----- Original Message ----- From: "dodi mulyadi" <[EMAIL PROTECTED]> To: "Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP" <[email protected]> Sent: Wednesday, June 27, 2007 9:33 AM Subject: [ FUPM-EJIP ] Keluarga Dibantai Militer AS,Seorang Warga Pakistan Bunuh Diri
> Keluarga Dibantai Militer AS, Seorang Warga Pakistan Bunuh Diri > Selasa, 26 Jun 07 17:04 WIB > > eramuslim.com > Seorang warga Pakistan bunuh diri setelah melihat sembilan anggota > keluarganya tewas akibat serangan militer AS ke sebuah desa di kawasan > pegunungan Shawal, wilayah Pakistan yang berbatasan dengan Aghanistan. > > Pikhawar Khan, 70, menembak dirinya sendiri karena tak kuat menahan duka > kehilangan sembilan anggota keluarga sekaligus, termasuk dua anak > laki-lakinya, seorang anak perempuan dan tiga cucu laki-laki. > > Tetangganya bernama Pazir Khan mengungkapkan, Pikhawar sangat terguncang > dan sejak peristiwa yang terjadi Sabtu (23/6) itu, dia terus menangis > dan kadang-kadang tertawa. "Saya tidak bisa menjelaskan keadaannya. Dia > terus menangis, dan tiba-tiba dia tertawa keras, " kata Pazir. > > Menurutnya, Pikhawar sebenarnya berusaha untuk tabah dan awalnya, > kondisi tetangganya itu tidak terlalu buruk. Tapi setelah Pikhawar > melihat jenazah cucu-cucunya, mentalnya jadi lemah. Sampai akhirnya, ia > menembak dirinya sendiri di hadapan sekitar 8 sampai 10 orang, beberapa > jam setelah itu. > > Pazir menceritakan kembali bagaimana serangan militer AS itu terjadi. Ia > mengatakan, helikopter-helikopter dan pesawat tempur AS memuntahkan > amunisi dan granat ke desa Shawal. Ia menyaksikan bagaiman > ledakan-ledakan granat dan butiran-butiran peluru yang menghantam > rumah-rumah di desa itu hingga hancur. > > Para tetangga Pikhawar menyatakan, Pikhawar sedang tidak ada di rumah > ketika serangan itu terjadi dan hanya satu orang keluarganya, seorang > anak kecil yang selamat dari serangan itu. > > Pasukan NATO di Afghanistan mengakui adanya operasi serangan yang telah > menimbulkan korban di kalangan warga sipil di perbatasan > Pakistan-Afghanistan. Menurut NATO, serangan itu dilakukan karena diduga > terdapat kelompok pejuang militan di wilayah itu. > > Seperti biasanya, NATO hanya menyatakan permohonan maaf atas insiden > tersebut. Juru bicara International Security Assistance Force (ISAF) > Mayor John Thomas mengakui ada kesalahan dalam operasi serangan itu, > namun ia menyatakan bahwa operasi itu dilakukan atas kordinasi dengan > militer Pakistan. > > Menurutnya, insiden tersebut menyebabkan 10 orang tewas dan 14 orang > lainnya luka-luka. Sementara warga desa Shawal menyatakan korban tewas > 33 orang. > > Analis masalah keamanan Pakistan Profesor Shamim Akhtar menyatakan, > pesawat-pesawat tempur AS sudah biasa melintasi wilayah udara Pakistan > dan tak seorang pun yang bisa menghentikan mereka. > > Ia menegaskan, selama AS tidak meninggalkan Aghanistan, aksi-aksi > ekstrimisme akan terus terjadi. "Sampai AS dan kekuatan-kekuatan > asingnya meninggalkan wilayah ini, tidak akan ada penurunan apa yang > mereka sebut ekstrimisme. Fenomenanya malah makin meningkat. > Kenyataannya, AS lah yang menjadi alasan utama munculnya ekstrimisme di > kawasan ini, " tandas Akhtar. (ln/iol) > > > > > > > ******************************************************** > Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP > ******************************************************** > Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA : > http://www.usahamulia.net > > Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke : > [EMAIL PROTECTED] > > Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke : > [EMAIL PROTECTED] > ******************************************************** ******************************************************** Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP ******************************************************** Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA : http://www.usahamulia.net Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke : [EMAIL PROTECTED] Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke : [EMAIL PROTECTED] ********************************************************
