-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Suzarah
Sent: Monday, July 30, 2007 1:48 PM
To: [email protected]
Subject: Spam:[ FUPM-EJIP ] Dzikir/ Ingat Alloh - 1




Dalam sebuah hadits ditulis bahwa ada tiga orang yang doanya tidak akan ditolak 
oleh Allah s.w.t. dan pasti akan dikabulkan olehNya :

        1.      Orang yang banyak berdzikir kepada Allah s.w.t.

        2.      Orang yang dianianya.

        3.      Raja/pemimpin yang adil.

Firman Allah Al-qur’an surat Ali ‘Imran: 191 : “(Orang-orang yang berakal 
yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri dan duduk dan dalam 
keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi 
(seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan ini dengan 
sia-sia, Maha suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.”

Firman Allah Al-qur’an surat An-Nisaa’:103 : “Maka apabila kamu telah 
menyelesai- kan sholat (kauf-ketakutan), ingatlah Allah pada waktu berdiri, 
duduk dan berbaring (pada setiap keadaan), janganlah sekali-kali melalaikan 
diri kamu dari mengingat- Nya.”

Firman Allah Al-qur’an surat An-Nisaa’:142 : “Apabila mereka (orang-orang 
munafik) berdiri untuk sholat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud 
riya (dengan sholat) dihadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah 
kecuali sedikit sekali.”

Firman Allah Al-qur’an surat Al-Mu’minuun:109-111 : “Sesungguhnya ada segolong- 
an dari hamba-hamba-Ku berdoa (didunia), “Ya, Tuhan kami, kami telah beriman, 
maka ampunilah kami, dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah pemberi rahmat 
Yang Paling Baik.” Lalu kamu menjadikan mereka buah ejekan sehingga (kesibukan) 
kamu mengejek mereka, menjadikan kamu lupa mengingat Aku, dan adalah kamu 
selalu menertawakan mereka. Sesungguhnya Aku memberi balasan kepada mereka pada 
hari ini, karena kesabaran mereka. Sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang 
menang.”

Dalam sebuah hadits, Jika seorang hamba pada akhir malam ia berada dekat dengan 
Allah s.w.t., maka jika engkau mampu hendaklah berdzikir sebanyak-banyaknya 
pada saat itu.

Iman Razi rah.a. menulis bahwa dua golongan manusia yang bangun pada malam 
hari, yaitu:

        1.      Golongan pertama adalah orang-orang yang menghabiskan waktu 
malamnya dengan menyibukkan diri dalam permainan dan senda gurau belaka.

        2.      Golongan kedua adalah orang-orang yang menghabiskan waktu 
malamnya dengan menyibukkan diri mengerjakan sholat, membaca Al-qur’an dan 
mempelajari ilmu agama.

Pada hari kiamat kelak, cahaya wajah kedua golongan manusia tersebut akan 
sangat berbeda. Orang-orang yang menghabiskan waktu malamnya dengan menyibukkan 
diri untuk bermain-main tidak akan sama cahaya wajahnya dengan orang-orang yang 
menghabiskan waktunya dengan menyibukkan diri untuk bersyukur dan berdzikir 
kepada Allah s.w.t.

Hadits 1.

Dari Abu Hurairah r.a., katanya,”Rasullulah s.a.w. bersabda bahwa Allah s.w.t. 
berfirman ,’Aku berhubungan dengan hamba-Ku sesuai dengan persangkaannya 
terhadap-Ku. Apabila ia mengingat-Ku dalam hatinya, maka Aku juga mengingatnya 
dalam hati-Ku. Apabila ia mengingat-Ku dalam majelis maka Aku akan mengingat 
nya dalam majelis yang lebih mulia (yaitu majelis para malaikat yang maksum dan 
tanpa dosa). Apabila hamba tersebut mendekati-Ku satu jengkal maka aku akan 
mendekatinya satu hasta, dan apabila ia mendekati-Ku satu hasta, Aku akan 
mendekatinya satu depa. Dan apabila ia mendekati-Ku dengan berjalan maka aku 
akan mendekatinya dengan berlari.”

Dalam hadits lain disebutkan,”Apabila seorang hamba mengingat-Ku maka selama ia 
menggerakkan bibirnya, Aku selalu bersamanya. Yaitu Aku akan memberikan  
perhatian khusus untuk dirinya, dan juga menurunkan rahmat yang khusus 
untuknya.”

Hadits 2.

Dari Abdullah bin Busr, katanya,”Sesungguhnya ada seorang sahabat r.a. bertanya 
Rasullulah s.a.w.,’Ya Rasullulah, perintah dalam syariat islam ini sangat 
banyak.  Beritahukanlah kepada kami sesuatu yang dapat kami jadikan sebagai 
amalan dan kesibukan.’Rasullulah s.a.w. bersabda, ‘Hendaklah kalian senantiasa 
membasahi lidah mu dengan dzikrullah.”

Di dalam sebuah hadits dinyatakan bahwa Mu’adz r.a. berkata,”Ketika saya 
bertanya kepada Rasullulah s.a.w., yakni pada waktu perpisahan dengan 
Rasullulah s.a.w., ucapan beliau yang terakhir ialah, ‘Apakah amalan yang 
paling disukai oleh Allah s.w.t.?’ Maka beliau s.a.w. bersabda, ‘Hendaklah 
engkau mati dalam keadaan lidahmu basah dengan dzikrullah.” (HR. Ibnu Abi 
Dunya, Al Bazzar, Ibnu Hibban, Thabrani Baihaqi).

Di dalam hadits lain disebutkan bahwa terdapat empat perkara yang apabila 
seseorang telah mendapatkannya maka ia telah mendapatkan kebaikan dunia 
akhirat, yaitu :

        1.      Seseorang yang selalu membasahi lidahnya dengan berdzikir.

        2.      Hati yang selalu sibuk dengan bersyukur.

        3.      Tubuh yang senantiasa menahan segala penderitaan.

        4.      Seorang istri yang menjaga kehormatannya dan dapat menjaga 
harta suaminya (tidak berkhianat). Maksudnya : menjauhkan diri dari semua 
keburukan dan ruthbul-lisan (membasahi lidah dengan berdzikir).

Diriwayatkan dalam sebuah hadits yang lain bahwa tanda-tanda cinta kepada Allah 
s.w.t. adalah cinta berdzikir (untuk mengingat-Nya). Dan tanda-tanda benci 
kepada Allah s.w.t. adalah benci berdzikir (mengingat-Nya). Abu Darda’ r.a. 
berkata bahwa orang-orang yang lidahnya selalu berdzikir akan masuk surga 
dengan tersenyum-senyum.

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke