25 Kiat Mempengaruhi Akal dan Jiwa Anak

 

Kiat 15. Berbicara sesuai dengan Tingkat Intelektualitasnya

 

JIKA kita mengetahui tingkat pertumbuhan yang dicapai akal anak, akan mudah
bagi kita untuk memecahkan banyak persoalannya. Dengannya kita akan tahu
kapan kita harus bicara padanya, kalimat macam apa yang dipilih, dan gagasan
apa yang kita ajukan kepadanya. Sebab anak, seperti manusia lainnya,
memiliki keterbatasan yang tidak dapat diterobosnya. Akal dan pemikirannya
masih dalam proses pertumbuhan dan perluasan.

 

Ini dibuktikan dengan kasus yang terjadi menjelang Perang Badar. Para
sahabat menangkap seorang gembala dari orang Quraisy. Mereka menanyainya
tentang jumlah pasukan Quraisy. Ternyata anak itu tidak menjawab dengan baik
lalu para sahabat memukulnya. Hingga datanglah Rasululiah saw. -seorang ahli
kejiwaan yang tidak diragukan lagi. Ternyata Rasulullah saw. bertanya
kepadanya, "Berapa ekor unta yang mereka sembelih?" Si anak itu menjawab,
"Sekitar sembilan atau sepuluh ekor." Maka Rasululiah saw. bersabda,
"Berarti jumlah mereka sekitar sembilan ratus sampai seribu orang."

 

Rasulullah saw. memahami bahwa si gembala itu tidak mengetahui hitungan
ribuan. Tingkat kemampuan akalnya hanya mencapai angka puluhan. Lalu puluhan
apa? Puluhan untalah yang mudah dihitung oleh anak itu karena ukurannya
besar.

 

Rasulullah saw. mampu membuat anak itu berkomunikasi dengan baik. Itu
terjadi karena beliau berbicara dengannya sesuai dengan tingkat
intelektualitasnya.

 

Contoh lain adalah ketika Anas Bin Malik -semoga Allah meridhainya-
melakukan kelalaian atau lupa sesuatu saat melayani Rasulullah saw. Maka
keluarga beliau menghukumnya. Namun ternyata Rasululiah saw. yang mengetahui
batas-batas kemampuan anak mengatakan, "Biarkanlah. Sebab kalau memang dia
mampu pasti dia lakukan." Ini menunjukkan bahwa anak mempunyai kemampuan
berfikir dan kemampuan fisik yang terbatas. Menuntutnya untuk melakukan apa
yang berada di luar kemampuannya sama saja dengan si cebol merindukan bulan.
Bahkan dalam bercanda pun Rasulullah saw. melakukannya sesuai dengan kadar
nalar anak-anak yang diajaknya bercanda. 

 

Rasululiah saw. bercanda dengan hal-hal yang mereka rasakan, pahami dan
ketahui. Rasulullah saw. bertanya kepada seorang anak: "Hai Aba 'Umair,
sedang apa burung kecil itu? "

 

Itu tidak lain merupakan dalil bagi hal itu. Nughair adalah burung kecil
yang menjadi mainan anak itu.

 

Kalau kita perhatikan kalimat yang digunakan Rasululiah saw. itu kita akan
mendapatkannya telah memenuhi sifat-sifat kalimat edukatif yang baik, yakni:

 

a. Kalimatnya pendek, dengan enam kata dan dua belas suku kata. Dan ini
kalimat yang cocok untuk anak kecil.

b. Kalimatnya mudah diucapkan dan tidak ada kata yang sulit diucapkan.

c. Kalimatnya mudah dipahami dan jelas.

d. Kalimatnya mudah dihafalkan karena mempunyai unsur sajak yakni adanya
kesamaan bunyi pada kedua ujung penggalan kalimat.

e. Penggalan-penggalan kalimatnya sesuai dengan jiwa anak dimulai dengan
sapaan, ada jeda, dan ada pertanyaan.

 

Karenanya, hendaknya pendidik memilih kata yang mudah dan kalimat yang
pendek dalam berbicara dengan anaknya. Juga hendaknya, ia berbicara sesuai
dengan tingkat intelektualitasnya, agar anak tidak punya alasan untuk
menjadi pembangkang.

 

Saudaraku pendidik, bayangkan jika Anda mempunyai atasan yang memberi Anda
tugas di luar kemampuan. Adakah Anda akan melaksanakan tugas itu? Maka
terlebih lagi anak Anda, jika Anda berbicara kepadanya di luar kemampuan
jangkauan akalnya.

 

Sumber : 25 Kiat Mempengaruhi Akal dan Jiwa Anak (Al Inshat Al In'ikasi
Khamsun Wa Isyruna Thariqah Fi Nafsi Ath Thifli Wa 'Aqlihi) Oleh Muhammad
Rasyid Dimas

********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke