Ass wr wb.
Akhina Daryono yang dirahmati Allah, Sebenarnya bukannya takut digebukin, tapi kalau ada cara yang lebih baik kenapa harus pakai cara yang kurang baik? Ok, ana setuju dengan argument antum dalam menyampaikan tidak to the point. Maka dari itu kita harus berhusnudzon kepada saudara - saudara kita dari gerakan yang berbeda, yang mana mereka mempunyai tujuan kearah sana namun hanya caranya yang berbeda. Juga dengan tahapan menerapkan syari'ah bagi yang berkuasa, tidak semudah yang antum katakana akhi. Pasti juga ada tahapannya. Ana yakin para pemimpin gerakan islam yang komitment terhadap islam akan mempunyai tujuan kearah sana. Termasuk saudara kita yang ada di PKS, karena ana belum mendengar kader PKS yang diparlemen melakukan perbuatan yang bathil atau melanggar hukum. Bahkan beliau pernah bercerita kebathilan yang ada disana itu akarnya sudah kuat, sulit untuk dikalahkan kalau orang-orang yang komitment terhadap islam itu kurang. Sekarang tinggal bagaimana kita, kita mau bersatu apa tidak. Kalau mau bersatu mari kita hargai pendapat orang lain, dan strategi orang lain dan kita dukung perjuangan saudara kita. Kita dukung hal-hal yang bermanfaat bagi umat dan kita hilangkan kebencian terhadap sesama. Wallahu a'lam bissowab. Akhukum Yanto _____ From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Daryono Sent: Friday, March 09, 2007 8:04 AM To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] Enam Pasang Siap Berebut Suara di Pilkada Bekasi Saya setuju, cuma kenapa kita harus takut digebukin warga jika menyuarakan syariat? sepertinya syariat adalah suatu momok bagi masyarakat awam. apakah benar jika kita menyarakan syariah kepada orang awam pasti digebukin?? memang kita dalam menyampaikan syariah jangan to the point, kita boleh menggunakan pendekatan2 atau uslub untuk dapat menyampaikann hukum-hukum Allah. janganlah asas manfaat dikedepankan, tapi gunakan kaidah "dimana ada syariah disitu ada manfaat", jangan dibalik disitu ada manfaat (misal untuk perkembangan partai) baru syariah diterapkan. ada tahapan menurut saya , : 1. tahapan dimana kita sedang memperjuangkan syariah yaitu diwaktu kita belum punya kekuasaan untuk menerapkannya, 2. tahapan dimana kekuasaan udah di tangan kita, maka wajib bagi orang yang mempunyai kuasa untuk menerapkan syariah Allah. Wallahu'alam Bissowab. Regards Daryono Process Engineer Process Engineering B (Machining) PT. Astra Honda Motor phone : 021-89981818 ext : 8572 / 8574 _____ From: [EMAIL PROTECTED] on behalf of Yanto Sent: Thu 3/8/2007 3:08 PM To: 'Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP' Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] Enam Pasang Siap Berebut Suara di Pilkada Bekasi Ass wr wb. Iya setuju pak Sulaeman, tidak usah bertiriak teriak tentang syariat islam, Syariat islam insya Allah akan tegak jika pemahaman umat islam sudah benar dan mengerti islam yang sesungguhnya. Sebenarnya kalau kita amati perkembangan penegakan syari'at sudah mulai bermunculan. Coba bandingkan di tahun 80 an, orang pada alergi pakai kerudung/ Jilbab. Bahkan diisukan ada penyebaran racun melalui orang2 berjilbab. Tapi lihat sekarang seakan jilbab menjadi budaya, walaupun sebagian orang masih memakai ketika keluar rumah saja, karena belum paham. Nah inilah tugas kita sebagai umat islam mari bersatu tidak usah saling menghujat dan merasa benar sendiri, bahwa tujuan kita adalah sama yaitu menegakkan kalimatillah. Coba bayangkan tidak usah sebagai bupati, misalnya kita sebagai ketua RT membuat peraturan kegiatan yang dilakukan diwilahnya berdasarkan atas Syari'at Islam, mungkin bisa digebukin sama warga yang awam tentang islam. Lain halnya ketika kita mendekati warga dengan baik diajak untuk berbuat baik kepada tetangganya, saling menolong, menjaga kebersihan, ajak membayar zakat untuk menolong sesama yang tinggal diwilayah itu, diajak untuk sholat berjama'ah, dll. Mungkin tanggapan masyarakat beda, padahal distu juga sudah ada nilai nilai syari'at islam. Artinya Tanpa kita berteriak dengan Syari'at Islam. Syari'at Islam bisa ditegakkan. Wassalam. Yanto _____ From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Sulaeman Sent: Thursday, March 08, 2007 1:58 PM To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP; Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP; Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] Enam Pasang Siap Berebut Suara di Pilkada Bekasi Ass.wr.wb. sepertinya janji itu tidak terlalu diperlukan,karena itu cuma basa basi yang sudah basi,tapi kalau yang sedang berusaha kearah sana InsyAlloh ada.Dan tentunya kita harus sadar bahwa untuk menuju kesana harus dimulai dari yang kecil - kecil dulu di semua sisi kehidupan termasuk POLEKSOSBUD HANKAM.InsyaAlloh dengan Da'wah yang bijak Syari'at Alloh akan tegak. Aamiin... Makanya mari kita dukung penuh orang - orang sholeh dan berpengalaman sebagai bentuk investasi kita untuk tegaknya syari'at Alloh Kalaupun pada generasi kita belum sepenuhnya terwujud paling tidak kita sudah membuka jalan bagi generasi berikutnya untuk mene- ruskannya. Afwan ya... Sulaeman Wass.wr.wb. At 13:19 08/03/2007 +0700, Daryono wrote: Content-class: urn:content-classes:message Content-Type: multipart/alternative; boundary="----_=_NextPart_001_01C76149.D03C7A41" Adakah yang berjanji menerapkan Syariat Allah ??? Regards Daryono Process Engineer Process Engineering B (Machining) PT. Astra Honda Motor phone : 021-89981818 ext : 8572 / 8574 _____ From: [EMAIL PROTECTED] on behalf of FDB2 Subassy Sent: Thu 3/8/2007 11:58 AM To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] Enam Pasang Siap Berebut Suara di Pilkada Bekasi Siapapun yang akan menjadi Kepala Suku di bekasi nantinya, semoga beliau bisa menjalankan amanahnya,..amin\ Nuhun Mang asep (urang cilengsi) -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of arif Sent: Thursday, March 08, 2007 12:41 PM To: FUPM-EJIP Subject: [ FUPM-EJIP ] Enam Pasang Siap Berebut Suara di Pilkada Bekasi Enam Pasang Siap Berebut Suara di Pilkada Bekasi ENAM pasang calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi telah bersiap bersaing menjelang hari final pemilihannya pada 11 Maret 2007. Berbagai persiapan telah mereka lakukan, termasuk memperkenalkan diri kepada masyarakat yang akan memilihnya. Berikut data diri enam pasangan yang akan bersaing menjadi Bupati - Wakil Bupati Bekasi periode 2007 - 2012. Wikanda Darmawijaya - Daeng Muhammad Wikanda pernah menjabat sebagai Bupati Bekasi periode 1998-2003. Lelaki kelahiran Ciamis, 8 Agustus 1941, pernah pula menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bekasi hingga tahun 1997. Suami Hj. Ratna Ningsih itu pun pernah menjabat Kepala Inspektorat Wilayah Kab. Bekasi. Sedangkan Daeng Muhammad merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bekasi, Daeng Muhammad. Lelaki asli Bekasi kelahiran 4 Juni 1972 ini siap membangun Bekasi dengan Wikanda. Pasangan yang diusung 15 partai politik dalam Koalisi Partai Peduli Bekasi (KP3B) itu mendapatkan nomor urut satu dalam pilkada mendatang. Saleh Manaf - Omin Basyuni Saleh Manaf sempat menjabat Bupati Bekasi sebelum akhirnya ia diberhentikan 16 Januari 2006. Saleh berasal dari Meulaboh. Pria kelahiran 18 September 1950 itu menjabat sebagai Ketua Umum Koni Kabupaten Bekasi, ia pernah ikut juga dalam Pilkada Provinsi NAD dan maju sebagai calon Wakil Gubernur. Omin Basyuni adalah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bekasi. Saleh- Omin diusung koalisi PPP , PBB dan PDS. Hasil pengundian, pasangan ini mendapat nomor urut dua. Memet Rochamat - Jejen Sayuti Kebanyakan orang mengenal Memet yang kelahiran Kuningan 3 Maret 1954 itu sebagai pegawai negeri sipil. Ia pernah menjadi camat dan jabatan terakhirnya sebagai Sekda Kabupaten Bekasi tahun 2002-2004. Kini, ia menjabat Asisten Deputi di kantor Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara. Suami Wiwin Yulyawati itu menggandeng Jejen Sayuti yang menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi. Keduanya memperoleh nomor urut tiga untuk bersaing dalam pilkada. Pasangan itu didukung oleh PDI Perjuangan. Sa'duddin - Darip Mulyana (SaDar) Sa'duddin dikenal orang sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bekasi saat ini. Lelaki yang juga dikenal sebagai guru dan kepala sekolah itu dalam persaingan merebut kursi bupati diusung PKS. Lelaki yang asli Bekasi, kelahiran 2 Juni 1961 itu bermitra dengan Darip Mulyana. Darip merupakan seorang pegawai negeri sipil yang juga lahir di Bekasi, 22 Oktober 1956. Ia aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan seperti KNPI dan PBVSI. Ia dikenal sebagai staf ahli wali kota Bekasi. Bersama Sa'duddin, suami Cucu Sugiarti ini, akan melenggang melaju dalam persaingan dengan nomor urut empat. Munawar Fuad - Adhi Firdaus Munawar Fuad merupakan putra kiai. Ia mengundurkan diri dari Pimpinan Pusat Ansor untuk berkecimpung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia. Bahkan, ia juga dikenal sebagai staf ahli khusus SBY. Lelaki kelahiran Cibarusah, 16 Mei 1970 itu kini lebih menggeluti kegiatannya sebagai penulis, dosen, dan konsultan. Dalam pilkada Bekasi 2007 ini, Munawar digandeng Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa untuk maju sebagai calon Bupati Bekasi. Awalnya Munawar berpasangan dengan Agus Syamsuridjal, namun di pertengahan jalan, berganti pasangan. Munawar kini resmi berpasangan dengan Adhi Firdaus, pengusaha yang juga putra daerah Bekasi. Pasangan Munawar-Adhi mendapat nomor urut lima. Pasangan ini didukung Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa. Nachrowi Solihin - Solihin Sari Nachrowi Solihin lahir di Bekasi, 5 Februari 1953 adalah anggota DPRD Kabupaten Bekasi. Sejak tahun 1994, ia aktif di Partai Golkar sebagai Bendahara DPD Golkar. Sebagai kepeduliannya terhadap Pondok Pesantren Attaqwa yang menggemblengnya, ia menjabat sebagai Ketua Ikatan Alumni Pondok Pesantren Attaqwa. Bersama Solihin Sari yang pernah menjadi wakil bupati semasa Saleh Manaf menjabat, ia melaju mengikuti pentas Pilkada Kab. Bekasi 2007 dengan mengantongi nomor urut enam. Solihin Sari juga merupakan anggota DPRD Kabupaten. Ia dikenal sebagai pendidik di lingkungan SMP hingga Perguruan Tinggi. Bersama Nachrowi Solihin, suami Hj. Setiawati itu siap berebut kursi bupati diusung Partai Golkar. (Dewiyatini/ PR , dari berbagai sumber)*** ******************************************************** Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP ******************************************************** Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA : http://www.usahamulia.net <http://www.usahamulia.net/> Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke : [EMAIL PROTECTED] ********************************************************
<<attachment: winmail.dat>>
******************************************************** Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP ******************************************************** Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA : http://www.usahamulia.net Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke : [EMAIL PROTECTED] ********************************************************
