Sungguh ironi, negara berkembang lain seperti Venezuela dan Ekuador saja sudah
mulai melakukan nasionalisasi SDAnya, eh di Indonesia malah ada isu privatisasi
GARUDA INDONESIA, mudah-mudahan saja tidak terjadi. Dan baru-baru ini ada isu
untuk membeli kembali INDOSAT ke tangan Indonesia. Semoga ini menjadi
kenyataan, bukan bualan belaka. Dan semoga di kemudian hari kita bisa
memanfaatkannya secara maksimal, bukan menelantarkannya. Amin, allahumma amin.
-- arman --
----- Original Message -----
From: sarijan
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
Sent: Monday, May 14, 2007 11:15 AM
Subject: Re: [ FUPM-EJIP ] Nasionalisasi Ladang Minyak [Keberanian Pemimpin]
Assalamu'alaikum,
Kapan indonesia bisa bisa menasionalisasikan sumber daya alam yang ada,yang
selama ini dikuasai oleh pihak asing .Ambil contoh tambang emas di Papua,
keuntungan yang diambil luar biasa besarnya oleh pihang asing sedangkan
Indonesia hanya kebagian limbah dan kerusakan lingkungan dan masih banyak lagi
contoh yang lain.Apabila semua sumber daya alam yang ada di Indonesia ini
dikuasai dan dijalankan rakyat sendiri pasti Indonesia akan menjadi Negara
dengan kekuatan ekonomi yang tangguh.Kapan para pemimpin kita berani untuk
melakukannya ????????? Kita do'akan semoga hal ini bisa terwujud di Indonesia
supaya kita bebas dari penjajahan ekonomi yang dilakukan oleh pihak asing.Amin
Wassalam,
Sarijan
----- Original Message -----
From: susanto.agus
To: [email protected]
Sent: Monday, May 14, 2007 10:19 AM
Subject: [ FUPM-EJIP ] Nasionalisasi Ladang Minyak [Keberanian Pemimpin]
Venezuela Nasionalisasi Ladang Minyak Onorico
JOSE -- Gerakan nasionalisasi yang digaungkan Venezuela akhirnya mulai
membuahkan hasil. Selasa (1/5) waktu setempat, pemerintah Hugo Chavez akhirnya
resmi menguasai ladang minyak Oniroco sebuah ladang minyak yang memiliki
cadangan terbesar di dunia.
"Ini adalah nasionalisasi sejati dari sumber alam yang kita miliki,''
teriak Chavez dalam orasinya saat merayakan kemenangan nasionalisasi industri
minyak terbesar kelima yang telah ditiupkan sejak Februari lalu. Sebagai simbol
kemenangan, ribuan pekerja Venezuela menyerbu ladang-ladang minyak yang
dioperasikan pihak asing di negara itu.
Chavez pun terus membakar semangat nasionalisme rakyatnya. " Hari ini
adalah berakhirnya era di mana kekayaan alam kita tidak lagi dikuasai siapapun
tapi oleh rakyat Venezuela," ujar Chavez. Menurut dia, nasionalisasi minyak
Venezuela kini telah menjadi kenyataan."
Perusahaan minyak nasional Venezuela, Petroleos de Venezuela (PDVSA) kini
menguasai 60 persen saham di ladang minyak Orinoco yang memiliki areal panjang
600 km dan lebar 70 km, membentang di sepanjang Sungai Orinoco di Venezuela
timur. Ladang minyak itu akan memproduksi minyak sebanyak 600 ribu barel per
hari.
Produksi minyak ladang itu setara dengan satu per lima total produksi
minyak harian Venezuela. Nilainya mencapai 25 miliar dolar AS. Cadangan minyak
yang terkandung di ladang itu mencapai 370 miliar barel.
Untuk merayakan kemenangan nasionalisasi itu, militer Venezuela dikirim ke
ladang-ladang minyak di Orinoco Basin. Sedangkan, para pekerja tampak
mengenakan kaos oblong bertuliskan ''Ya untuk Nasionalisasi" kemudian datang
berbondong-bondong ke ladang-ladang minyak itu, Selasa (1/5) tengah malam.
Perusahaan-perusahaan asing yang beroperasi di daerah itu terpaksa
menyerahkan kekuasaan atas ladang-ladang minyak itu kepada PDVSA milik negara.
Mereka hanya memiliki saham minoritas dalam bentuk joint venture. Sekitar 20
perusahaan asing menyetujui tawaran usaha bersama pemerintah, serta tidak
satupun memiliki saham mayoritas. Lebih dari separuh ekspor minyak Venezuela
mengalir kepada musuh politik Chavez, AS.
Ketika memulai masa jabatan keduanya tahun ini, Chavez segera berusaha
menasionalisasi industri-industri minyak, gas dan telekomuniasi negara itu. Ia
mendapat hak yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan dekrit, membangun satu
mandat pemilihan yang kuat untuk melaksanakan Sosialisme Abad ke-21 gayanya
sendiri.
Rencana nasionalisasi minyak Venezuela beriringan dengan kebijakan yang
diputuskan Bolivia tahun lalu. Bolivia bertekad untuk lebih memperketat
penguasaan atas sumber-sumber gas alamnya. Pada 1 Mei tahun lalu, Presiden
Bolivia Evo Morales-- sekutu dekat dan sahabat Chavez--membuat satu tindakan
yang mengejutkan, dengan mengumumkan nasionalisasi cadangan gas alam negara itu
di Andean, terbesar kedua di Amerika Selatan setelah Venezuela.
Pemerintah Bolivia merundingkan kembali kontrak-kontrak yang telah dibuat
dengan perusahaan-perusahaan asing. Sekutu Chavez lainnya, Presiden Ekuador
Rafael Correa, memperingatkan rencana-rencana negara kaya minyaknya akan
meninjau ulang semua kontrak untuk semua eksplorasi di wilayahnya dan mungkin
membatalkan beberapa perjanjian. afp/ap/ant/hri
sumber : http://www.republika.co.id/Koran_detail.asp?id=291769&kat_id=4
______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email
______________________________________________________________________
----------------------------------------------------------------------------
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************
------------------------------------------------------------------------------
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
****************************************************************************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************