Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu  yaa akhiy ahlul jannah,
La'allaka birahmatillahi.

 

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam artinya, 
"Janganlah engkau meninggalkan shalat dengan sengaja, karena
sesungguhnya siapa saja yang meninggalkan shalat dengan sengaja maka
tanggungan Allah dan Rasul-Nya telah terelepas darinya." (HR Ahmad dalam
al-Musnad).

 

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallambersabda, "Barang siapa yang
shalat di dua waktu yang sejuk maka dia akan masuk surga." [hadits
riwayat al-Bukhari dan Muslim] Dan dalam hadits yang lain beliau
bersabda, "Tidak akan dijilat api neraka seseorang yang shalat sebelum
Matahari terbit dan sebelum tenggelam."

 

Semoga Alloh memasukannmu kedalam golongan yang disebut dalam 2 hadist
terakhir...amiin

Naruka Insya Alloh hunaka, Barakallohu fiika, Sirr fii ri'ayatillah,
fattaqullohu ainama kunta.

Wasssalamu'alaikum warahamtullahi wabarakatuhu,

Akhuka fillah

 

________________________________

From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Ardiansyah
Kimiawan
Sent: Monday, August 13, 2007 5:02 PM
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim di Kawasan EJIP
Subject: [ FUPM-EJIP ] [Damar-kurung] Mahalnya nilai Shalat

 

 

Shalat ?? ya tinggal shalat, apa susahnya. Kalau anda naik mobil, cari
masjid di pinggir jalan, minggirkan mobil, lalu shalat. Kalau anda
sedang berjalan-jalan, di mall megah sekali-pun, anda tinggal tanya ke
satpam, lalu (biasanya) meluncur ke basement, ambil air wudhu, langsung
Shalat.

Tapi bagi teman saya yang pekerjaannya travelling ke negara2 ( yang
sebagian besar bukan negara komunitas muslim ) maka Shalat menjadi
sebuah barang mewah, dan memerlukan perjuangan yang besar. 

Untuk mengetahui waktu shalat, dengan bantuan teknologi, tidak ada
masalah. tetapi ketika hendak melaksanakan shalat, masalah mulai muncul.
Sebagai seorang yang sedang bekerja, bukan wisatawan, jam-jam shalat
kadangkala bertepatan dengan waktu dia harus presentasi di depan klien,
atau sedang menghadiri rapat, atau malah kadang sedang dijamu oleh
kliennya. Jadi seringkali waktu shalatnya digabung ( di jama').

Kerepotan ditambah saat hendak berwudhu. Banyak toilet di negara maju
yang menggunakan sistem toilet kering, jadi jangan sampai anda
membayangkan ada bak mandi plus gayung tersedia. Akhirnya westafel pun
jadi sasaran. Dan sudah pernah dia tegur satpam gara-gara menaikkan
kakinya ke westafel saat membasuh kaki.

Lalu yang terakhir, tempat untuk shalat. Memang sang teman biasa bawa
sajadah, tapi mau shalat dimana ? Kadang ada pojokan, tapi kotor. Yang
rada bersih, penuh orang berlalu lalang. Benar-benar susah,
sampai-sampai andalan terakhir bila memang tidak menemukan tempat shalat
adalah shalat di Hotel pada malam harinya.

"Mungkin bila seminggu sekali-dua kali, saya masih bisa menghibur diri,
pasti Allah akan mengerti. Tapi kalau setiap hari saya menghadapi hal
ini, tentu saya jadi berpikir, impaskah ditukark akhirat-ku dengan
urusan duniawi begini." Keluhnya sambil memandang sepiring nasi padang,
saat kami bertemu di Jakarta.

Ketika hendak berpisah, sambil menjabat erat tangan saya, sang teman
berkata."Shalat sangat mudah disini, nikmatilah, reguk-lah
sepuas-puasnya. Jangan abaikan kenikmatan ini, sungguh kita baru akan
sadar akan suatu rahmat bila rahmat itu sudah tidak kita temukan lagi.!"

Insya Allah, bisik saya. Betapa terbukanya mata saya betapa kita amat
sangat dimanja. Adzan dari masjid atau TV akan mengingatkan kita akan
waktu shalat, dengan mudah kita bisa bergegas ke masjid atau mushala,
bahkan di waktu kerja pun, atasan ( non muslim sekalipun ) tidak berani
melarang kita shalat, benar-benar sebuah kemewahan bagi saudara-saudara
kita yang tidak tinggal di negara Muslim. Sayangnya kita seringkali
mengabaikan kemewahan yang kita punya.

Cikarang, 10 agustus 2007 

 

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke