Testing


-----Original Message-----
From: Ardiansyah Kimiawan [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: 16 April 2007 16:59
To: '[email protected]'
Subject: [ FUPM-EJIP ] [Kolom Usil] Tersesat

> Tersesat
> 
> Tersesat, itu adalah jika kita kehilangan arah, dan tidak tahu hendak
> kemana untuk mencapai tujuan kita. Kalau anda tersesat di Jalan, anda bisa
> nanya orang untuk menunjukkan arah tujuan anda. Kalau anda tersesat di
> hutan, anda bisa melihat sinar matahari, arah tumbuhan lumut, untuk
> menunjukkan arah. 
> 
> Tapi sebelum itu semua, anda juga harus "meyakinkan" bahwa orang yang anda
> tanyai itu orang yang tahu jalan, bukan orang yang "kira-kira" tahu jalan.
> Kalau melihat tumbuhan lumut, bila tidak tahu dasar teorinya, anda akan
> malah bingung, lumut nunjuk ke barat, atau timur, atau utara, atau
> selatan. 
> 
> Jadi untuk urusan tersesat-pun, anda juga harus punya "basic theori",
> tidak bisa asal nanya orang, atau asal lihat lumut. Bisa jadi anda akan
> tersesat semakin jauh, dan semakin anda terjerumus dalam ke-tersesat-an.
> 
> Tapi minimal anda sadar bila anda tersesat, maka itu awal yang cukup.
> Masalahnya, bila anda tidak sadar bahwa anda sedang tersesat, karena anda
> yakin arah yang dituju benar, lalu ada orang berteriak mengingatkan anda
> bahwa anda tersesat, bagaimana respon anda ? ragu-ragu ? sewot ? cuek ?
> 
> Lebih parah lagi bila anda sudah hapal benar dengan jalan menuju tujuan
> anda, lalu ada orang yang mengatakan anda tersesat, dan memaksa mengubah
> arah tujuan. Anda mungkin akan menonjok muka orang tersebut sambil
> ngomong, "Sesat-sesat...gue tiap hari lewat jalan ini tau !!"
> 
> Jadi tidak sederhana urusan tersesat itu, bagi anda yang melakukan
> perjalanan. Dan jauh lebih tidak mudah bila anda dalam posisi orang yang
> memberi tahu sebuah ketersesatan. Bila anda ditanya orang yang tersesat,
> anda harus yakin betul akan jawaban yang anda berikan, jangan sebuah
> kira-kira, apalagi sebuah kata orang.
> 
> Bila anda ingin memberi tahu bahwa seseorang itu tersesat ( tetapi orang
> yang bersangkutan belum menyadari, menurut anda ), jangan asal teriak.
> Darimana anda tahu dia tersesat, kalau anda tidak tahu tujuan orang itu
> sebenarnya. Kalaupun anda tahu tujuannya, apakah anda yakin tidak ada
> jalan lain menuju tujuan selain jalan yang anda maksud.
> 
> Di dunia ini tidak ada yang mutlak, jadi tidak mungkin hanya ada satu
> jalan menuju sebuah tujuan. Bila memang hanya ada satu jalan menuju sebuah
> tujuan, hati-hati, anda perlu "lumut" untuk memandu apakah anda sedang
> menuju ke "barat" atau ke "Timur".
> 
> Salam,
> 
> Mas Usil
> 
> 
> 
> 
> 

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke