WASIAT UMAR BIN DZAR TENTANG RENUNGAN MENGENAI PEMUTUS KENIKMATAN

Oleh
Syaikh Abu Usamah Salim bin Ied Al-Hilali



 

Dari Nadhar bin Ismail yang berkata: Saya pernah mendengar Umar bin Dzar [1] 
berkata:

Kamu sekalian telah cukup mengerti tentang kematian, maka kamu menunggu-nunggu 
kedatangannya siang dan malam.

Mungkin kamu meninggal sebagai seorang yang sangat dicintai oleh keluarganya, 
dihormati oleh kerabatnya, dan dipatuhi oleh masyarakatnya, dipindahkan keliang 
yang kering dan batu-batu cadas yang bisu. Tidak ada seorangpun dari keluarga 
yang bisa memberikan bantal, kecuali hanya menempatkannya di tengah kerumunan 
binatang serangga. Adapun bantal pada saat itu berupa amal perbuatannya.

Atau mungkin kamu meninggal sebagai orang yang malang dan terasing. Di dunia, 
ia telah ditimpa banyak kesedihan, usaha yang dilakukan sudah berkepanjangan, 
badan telah kepayahan, lantas kematian tiba-tiba menjemput sebelum ia meraih 
keinginannya.

Atau mungkin kamu adalah seorang anak yang masih disusui, orang yang sakit, 
atau orang yang tergadai dan tergila-gila dengan kejahatan. Mereka semua diundi 
dengan anak panah kematian.

Tidak adakah pelajaran yang bisa dipetik dari perkataan para juru nasihat?!

Sungguh, seringkali saya berkata: "Maha Suci Allah Jalla Jalaluhu. Dia telah 
memberi tempo kepada kamu sehingga seakan-akan menjadikan kamu lalai." Kemudian 
saya kembali melihat kepemaafan dan kekuasaan-Nya, lantas berkata: "Tidak, 
tetapi Dia mengakhirkan kita sampai pada batas ajal kita, sampai pada hari di 
mana mata menjadi terbelalak dan hati menjadi kering."

"Artinya : Mereka datang bergegas-gegas memenuhi panggilan dengan mengangkat 
kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip-kedip dan hati mereka kosong." 
[Ibrahim : 43]

"Ya Rabbi, Engkau telah memberikan peringatan, maka hujjah-Mu telah tegak atas 
hamba-hamba-Mu"

Kemudian ia membaca:

"Artinya : Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada 
waktu itu) datang adzab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang yang zhalim: 
"Ya Tuhan kami, beri tangguhlah kami walaupun dalam waktu yang sedikit." 
[Ibrahim : 44]

Kemudian ia berkata:

"Wahai pelaku kezhaliman! Sesungguhnya kamu sedang berada dalam masa 
penangguhan yang kamu minta itu, maka manfaatkanlah sebelum akhir masa itu tiba 
dan bersegeralah sebelum berlalu. Batas akhir penangguhan adalah ketika kamu 
menemui ajal, saat sang maut datang. Ketika itu tidak berguna lagi penyesalan.

Anak Adam ibarat papan yang dipasang sebagai sasaran dari panah kematian. Siapa 
yang dipanah dengan anak panah-anak panahnya, tidak akan meleset. Dan bila 
kematian itu telah menginginkan seseorang, maka tidak akan menimpa yang lain.

Ketahuilah, sesungguhnya kebaikan yang paling besar adalah kebaikan di akhirat 
yang abadi dan tidak berakhir, yang kekal dan tidak fana, yang terus berlanjut 
dan tak kenal putus.

Hamba-hamba yang dimuliakan bertempat tinggal di sisi Allah Ta'ala di tengah 
segala hal yang menyenangkan diri dan menyejukkan pandangan. Mereka saling 
mengunjungi, bertemu, dan bernostalgia tentang hari-hari mereka hidup di dunia.

Tentramlah kehidupan mereka. Mereka telah memperoleh apa yang mereka inginkan 
dan meraih apa yang mereka cari, karena keinginan mereka adalah berjumpa dengan 
majikan Yang Maha Pemurah dan Maha Pemberi Anugerah. [2]

[Disalin ulang dari: "Wasiat Para Salaf", Penulis Syaikh Salim bin 'Ied Al 
Hilali, Penerjemah: Hawin Murtadho. Penerbit: At-Tibyan, Solo. Cetakan kedua: 
Juli 2000 M, hal.111-114, sumber almahaj or id]
_________
Foote Note
[1]. Dia adalah Umar bin Dzar biun Abdillah bin Zaraqah Al-Hamdani Al-Murhabi, 
seorang tabi'it tabi'in yang tsiqah, wafat pada tahun 135 H. Riwayat hidupnya 
ada dalam "Tahdzibut Tahdzib" (VII:144), "Hilyatul Auliya" (V:108) dan lain-lain
[2]. Dikeluarkan oleh Abu Nu'aim dalam 'Al-Hilyah' (V:115-116) 

 

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke