Subhanalloh...............
Sungguh menyejukkan tulisan antum akhi, nuansa sastranya begitu kental dan
mengandung banyak hikmah..
Syukron jazakumullah khiron katsir.
Wassalam.
Yanto
 

  _____  

From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Hamril Arzoni
Sent: Wednesday, April 11, 2007 1:55 PM
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] Hizbut Tahrir,Salafus Shalih RE: FW: Khilafah
'ala Minhaj Nu buwwahPastiKembaliSetelah Mulkan Jabariyyah


Ana setuju dengan pendapat Mas Nurofik kita ini ibarat setangkai bunga yg
tumbuh didunia Kalo kata orang Jepang Sekai ni Hitotsu Dake no Hana, Pernah
jalan-jalan ke taman bunga? Subhanallah...betapa indahnya ciptaan Allah SWT,
berbagai jenis, warna, ragam, bau wewangian ada disana. Ada yang merah,
putih, kuning, ungu, beragam warnanya, ada pula yang besar namun banyak pula
yang kecil, semuanya indah menghiasi dunia ini. Betapa Allah itu Maha Indah,
dan menyukai keindahan dengan menciptakan taman bunga justru dari berbagai
ragam hal-hal yang berbeda, semuanya berpadu menyemburatkan nuansa indah,
menggoda mata untuk meliriknya.

Coba amati keindahan kuntum bunga yang sedang berkembang, mekar mewangi
menghaturkan wajahnya ke langit, bulir-bulir embun di ujung daun yang jatuh
ke tanah laksana lantunan tasbih dan tahmid, kelembutan sinar matahari
diselingi tiupan semilir angin,indah... begitu indah, bagaikan senandung
kesyukuran kepada Sang Pencipta. 

Hmm... bukankah kehidupan kita pun laksana ragam bunga di taman? Penuh
dengan segala fitrah perbedaan, dan itulah yang membuat hidup ini menjadi
penuh warna dan makna. Mestinya, perbedaan justru menjadi sebuah pelajaran,
tentang bagaimana kita menghadapi, dan memetik hikmah dari semua perbedaan
itu. 

Namun sayang, terkadang kita semua bukanlah laksana taman bunga yang dengan
segala perbedaannya menimbulkan keindahan. Masing-masing kita seumpama
sekuntum bunga yang ingin menyeruak sendirian, hanya supaya kuntumnya saja
yang terlihat cantik, indah dan menawan. Andaikan semua kuntum bunga itu
mekar bersama, tentu akan menimbulkan keindahan yang lebih menakjubkan. 

Betapa di zaman sekarang ini umat Islam sedang dalam kehinaan, dan kita
masih dengan kesibukan mempermasalahkan perbedaan khilafiyah hingga sampai
melepaskan kita semua dari tali persaudaraan. Kadang kita lupa dengan
saudara kita sendiri yang juga berjuang untuk kemuliaan Islam di muka bumi
ini, buruk sangka dan saling menjatuhkan, sehingga yang terjadi adalah
perpecahan ummat.

Bukankah ide dan gagasan dakwah yang beragam itu adalah kekuatan ummat?
Semua ini akan menjadi gerakan yang terorganisir, rapih, solid dan militan
yang akan merubah kondisi kehinaan hingga tak ada lagi fitnah atas agama
ini. Sebuah taman yang indah, dari berbagai aneka bunga, hingga bukan kita
saja yang menikmati keindahannya, namun sebuah taman bunga yang mengundang
semua orang dari segala penjuru dunia untuk bersama menikmati keindahan itu.


Salah seorang mujahid Islam, Hasan al Banna pernah mengatakan bahwa
perbedaan itu bukan sesuatu yang mustahil, namun yang diharapkan walaupun
mempunyai kepentingan sendiri, jangan sampai menutupi kepentingan bersama
untuk menegakkan qalam Ilahi di muka bumi. Antum ruhun jadidah tarsi fi
ja-sadil ummah,  kamu adalah ruh baru, dan jiwa baru yang mengalir di tubuh
ummat, yang menghidupkan tubuh yang mati itu dengan Al Qur'an.

Ana, antum, kita semua adalah ruh baru, karena itu semoga tidak ada lagi di
antara kita yang merasa jamaahnyalah yang terbesar, paling benar, paling
banyak pengikut atau paling banyak berbuat untuk Islam. Jaddidil ahda
(perbarui janjimu), wujudkan seluruh kemampuan untuk kemuliaan Islam hingga
jihad fi sabilillah menemui kita, karena setiap dirimu adalah laksana
sekuntum bunga dari sekian banyak ragam bunga di dunia ini.

*Sekai ni hitotsu dake no hana 
- Hitori hitori chigau tane wo motsu Sono hana wo sakaseru koto dake ni 
- Isshokenmei ni nareba ii Chiisai hana ya ooki na hana hitotsu to shite 
- Onaji mono ha nai kara  Nanba wan ni naranakute mo ii 
- Motomoto tokubetsu na only one 

Ya akhi wa ukhti fillah, Antum adalah salah satu bunga yang menghiasi dunia
Islam ini, mekar dan mekarlah dengan khas wewangian-mu, tumbuhlah dengan
aqidah dan akhlak terbaik, hingga tiba saatnya kita bersama menghiasi dunia
ini dengan keindahan ajaran Islam. 

Kemenangan yang dijanjikan itu akan tiba, percayalah! Siapkan diri, rapatkan
barisan, luruskan shaf, rajut ukhuwah islamiyah diantara kita, siapapun
engkau, apapun namanya dirimu, jangan pedulikan, karena yang terpenting kita
semua adalah bunga-bunga Islam yang siap menyebarkan wanginya ke segala
penjuru mata angin. Galang persatuan dan kesatuan, bersama tegakkan Dien
yang lurus ini. 
Allahu Akbar !!!

Wallahu alam bi showab,

 
*In Japanese:
That's right, each of us is  
- The only flower of our kind in all the world. Each of us has a different
seed.  
- Just do your best to make your own flower bloom. Small flowers and big
flowers  
- They're not all the same You don't have to be number one  
- You're the only one who's just like you 

----- Original Message ----- 
From: Nur Rofik <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan
<mailto:[email protected]> EJIP 
Sent: Wednesday, April 11, 2007 12:57 PM
Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] Hizbut Tahrir,Salafus Shalih RE: FW: Khilafah
'ala Minhaj Nu buwwah PastiKembaliSetelah Mulkan Jabariyyah

Assalamu'allaikum wr-wb,
 
Af-1 Ana cuma mau ngikut nimbrung sebentar sebelumnya ana Ta'aruf dulu, nama
ana Nur Rofik biasa dipanggil Rofik alias Abu Thariq,.... jadi beginilah
akhirnya orang yg masih sama2 belajar menuntut ilmu, masih sama2 dhoif
akhirnya saling tuduh menuduh dan alangkah bijaksananya andaikata
ucapan/lidah, ataupun tulisan sebelum disampaikan dipikirkan dahulu,
sehingga sesama saudara Muslim sendiri merah telinganya saling mengklaim,
dan akhirnya musuh2 kita yg nyata Nashoro dan Yahudi akan senang dan
bertepuk tangan (Ingat milist kita yg pernah disusupi oleh
Nasrani)..........Kita sbg hamba Alloh, diberi kebebasan untuk memilih,
"Faalhamaha fujuraha wataqwaaha", "Dan sudah diilhamkan di hati manusia
untuk memilih mana kebaikan dan mana keburukan". Potensi baik dan potensi
buruk telah diberikan, kita tinggal memilih mana yang akan kita kembangkan
dalam hidup ini. Oleh karena itu, jangan salahkan siapapun andaikata kita
termasuk berkelakuan buruk dan terpuruk, kecuali dirinyalah yang memilih
menjadi buruk, naudzubillah....... dan tiada keberuntungan yang sangat besar
dalam hidup ini, kecuali orang yang tidak memiliki sandaran, selain
bersandar kepada Alloh. Dengan meyakini bahwa memang Alloh-lah yang
menguasai segala-galanya; mutlak, tidak ada satu celah pun yang luput dari
kekuasaan Allah, tidak ada satu noktah sekecil apapun yang luput dari
genggaman Alloh. Total, sempurna, segala-galanya Alloh yang membuat, Allah
yang mengurus, Alloh yang menguasai......
Karena itu di sinilah perlunya para ulama duduk bersama untuk saling
memberikan pandangan dan memperluas wawasan. Kalau ada perbedaan pandangan,
janganlah selalu ditanggapi negatif. Justru berbahagialah, sebab perbedaan
pendapat itu pada hakikatnya adalah ilham atau ilmu yang Allah SWT turunkan,
meski melalui orang lain. Seorang alim yang mumpuni biasanya selalu minta
dikritisi oleh ulama lain, agar bisa mendapatkan hasil ijtihad yang terbaik.
Mengklaim diri sebagai pihak yang selalu benar dan pasti harus benar terus,
sesungguhnya bertentangan dengan karakteristik keulamaan. Semakin banyak
dikritisi pemikirannya, seharusnya semakin gembira, bukan malah tersinggung
dan marah-marah sendiri......kita yang sama2 masih belajar aja udah sok yg
paling pinter,akhir kata dari ana marilah kita belajar terus dan selalu
bersikap arif dalam menyikapi suatu masalah, janganlah menklaim yang paling
benar.....
 
Wallalhu a'lam bishawab....
 
Wassalam...wr-wb.
 
Abu Thariq

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke