> Hadits 3.
> Dari Abu Darda’ r.a. katanya,”Pada suatu saat, Rasullulah s.a.w. bersabda 
> kepada para sahabatnya, ‘Tidak maukah kalian aku beri tahu mengenai amalan 
> yang paling tinggi dan paling suci menurut Tuhanmu, dan derajatmu yang paling 
> tinggi dan lebih baik bagimu daripada menyedekahkan emas dan perak di jalan 
> Allah dan lebih baik daripada membunuh musuh-musuhmu dan musuh pun akan 
> membunuhmu (berjihad)?’ Para sahabat  r.a. berkata,’Beritahukanlah kepada 
> kami ya Rasullulah.’ Beliau s.a.w. bersabda,’Dzikrullah.’
> 
> Rasullulah s.a.w. bersabda bahwa, setiap sesuatu ada pembersihnya (misalnya 
> pakaian dibersihkan dengan sabun, besi dibersihkan dengan api dsb.), hati 
> dapat dibersihkan dengan dzikrullah. Selain dzikrulah, tidak ada hal yang 
> paling utama dalam menyelamatkan manusia dari adzab.
> 
> Seorang bertanya kepada Salman Al-Farisi r.a.,”Amalan apakah yang paling 
> utama?” Jawabnya,”Apakah kamu tidak membaca Al-quir’an? Didalam Al-qur’an 
> disebutkan, ‘Tidak ada perkara yang melebihi keutamaan berdzikir kepada Allah 
> s.w.t. ‘” Ayat yang dibaca oleh Salman r.a. mengisyaratkan tentang Al-qur’an 
> juz ke-21 ayat pertama. Penulis kitab Majalisul-Abrar berkata bahwa menurut 
> hadits tersebut, dzikrullah dinyatakan lebih baik daripada bersedekah, jihad 
> dan semua amal ibadah lainnya, karena dzikrullah merupakan tujuan, sedangkan 
> ibadah lainnya sebagai sebab     dan alat saja. Adapun dzikir dibagi menjadi 
> dua bagian :
> 
> 1.    Dzikir dengan lidah 
> 2.    Dzikir dengan qalbi
> 
> Dzikir qalbi lebih utama daripada dzikir lidah, yaitu dzikir yang disertai 
> dengan muraqabah dan pemikiran hati. Inilah yang dimaksud dengan  kandungan 
> hadits yang menyatakan bahwa ‘Berfikir sesaat lebih baik daripada ibadah 
> tujuh puluh tahun.’
> Didalam Musnad Ahmad, Sahl r.a. meriwayatkan bahwa Rasullulah s.a.w. 
> bersabda, “Dzikrullah lebih utama tujuh ratus ribu kali daripada orang yang 
> menyumbangkan hartanya dijalan Allah.”
> 
> Hadits 4.
> Dari Abu Sa’id Al-Khudri r.a.,”Sesungguhnya Rasullulah s.a.w. 
> bersabda,’Sungguh, akan banyak sekali kaum yang berdzikir kepada Allah di 
> dunia ini yang berada di atas kasur-kasur empuk, Allah akan memasukkan mereka 
> kepada derajat yang tinggi (di surga).”
> 
> Rasullulah s.a.w. bersabda,”Apabila kalian selalu berdzikrullah pada setiap 
> saat, para malaikat akan berjabat tangan dengan kalian, di kasur-kasurmu 
> ataupun (ketika engkau sedang berjalan) di jalan-jalanmu.” Di dalam hadits 
> yang lain Nabi s.a.w. bersabda bahwa orang-orang mufarrid akan meningkat 
> maju. Maka sahabat r.a. bertanya,”Siapakah orang-orang mufarid itu?” Jawab 
> nabi s.a.w.,”Yaitu orang yang senantiasa menjaga dzikrullah.”
> 
> Berdasarkan hadits tersebut, para ahli Muqorrobah menuliskan, hendaknya 
> jangan menahan para sultan dan orang-orang pemerintahan dari dzikrullah 
> karena mereka akan memperoleh derajat yang tinggi. Abu Darda’ r.a. 
> berkata,”Jadikanlah dzikir sebagai pegangan pada setiap saat, pada waktu 
> lapang dan gembira. Hal ini akan berguna pada masa sulit kelak.”
> 
> Salman Al-Farisi r.a. berkata bahwa apabila seorang hamba selalu berdzikir 
> kepada Allah s.w.t. pada waktu istirahat, pada waktu lapang dan gembira, maka 
> pada waktu susah, para malaikat akan berkata,”Inilah suara seseorang yang 
> perlu dikasihi, seorang hamba yang lemah.” Maka Allah akan menerima 
> syafa’atnya. Apabila seseorang ketika dalam keadaan lapang dan senang tidak 
> berdzikir kepada Allah, maka pada waktu susah, seandainya ia mengeluh, para 
> malaikat akan berkata,”Ini adalah suara orang yang tidak patut dikasihani.”
> 
> Rasullulah s.a.w. bersabda,”Orang yang selalu maju yaitu orang yang selalu 
> menyibukkan dirinya dengan dzikrullah. Barang siapa menginginkan kepuasaan di 
> surga  hendaknya selalu memperbanyak dzikrullah.”
> 
> Hadits 5.
> Dari Abu Musa r.a., katanya,”Rasullulah s.a.w. bersabda,’Perumpamaan 
> orang-orang yang berdzikir kepada Tuhannya dan orang-orang yang tidak 
> berdzikir kepada Tuhannya bagaikan orang yang hidup dengan orang yang mati.> ”
> 
> Hakim dan Tirmidzi rah.a. berkata bahwa dzikrullah dapat melembutkan hati. 
> Hati yang kosong dari dzikrullah menyebabkan memanasnya hawa nafsu serta 
> terbakarnya syahwat. Yang demikian akan mengeraskan hati sehingga seluruh 
> anggota badan akan mengeras. Dan ketaatan kepada Allah akan terhenti apabila 
> anggota itu ditarik, maka anggota itu akan terputus.
> 
> Hadits 6.
> Dari Abi Musa katanya, “Rasullulah s.a.w bersabda, ’Seandainya seseorang  
> mempunyai uang yang banyak, dan uang tersebut dibagi-bagikan kepada orang 
> lain, kemudian ada orang lain yang menyibukkan dirinya dengan berdzikir 
> kepada Allah, maka yang berdzikir lebih utama.”
> 
> Didalam sebuah hadits, Rasullulah s.a.w. bersabda,”Orang yang paling utama di 
> sisi Allah s.w.t. ialah orang yang apabila berdzikir selalu memperhatikan 
> bulan, matahari, bintang  dan bayang-bayang untuk menjaga waktu-waktu 
> dzikirnya.”
> 
> Di dalam hadits lain juga disebutkan bahwa bumi yang digunakan untuk 
> berdzikir merasa bangga hingga ke tujuh lapisan di bawahnya dibandingkan bumi 
> yang tidak digunakan untuk berdzikir.
> 
> Hadits 7.
> Dari Mu’adz bin Jabal r.a. katanya,” Rasullulah s.a.w. bersabda,’Orang-orang 
> yang menjadi ahli surga  apabila telah masuk surga, maka tidak ada perkara  
> yang di sesalinya kecuali waktu yang telah  dilalaikan tanpa digunakan untuk 
> berdzikir kepada Allah (ketika hidupnya didunia).”
> 
> Setelah manusia dimasukkan ke dalam surga, akan ditunjukkan kepadanya bahwa 
> menyebut asma Allah satu kali saja akan menghasilkan pahala yang sangat 
> banyak, pahala sebesar gunung. Pada saat seperti itulah orang-orang akan 
> merasakan kerugian yang besar dan penyesalan yang dalam.
> 
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke