Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh,

Mau coba nambahin Jawaban Mas Daryono,
    a.. Berikan contoh satu ayat saja dalam Al-Quran yang memerintahkan 
mendirikan Khilafah yang anda maksud, seperti perintah "Aqimushsholah wa 
     atudzdzakah"  
       [Shm] Memang tak ada nash yg secara tegas seperti diatas tetapi ada Nash 
al-Quran, misalnya, memerintahkan agar kita menaati ûlî al-amri (pemimpin) dari 
kalangan kita, yang dalam bahasa al-Quran, ûlî al-amri minkum. Konteks ûlî 
al-amri minkum adalah pemimpin yang wajib ditaati karena ketaatannya kepada 
Allah dan Rasul-Nya. Ketaatannya itu kemudian diwujudkan dalam kebijakannya, 
yaitu ketika dia mengimplementasikan syariat Islam dalam seluruh aspek 
pemerintahannya. Jika pemimpin seperti itu tidak ada maka harus diadakan agar 
ketaatan tersebut bisa diwujudkan. Sebab, tidak mungkin ada perintah untuk 
menaati ûlî al-amri minkum, sementara ûlî al-amri minkum tidak ada. 
  Di samping itu, Nabi saw. dengan tegas juga menyatakan: Man Mâta walaysa fî 
unuqihi bay'ah mâta mîtatan jâhiliyah (Siapa saja yang mati, sedangkan di atas 
pundaknya tidak ada baiat, maka dia mati dalam keadaan mati jahiliah). Agar 
baiat itu ada di atas pundak setiap kaum Muslim, maka harus ada khalifah, 
karena memang baiat itu hanya untuk khalifah, bukan yang lain. Sekalipun hadis 
ini isinya berita, ia berkonotasi perintah, yang intinya agar Khalifah 
(Khilafah) itu diadakan sehingga kita tidak dinyatakan mati jahiliah. 

  Selain itu, Ijma Sahabat juga telah menyatakan kewajiban mengangkat pemimpin 
yang menggantikan Nabi saw. dalam ihwal pemerintahan. Semuanya ini menjadi 
landasan syar'i, mengapa kaum Muslim harus menegakkan Khilafah.



   Apa tanggapan anda (atau organisasi)  tentang : Dinasti Umayah dan Abasyiah, 
Khilafah , Kerajaan atau Kerajaan dg nama Khilafah ??? 

  [Shm] Dinasti Umayah dan Abasyiah masuk dalam kekhilafahan karena hukum yg 
berlaku pd saat itu syariat Islam. dan mereka dibaiat oleh rakyatnya ,struktur 
di bawah khalifah ; seperti wazîr tafwîdh dan tanfîdz, wâlî, qâdhi, dan 
sebagainya ada pd masa itu., ketika Muawiyah memaksa rakyat untuk membaiat 
anaknya, Yazid, sebagai khalifah, maka itu merupakan bentuk penyimpangan dari 
syariat Islam. Sebab, dalam Islam Khalifah adalah hasil pilihan dan kerelaan 
rakyat. Jadi, yang menyimpang adalah tindakan Muawiyahnya, bukan sistem 
Khilafahnya. Sejarah mencatat para sahabat di Madinah dan Mekkah, seperti Ibnu 
Umar, Ibnu Abu Bakar, dan Ibnu Zubair menentang pemerintahan Muawiyah yang 
menyimpang itu. (lihat as-Suyuti, Tarikhul Khulafa, 183-184). Karena itu, tidak 
bisa kemudian dikatakan bahwa sistem Khilafah adalah sistem yang otoriter 
berdasarkan sejarah di era Muawiyah ini.    


  Apakah Turki Usmani  masih menjadi bagian dari khilafah yang anda maksud..? 
  [Shm] ya

   Kira-kira dinegara mana anda setuju / ingin mendirikan Khilafah..? dan 
kira-kira siapa Kholifah pertamanya (menurut asumsi saja) ...?
  [Shm] Dimana Saja, yg penting wilayah itu memenuhi syarat untuk menjadi Darul 
Islam, dan siapa khilafahnya yang penting memenuhi syarat untuk menjadi seorang 
khalifah.    

   Tujuan akhir mendirikan khilafah itu apa..? jika tujuan telah tercapai tanpa 
berdirinya khilafah bagaimana?
  [Shm] Menjadikan Islam Sebagai Rahmatan Lil'alamin dan membebaskan manusia 
dari berbagai bentuk penghambaan menuju penghambaan kepada tuhannya Manusia. 
itu semua  tidak akan tercapai tanpa berdirinya Daulah Khilafah serta Penerapan 
syariah Islam secara Kaffah. 
   
  Syukron ,

  Wassalamu'alaikum Warohmatulloh
  ----- Original Message ----- 
  From: Rely 
  To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP 
  Sent: Thursday, May 03, 2007 9:01 AM
  Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] Haruskah KILAFAH KITA JADIKAN ROMATISME sejarah 
MASA LALU????


  Pertama sekali saya ucapkan terima kasih atas tanggapannya.....
  Tulisan yang anda buat bagus sekali......sedemikian banyak hadits yang anda 
kutip sebagai hujjah untuk mendukung pendapat anda...
  Jika benar ini adalah pendapat anda ...sungguh anda adalah orang yang dalam 
wawasannya baik "Mustolahul Hadits maupun Siroh Nabawiyyah".
  Saya tidak berkompeten untuk menanggapinya....

  Sungguh saya telah membaca sedikit buku, hanya Syiah saja yang setahu saya 
sedemikian kuat memegang prinsip tentang "Imamah"..dan 
  sekarang Hizbut Tahrir (organisasi Sunni) . Mungkin ada baiknya saya bertanya 
kepada anda saja :

    a.. Berikan contoh satu ayat saja dalam Al-Quran yang memerintahkan 
mendirikan Khilafah yang anda maksud, seperti perintah "Aqimushsholah wa 
atudzdzakah" 
    b.. Apa tanggapan anda (atau organisasi)  tentang : Dinasti Umayah dan 
Abasyiah, Khilafah , Kerajaan atau Kerajaan dg nama Khilafah ??? 
    c.. Apakah Turki Usmani  masih menjadi bagian dari khilafah yang anda 
maksud..? 
    d.. Kira-kira dinegara mana anda setuju / ingin mendirikan Khilafah..? dan 
kira-kira siapa Kholifah pertamanya (menurut asumsi saja) ...? 
    e.. Tujuan akhir mendirikan khilafah itu apa..? jika tujuan telah tercapai 
tanpa berdirinya khilafah bagaimana?

  Terima kasih


   -----Original Message-----
  From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Daryono
  Sent: Monday, April 30, 2007 10:52 AM
  To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
  Subject: [ FUPM-EJIP ] Haruskah KILAFAH KITA JADIKAN ROMATISME sejarah MASA 
LALU????


    Biarlah Khilafah kita jadikan kenangan sejarah masa lalu.....sekarang
    kita hidup dizaman ultramodern dengan segala kekuatan dan kelemahannya.
    Kita bisa maju dalam segala hal tanpa harus menjadi Khilafah
    Indonesia...dengan Republik Demokrasi Indonesia kita pasti bisa...
    Sedemikian banyak pintu-pintu yang Tuhan siapkan menuju
    sorga.....tinggal kita mau memilih pintu yang mana...



    "Dilema Romantisme Khilafah"



    Eko Murianto

    Syabab Hizbut Tahrir Indonesia

    Tinggal di Cikarang

    Pandangan seperti ini sudah cukup basi untuk kembali dipopulerkan karena 
berangkat dari upaya untuk melakukan sekulerisasi terhadap nilai-nilai Islam 
(Fikrah) & metodenya (Thariqah), atau dengan kata lain ingin melakukan 
pemisahan terhadap nilai yang melekat pada pelaksanaan satu hukum dengan tata 
cara pelaksaannya. Seperti sifat jawajir (pencegah) dalam hukum qishash, dan 
balas bunuh sebagai tata cara pelaksaannya. Mereka hendak menghilangkan bunuh 
sebagai hukum tata cara pelaksaan untuk kemudian diganti dengan yang lain yang 
mereka anggap lebih manusiawi dari pada menurut Allah selama masih memiliki 
sifat jawajir, seperti diganti dengan kurungan tahanan 5 tahun, 10 tahun, 15 
tahun atau lebih dengan alasan yang penting mencegah. Pandangan ini kemudian 
berkembang pada upaya memisahkan antara system khilafah sebagai tatacara 
pelaksana hukum Islam dengan nilai-nilai hukum Islam itu sendiri, untuk 
kemudian mencukupkan hanya dengan mengadopsi nilai-nilainya saja. Apalagi 
kemudian diperkuat dengan alasan sudah tidak up to date lagi.  

    Jelas ini adalah buah dari peracunan pemikiran sekuler barat yang 
ditanamkan ketengah-tengah kaum muslimin yang berupaya untuk memisahkan 
eksistensi Islam dalam pengaturan kehidupan dengan pengaturan cara kapitalis 
atau sosialis. Yang lebih parah lagi ini kemudian ditelan mentah-mentah oleh 
orang yang silau lalu membutakan mata & menulikan telinganya dari cahaya 
kebenaran Allah SWT.

    Maaf saya baru balas hal ini agak terlambat karena saya harus 
mengerjakannya dirumah agar tidak melanggar akad saya dengan perusahaan untuk 
bekerja.

    Baik saya akan coba bahas tentang tulisan diatas dalam beberapa hal :

    1. Apakah benar tidak ada perintah syara tentang menegakkan khilafah ?

    2. Apakah boleh menggunakan dali sejarah untuk menolak  dalil hukum syara ?

    3. Apakah benar struktur negara Islam itu tidak ada ?

    4. Apakah khilafah hanya romantisme sejarah atau janji Allah SWT ?

     

     Eko Murianto

    Syabab Hizbut Tahrir Indonesia

    Tinggal di Cikarang

     

    Regards

    Daryono

    Process Engineer
    Process Engineering B (Machining)
    PT. Astra Honda Motor
    phone : 021-89981818 
    ext : 8572 / 8574



------------------------------------------------------------------------------


  ********************************************************
  Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
  ********************************************************
  Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
  http://www.usahamulia.net

  Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
  [EMAIL PROTECTED]

  Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
  [EMAIL PROTECTED]
  ********************************************************
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke