begini kutip
Maciej;

"...Selain sebagai anggota Parlemen Eropa, saya adalah seorang ilmuwan –
ahli genetika populasi dengan gelar sarjana dari Universitas Oxford dan
doktor dari Universitas Toronto – dan saya kritis terhadap teori evolusi
sebagai ilmuwan, tanpa ada kaitan dengan agama. Media massa-lah yang
lebih suka menganggap pendapat saya terinspirasi agama, daripada
mencantumkan posisi saya secara benar.

Saya percaya bahwa, akibat media massa yang berat sebelah, tampaknya ada
ketidaktahuan sama sekali tentang bukti ilmiah baru yang menyanggah
teori evolusi. Bukti itu mencakup pembentukan ras (evolusi mikro), yang
bukan merupakan tahapan kecil dalam evolusi makro karena evolusi mikro
adalah sebuah tahapan menuju pengurangan informasi genetis dan bukan
menuju penambahannya. Hal ini mencakup pula pembentukan lapisan-lapisan
geologis yang menyamping dan bukan tegak lurus, bukti arkeologis dan
palaeontologis bahwa dinosaurus hidup sezaman dengan manusia, bencana
alam besar yang mendunia di masa lampau, dan sebagainya.

Kita tahu bahwa informasi ada dalam makhluk hidup, dan dipindahkan dari
generasi ke generasi melalui sistem DNA/RNA/protein. Kita tidak tahu
asal usulnya, tapi kita tahu hal itu ada, dapat dirusak oleh mutasi,
tapi tidak pernah memperbaiki dirinya sendiri tanpa sebab musabab. Tidak
ada mutasi menguntungkan yang pernah diperlihatkan – adaptasi terhadap
antibiotik atau herbisida sama dengan adaptasi sistem kekebalan tubuh
terhadap penyakit, dan bukan sebuah penciptaan satu fungsi baru.

Kita terus mencari penjelasan alamiah segala sesuatu di alam. Jika kita
tidak memiliki penjelasan kita seharusnya mengatakan apa adanya, dan
bukan menyatakan bahwa sebuah teori yang tak terbukti adalah sebuah
fakta."

Demikian yang dikutip Maciej Giertych. Sekilas nampak biasa-biasa saja.
Tapi jangan keliru, Nature adalah majalah ilmiah pro-evolusi terkemuka
di dunia. Jika boleh untuk mengatakan, sesungguhnya, ilmuwan Barat
sendiri sedang bingung menghadapi keruntuhan teori evolusi.

Memasuki tahun 2007, redaksi www.hidayatullah.com mempersembahkan pada
pembaca setia tulisan-tulisan yang berkenaan dengan "Teori Evolusi
Menanti Ajal". Selain bisa dibaca di situs ini, Anda juga bisa
melihatnya di  www.harunyahya.com/indo.Selamat Menikmati!


********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

********************************************************

Kirim email ke