> Palestina dan Sayur
> 
> Pertikaian Hamas dan Fatah sebagai sesama orang palestina, membuat banyak 
> pihak menjadi prihatin. Bagaimana tidak, perseteruan itu makin membuat musuh 
> besar mereka, Israel semakin berjaya dan di atas angin. Bagaimana bisa 
> menang, kalau bersatu saja tidak bisa !
> 
> Ada kawan yang sambil bercanda mengatakan, orang arab itu berdarah panas, 
> suka ribut, dan nafsu birahinya besar..karena banyak makan daging, dan 
> sedikit makan sayur. Bagaimana mau makan sayur, kalau sayuran susah didapat 
> di jazirah arab, harus impor dari negara lain.
> 
> Sebenarnya statement teman saya itu juga sudah pernah diulas secara ilimiah, 
> untuk menjawab pertanyaan mengapa suku2 di jazirah arab suka sekali 
> berperang, mulai zaman dahulu sampai saat ini ( walaupun dalam konteks yang 
> berbeda ).  Karena memang daging hewan ( khususnya kambing ) bisa menaikkan 
> tekanan darah dan memicu pertumbuhan hormon.
> 
> Dalam skup orang lokal, kita bisa melihat bahwa orang Madiun, Blitar, Malang 
> lebih lembut dalam bertutur kata dan berbuat dibandingkan orang Surabaya, 
> Lamongan, Sidoarjo ( saya tidak memasukkan Madura, untuk menghindari faktor 
> suku dalam perbandingan ini ). Hal ini karena pola makan yang sangat berbeda 
> antara daerah-daerah tersebut.
> 
> sarapan pagi orang Malang-Madiun-Blitar adalah nasi pecel, nasi dengan sayur 
> mayur segar ditambah lauk tahu dan tempe. Orang Surabaya-Lamongan-Sidoarjo 
> biasa sarapan dengan soto ayam, atau nasi rames, atau malahan nasi krawu yang 
> mana nasi didominasi kuah dan daging. Demikian juga dengan menu makan siang 
> dan makan malam.
> 
> Jadi wajarlah bila karakter 'panas' orang Surabaya disebabkan makanannya yang 
> didominasi daging, dan kurang sayur mayur, dibandingkan karakter 'Madiun' 
> yang relatif  kalem karena dominasi sayur mayur. 
> 
> Jadi solusi untuk mengatasi konflik antara faksi di Palestina adalah dengan 
> menurunkan "hasrat" mereka yang cenderung panas karena banyak makan daging, 
> diganti dengan makanan bersayur yang bisa bikin adem dan tenang.
> 
> Mari kita kirim sebanyak banyaknya daun kangkung, kacang panjang, sawi, dan 
> kol ke jalur Gaza dan tepi barat. Agar Ismail Haniyah dan Mahmoud abbas bisa 
> kalem seperti orang Madiun. Lebih bagus lagi kalau mereka jadi doyan lalapan 
> hijau....pasti kurang dalam 5 tahun, tidak ada bedanya Palestina dengan 
> Garut....Adeemmmm dan Nyamannn.
> 
> Cikarang, 26 Juni 2007
> 
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke