Penghitungan Suara Pilkada Bekasi Diboikot Jumat, 16 Maret 2007, 06:22:03 WIB
Bekasi, Rakyat Merdeka. Rapat pleno penghitungan suara hasil pencoblo san Buapti dan Wakil Bupati Bekasi di kantor KPUD Kabupaten Bekasi diboikot. Saksi dari lima pasangan yang kalah memilih absen mengikuti penghitungan suara. Roy Khamarullah, saksi dari pasangan Wikanda Darmawijaya-Daeng Mohamad, mengatakan, mereka memboikot karena panitia dianggap tidak siap dalam mekanisme penghitungan suara. Rapat pleno yang dipimpin Ketua KPUD Adi Susilo dan dihadiri Rahmat Bariji dari Panitia Pengawas Pilkada. Rapat dimulai sejak pukul 11.00 WIB, hanya dihadiri saksi dari empat kandidat. Sedangkan saksi dari kan didat Munawar Fuad-Adhi Fidaus tidak hadir tanpa keterangan. Roy mengatakan, pada saat rapat berlangsung, saksi dari kandidat yang namanya tidak tercantum adalah yang pertama kali keluar dari ruang sidang. “ Kami dari 4 saksi pukul 11.50 WIB keluar semua memprotes KPUD,” kata Roy. Meskipun lima saksi keluar, rapat masih tetap berlanjut dan dihadiri saksi dari pasangan Sa’duddin-Darip Mulyana. Ketua Badan Pemenangan Pemilu PKS Muhammad Razikun mengungkapkan, pihaknya telah mendapat kepastian dari data di tingkat PPK (kecamatan) bahwa pasangan Sa‘aduddin - Darip (Sadar) yang diusung PKS mencapai kemenangan lebih dari 25 persen sebagai syarat memenangkan pilkada. Dari data penghitungan PPK, pasangan Sadar memperoleh suara sebesar sebanyak 195.304 atau 25.05 persen, menyusul pasangan Memet Rochamad - Jejen Sayuti (Metro-Jes) dengan 143.573 suara atau 18,42 persen dan pasangan Saleh Manaf - Omin Basyuni dengan perolehan suara 142.498 atau 18,28 persen suara. RM ******************************************************** Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP ******************************************************** Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA : http://www.usahamulia.net Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke : [EMAIL PROTECTED] Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke : [EMAIL PROTECTED] ********************************************************
