Rabu, 18 Juli 2007

Istri Shalehah 

Istri yang shalehah adalah yang mampu menghadirkan kebahagiaan di depan mata 
suaminya, walau hanya sekadar dengan pandangan mata kepadanya. Seorang istri 
diharapkan bisa menggali apa saja yang bisa menyempurnakan penampilannya, 
memperindah keadaannya di depan suami tercinta. Dengan demikian, suami akan 
merasa tenteram bila ada bersamanya. 

Mendapatkan istri shalehah adalah idaman setiap lelaki. Karena memiliki istri 
yang shalehah lebih baik dari dunia beserta isinya. ''Dunia adalah perhiasan, 
dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah istri shalehah.'' (HR Muslim dan Ibnu 
Majah).

Di antara ciri istri shalehah adalah, pertama, melegakan hati suami bila 
dilihat. Rasulullah bersabda, ''Bagi seorang mukmin laki-laki, sesudah takwa 
kepada Allah SWT, maka tidak ada sesuatu yang paling berguna bagi dirinya, 
selain istri yang shalehah. Yaitu, taat bila diperintah, melegakan bila 
dilihat, ridha bila diberi yang sedikit, dan menjaga kehormatan diri dan 
suaminya, ketika suaminya pergi.'' (HR Ibnu Majah).

Kedua, amanah. Rasulullah bersabda, ''Ada tiga macam keberuntungan (bagi 
seorang lelaki), yaitu: pertama, mempunyai istri yang shalehah, kalau kamu 
lihat melegakan dan kalau kamu tinggal pergi ia amanah serta menjaga kehormatan 
dirinya dan hartamu ...'' (HR Hakim).

Ketiga, istri shalehah mampu memberikan suasana teduh dan ketenangan berpikir 
dan berperasaan bagi suaminya. Allah SWT berfirman, ''Di antara tanda 
kekuasaan-Nya, yaitu Dia menciptakan pasangan untuk diri kamu dari jenis kamu 
sendiri, agar kamu dapat memperoleh ketenangan bersamanya. Sungguh di dalam 
hati yang demikian itu merupakan tanda-tanda (kekuasaan) Allah bagi kaum yang 
berpikir.''(QS Ar Rum [30]: 21).

Beruntunglah bagi setiap lelaki yang memiliki istri shalehah, sebab ia bisa 
membantu memelihara akidah dan ibadah suaminya. Rasulullah bersabda, 
''Barangsiapa diberi istri yang shalehah, sesungguhnya ia telah diberi 
pertolongan (untuk) meraih separuh agamanya. Kemudian hendaklah ia bertakwa 
kepada Allah dalam memelihara separuh lainnya.'' (HR Thabrani dan Hakim).

Namun, istri shalehah hadir untuk mendampingi suami yang juga shaleh. Kita, 
para suami, tidak bisa menuntut istri menjadi 'yang terbaik', sementara kita 
sendiri berlaku tidak baik. Mari memperbaiki diri untuk menjadi imam ideal bagi 
keluarga kita masing-masing. 

(Bahron Anshori ) 
 
 
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke