[Damar-kurung] Palestina dan SayurBiasanya saya nyambung dengan tulisan Mas
Kimiawan, tapi kali ini kok kurang nyambung, ya. Banyak guyonannya daripada
pencerahannya. Mungkin karena Mas Kimiawan baru membahas makanan orang
palestina -arab- saja. Belum membahas kemunculan AS dan Israel dan hal-hal
prinsip lainnya kenapa Fatah dan Hamas berperang. Kalau dibandingkan dengan
alasan arek suroboyo yang cepat panas (note: saya arek suroboyo juga, lho)
sehingga bonek suka ngrusak kereta api, sangat rendah alasan ini jika
dibandingkan perangnya Hamas dan Fatah.
Tapi, saya maklum. Karena tulisan Mas Kimiawan memang sifatnya ringan-ringan
saja. Kalau membahas sisi ideologi mungkin bukan di damar-kurung tempatnya.
Atau akan ada tulisan lanjutan?
Salam,
Choirul
----- Original Message -----
From: Ardiansyah Kimiawan
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
Sent: Tuesday, June 26, 2007 12:25 PM
Subject: [ FUPM-EJIP ] [Damar-kurung] Palestina dan Sayur
Palestina dan Sayur
Pertikaian Hamas dan Fatah sebagai sesama orang palestina, membuat banyak
pihak menjadi prihatin. Bagaimana tidak, perseteruan itu makin membuat musuh
besar mereka, Israel semakin berjaya dan di atas angin. Bagaimana bisa menang,
kalau bersatu saja tidak bisa !
Ada kawan yang sambil bercanda mengatakan, orang arab itu berdarah panas,
suka ribut, dan nafsu birahinya besar..karena banyak makan daging, dan sedikit
makan sayur. Bagaimana mau makan sayur, kalau sayuran susah didapat di jazirah
arab, harus impor dari negara lain.
Sebenarnya statement teman saya itu juga sudah pernah diulas secara
ilimiah, untuk menjawab pertanyaan mengapa suku2 di jazirah arab suka sekali
berperang, mulai zaman dahulu sampai saat ini ( walaupun dalam konteks yang
berbeda ). Karena memang daging hewan ( khususnya kambing ) bisa menaikkan
tekanan darah dan memicu pertumbuhan hormon.
Dalam skup orang lokal, kita bisa melihat bahwa orang Madiun, Blitar,
Malang lebih lembut dalam bertutur kata dan berbuat dibandingkan orang
Surabaya, Lamongan, Sidoarjo ( saya tidak memasukkan Madura, untuk menghindari
faktor suku dalam perbandingan ini ). Hal ini karena pola makan yang sangat
berbeda antara daerah-daerah tersebut.
sarapan pagi orang Malang-Madiun-Blitar adalah nasi pecel, nasi dengan
sayur mayur segar ditambah lauk tahu dan tempe. Orang
Surabaya-Lamongan-Sidoarjo biasa sarapan dengan soto ayam, atau nasi rames,
atau malahan nasi krawu yang mana nasi didominasi kuah dan daging. Demikian
juga dengan menu makan siang dan makan malam.
Jadi wajarlah bila karakter 'panas' orang Surabaya disebabkan makanannya
yang didominasi daging, dan kurang sayur mayur, dibandingkan karakter 'Madiun'
yang relatif kalem karena dominasi sayur mayur.
Jadi solusi untuk mengatasi konflik antara faksi di Palestina adalah dengan
menurunkan "hasrat" mereka yang cenderung panas karena banyak makan daging,
diganti dengan makanan bersayur yang bisa bikin adem dan tenang.
Mari kita kirim sebanyak banyaknya daun kangkung, kacang panjang, sawi, dan
kol ke jalur Gaza dan tepi barat. Agar Ismail Haniyah dan Mahmoud abbas bisa
kalem seperti orang Madiun. Lebih bagus lagi kalau mereka jadi doyan lalapan
hijau....pasti kurang dalam 5 tahun, tidak ada bedanya Palestina dengan
Garut....Adeemmmm dan Nyamannn.
Cikarang, 26 Juni 2007
------------------------------------------------------------------------------
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
****************************************************************************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************