Dunia Membutuhkan Khilafah 
<http://www.hizbut-tahrir.or.id/al-waie/index.php/2007/09/03/dunia-membutuhkan-khilafah/>
 

September 3rd, 2007


analisis-300.jpg 
<http://www.hizbut-tahrir.or.id/al-waie/../container/uploads/2007/09/analisis-300.jpg>
 Dunia ini ditinggali oleh kaum Muslim dan non-Muslim. Fakta keduanya, yakni 
fakta kaum Muslim dan non-Mslim, harus dikuasai agar kita bisa memahami sejauh 
mana kebutuhan akan Khilafah.

Kaum Muslim membutuhkan Khilafah karena mereka membutuhkan ridha dan rahmat 
dari Allah Swt. Dengan itu, mereka bisa meraih kemuliaan di dunia dan pahala 
yang besar di akhirat. Khilafah adalah kepemimpinan umum bagi seluruh kaum 
Muslim di dunia untuk menegakkan hukum-hukum syariah dan mengemban risalah 
Islam ke seluruh penjuru dunia melalui dakwah dan jihad. Khilafah itulah yang 
akan mendarahdagingkan pemenuhan praktis perintah dan seruan hangat dari Allah 
kepada kaum Muslim di dalam al-Quran yang mulia:

??????????? ????????? ????????? ???????????? ??????? ????????????? ????? 
????????? ????? ????????????

Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan Rasul-Nya jika dia 
menyeru kalian pada sesuatu yang memberi kehidupan kepada kalian (QS al-Anfal 
[8]: 24).

Hal itu karena Khilafah secara praktis berarti:

?    Penegakkan hukum-hukum syariah di tengah-tengah kaum Muslim, sekaligus 
pencampakan hukum-hukum kufur yang diterapkan atas mereka saat ini.

?    Penyebaran Islam ke seluruh dunia melalui dakwah dan jihad untuk 
mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya yang terang-benderang.

?    Penyatuan negeri-negeri kaum Muslim di dalam lindungan satu negara di 
bawah kepemimpinan seorang khalifah. Tegaknya Khilafah menandakan berakhirnya 
perpecahan dan ketercerai-beraian yang sengaja diadakan oleh kaum kafir dan 
kaki tangan mereka di negeri-negeri kaum Muslim. Kaum kafir dan antek-antek 
mereka itu telah memecah-belah kaum Muslim dalam lebih dari 50 negara kecil tak 
berdaya. Rencana pemecah-belahan itu dari hari ke hari kian bertambah.

?    Pengembalian ikatan ukhuwah islamiyah. Kata Nabi saw., "Seorang Muslim 
adalah saudara Muslim yang lain." Karena itu, ikatan ukhuwah adalah 
satu-satunya ikatan yang menggantikan ikatan-ikatan Jahiliah seperti ikatan 
patriotisme, nasionalisme, kesukuan dan yang lainnya, yang telah memecah-belah 
kaum Muslim saat ini.

?    Kembalinya umat mendapatkan kekuasaannya yang telah dirampas. Umat juga 
kembali memegang kehendak dan keputusan di tangan mereka sendiri. Ini berarti 
pembebasan dari penghambaan dan sikap membebek pada Barat kapitalis penjajah di 
seluruh aspek, politik, budaya, pemikiran, ekonomi, pers media massa dan 
militer.

?    Pembebasan negeri-negeri kaum Muslim yang dicaplok seperti Irak, 
Afganistan, Kashmir, Timor Timur dan yang lainnya. Ini sekaligus juga berarti 
pengusiran terhadap militer asing agresor yang telah menumpahkan darah, 
menyebabkan kehancuran dan menyemai fitnah di negeri-negeri kita.

?    Realisasi jaminan pemenuhan makanan pokok bagi kaum Muslim dengan menempuh 
strategi-strategi yang bertujuan menjamin pencapaian swasembada bahkan lebih, 
baik dari hasil-hasil pertanian, peternakan, perikanan laut maupun darat.

?    Realisasi keamanan industrial melalui strategi politik pembangunan dan 
pengembangan industri berat untuk memproduksi berbagai peralatan, mesin-mesin 
pabrik dan persenjataan, sekaligus menghentikan sikap mengekor dan 
mengemis-ngemis di depan pintu negara-negara Barat.

?    Pemberdayaan sumberdaya umat yang amat besar melalui politik pendidikan 
yang bertujuan membuka ruang dan kesempatan bagi semua orang. Dengan itu, 
mereka menjadi orang-orang yang kreatif dan produktif demi kepentingan agama 
dan umat mereka. Dengan itu pula, berakhirlah masalah akumulasi jumlah 
pengangguran meski berijazah tinggi.

?    Pengembalian kekuasaan umat atas kekayaan-kekayaannya sehingga umat 
menjadi pemilik murni atas kekayaan-kekayaan itu. Dengan begitu, terputuslah 
cengkeraman negara-negara dan berbagai perusahaan Barat yang selama ini telah 
merampok kekayaan umat. Ini saja sebenarnya sudah cukup untuk memutus rantai 
kemiskinan sistemik yang sengaja dibuat di negeri-negeri kaum Muslim.

?    Penyebarluasan kebaikan, keutamaan, keadilan serta penjagaan atas darah, 
kekayaan, kehormatan dan kemuliaan kaum Muslim. Dengan itu, terputuslah siklus 
fitnah, kerusakan, dan ketidakstabilan yang disemai oleh kafir Barat dan 
antek-anteknya di negeri-negeri kaum Muslim.

Itulah sebagian arti berdirinya kembali Khilafah. Jika demikian, betapa besar 
kerugian yang diderita kaum Muslim akibat tiadanya Khilafah; betapa besar 
kebutuhan kita akan kembalinya Khilafah; dan betapa besar apa yang diraih oleh 
kaum kafir penjajah akibat tiadanya Khilafah! Inilah yang menjelaskan betapa 
besarnya daya dan kesungguhan yang dicurahkan oleh kaum kafir dan antek-antek 
mereka untuk menghalangi kembalinya Khilafah. Akan tetapi, keinginan mereka itu 
hanyalah ilusi dan fatamorgana. Sebaliknya, janji Allah pasti akan terjadi.

?????? ??????? ????????? ????????? ???????? ?????????? ????????????? 
????????????????????? ??? ????????? ????? ??????????? ????????? ???? ?????????? 
???????????????? ?????? ????????? ??????? ???????? ?????? ???????????????????? 
???? ?????? ?????????? ??????? ?????????????? ??? ??????????? ??? ??????? 
?????? ?????? ?????? ?????? ??????????? ???? ??????????????

Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal 
salih di antara kalian, bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka 
berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum 
mereka berkuasa; Dia pun akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah Dia 
ridhai untuk mereka dan Dia benar-benar akan menukar keadaan mereka, sesudah 
mereka berada dalam ketakutan, menjadi aman sentosa. Mereka tetap 
menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Siapa 
saja yang tetap kafir sesudah janji itu, mereka itulah orang-orang fasik. (QS 
an-Nur [24]: 55).

Sementara itu, kebutuhan kaum non-Muslim di dunia terhadap Khilafah adalah 
karena sesungguhnya siapapun tidak perlu harus mengerahkan banyak perhatian 
untuk bisa melihat bahwa umat manusia saat ini tengah berada di dalam 
penderitaan, kenestapaan serta sedang menghadapi ancaman yang membahayakan masa 
depan mereka. Hal itu disebabkan oleh dua permasalahan mendasar. Siapa saja 
yang ingin membebaskan umat manusia dan mewujudkan kebaikan dan keamanan, maka 
kedua masalah itu harus diatasi. 


1. Kekosongan Spiritualitas.

Yang paling mendasar adalah masalah kekosongan spiritualitas yang telah 
meliputi umat manusia saat ini. Di samping itu adalah tiadanya akidah sahih 
yang mengatasi permasalahan paling mendasar umat manusia ('uqdah al-kubrâ) dan 
memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan: dari mana; hendak ke mana; serta 
apa tujuan diciptakannya manusia dan segala yang ada. Dengan itu, manusia dapat 
mengetahui hakikat dirinya dan perannya di dalam kehidupan ini.

Kekosongan spiritualitas, lenyapnya akidah sahih dan tiadanya pemahaman akan 
tujuan dari keberadaan manusia itu tercermin dalam kehidupan sehari-hari umat 
manusia saat ini. Anda dapat melihatnya jelas di depan mata, yaitu tercermin 
dalam kesempitan hidup yang dijalani manusia serta kelelahan akibat berjalan 
menuruti naluri-naluri yang tidak akan pernah terpuaskan. Keputusasaan dan 
keterpurukan itulah yang telah menuntun jutaan manusia di dunia untuk melakukan 
bunuh diri, pelecehan wanita, penghancuran keluarga serta pencampakkan 
nilai-nilai moral, kemanusiaan dan spiritual. Sebaliknya, mereka menjunjung 
tinggi kepentingan pribadi, individualisme, nilai materi dan nafsu jasadiah. 
Hal itu telah menyengsarakan kehidupan berjuta-juta manusia. Akibatnya, manusia 
hidup di bawah mimpi buruk dari kebuasan yang bersifat materi ini. Mereka telah 
mempersempit diri sendiri. Dunia pun menjadi sempit bagi mereka akibat apa yang 
terjadi.

Hanya Islam, melalui Daulah Khilafah Rasyidah, yang akan mampu menyelesaikan 
permasalahan besar itu. Hal itu dilakukan melalui langkah-langkah praktis yang 
akan dilaksanakan oleh Daulah Khilafah nanti jika Allah berkehendak 
merealisasikannya untuk kita. Secara ringkas hal itu adalah sebagai berikut:

Pertama, berdirinya Khilafah. Khilafah adalah satu negara yang berdiri di atas 
asas akidah Islam dan hukum-hukum syariah. Keberhasilan dalam mewujudkan 
masyarakat islami yang aman dan tenteram, maju di segala bidang kehidupan 
(sains, industri dan konstruksi) di bawah nilai-nilai spiritual, kemanusiaan 
dan moral merupakan seruan yang sangat berpengaruh kepada umat manusia. Hal itu 
akan menarik perhatian umat manusia dan mendorongnya untuk memikirkan dan 
meneladaninya. Jika di tengah-tengah kondisi tiada contoh praktis penerapan 
Islam di tengah kehidupan saja ratusan ribu, bahkan jutaan manusia, bisa masuk 
Islam, maka kami berani menegaskan bahwa dengan pertolongan Allah, umat manusia 
akan masuk ke dalam agama Allah ini secara berbondong-bondong dengan adanya 
contoh praktis dan hidup atas penerapan Islam di tengah-tengah kehidupan.

Kedua, Kehadiran Khilafah yang kuat di kancah internasional dan antar bangsa 
akan menjadikan masalah keimanan, akidah serta nilai-nilai spiritual, moral dan 
kemanusiaan menjadi masalah yang akan terus menjadi poros di dunia; menyebabkan 
berlangsungnya diskusi, dialog, pengkajian dan pemikiran. Hal ini akan terus 
berlangsung sampai suasana itu meliputi seluruh dunia.

Ketiga, poros politik luar negeri Daulah Khilafah adalah mengemban Islam ke 
seluruh dunia melalui dakwah dengan segenap sarana dan diserukan dari berbagai 
sisi, juga melalui jihad dan pembebasan. Lalu umat manusia akan masuk ke dalam 
agama Allah secara berbondong-bondong tanpa paksaan, setelah mereka melihat 
kebenaran dan keadilan Islam ketika mereka meminta dihukumi dengan hukum-hukum 
Islam.

????? ????? ?????? ??????? ???????????? ?????????? ???????? ??????????? ??? 
????? ??????? ??????????? ????????? ???????? ??????? ??????????????? ??????? 
????? ??????????

Jika pertolongan Allah dan kemenangan telah datang, lalu kamu menyaksikan 
manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan 
memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Penerima 
tobat. (QS an-Nashr [110]: 1-3)


2. Hegemoni Kapitalisme.

Masalah besar kedua yang dihadapi oleh dunia saat ini adalah hegemoni 
Kapitalisme Barat dan negara-negara kapitalis yang dipimpin oleh Amerika atas 
kunci-kunci dunia.

Sistem Kapitalisme Barat berdiri di atas asas pemisahan agama dari kehidupan 
dan negara. Itulah yang menjadi akidahnya. Sistem Kapitalisme Barat menjadikan 
aspek manfaat sebagai standar bagi perbuatan-perbuatan dan 
tindakan-tindakannya. Dalam upaya merealisasi berbagai kepentingan dan 
hegemoninya, Barat penjajah sama sekali tidak merasa risi untuk melakukan 
berbagai bentuk kejahatan yang paling sadis sekalipun terhadap umat manusia dan 
menempuh strategi yang mengancam masa depan umat manusia.

Barat dalam politiknya sama sekali tidak mengacuhkan nilai-nilai spiritual, 
kemanusiaan dan moral. Sebaliknya, mereka hanya berpegang pada nilai-nilai 
materi dan aspek kemanfaatan di jalan penjajahannya. Hal itu telah menyebabkan 
bencana yang menimpa berbagai bangsa. Hal itu tercermin dalam tindakan agresi 
(pencaplokan) atas tanah-tanah berbagai bangsa itu, terbunuhnya putra-putra 
mereka dan mereka berubah menjadi pengungsi atau terusir. Kekayaan mereka 
dirampok sehingga mereka menjadi peminta-minta yang kelaparan, sementara 
penjajah Barat justru berpesta dengan kekayaan bangsa-bangsa itu.

Barat, utamanya Amerika, tidak mengendorkan upaya menghancurkan sumberdaya 
berbagai bangsa dan umat Islam, menyia-nyiakan sumberdaya manusianya, 
menghalanginya untuk meraih kebangkitan yang menyeluruh serta mengambil 
sebab-sebab kemajuan. Barat dengan dipimpin Amerika memaksakan politik 
pendidikan, pertanian dan perindustrian terhadap berbagai bangsa dan umat itu 
serta menjadikan mereka tetap sebagai pengekor Barat dan hidup di atas 
sisa-sisa Barat. Barat juga tetap menjadikan mereka hanya sebagai sekumpulan 
konsumen bagi produk-produknya.

Barat tidak akan mengendorkan pemanfaatan atas lembaga-lembaga 
internasional-yang pada asalnya mereka dirikan-untuk menjamin 
kepentingan-kepentingan, hegemoni dan penguasaan Barat terhadap dunia secara 
menyendiri tanpa pesaing, seperti pemanfaatan lembaga PBB dan lembaga-lembaga 
yang ada di bawahnya, Bank Dunia, IMF dan Mahkamah Internasional. Barat pun 
tidak akan mengendorkan pemanfaatan undang-undang internasional dan tradisi 
internasional. Hal itu agar Barat bisa merealisasikan berbagai kepentingannya 
dan memaksakan nilai-nilainya. Padahal undang-undang internasional dan tradisi 
internasional tidak lain adalah undang-undang dan tradisi Barat, dan tidak ada 
urusannya dengan bagian dunia lainnya.

Barat juga tidak akan mengendorkan upayanya menjadikan umat manusia terus 
terbelenggu di bawah ancaman persenjataan nuklir yang ditimbunnya dan 
pecahan-pecahan (limbah) persenjataan nuklir itu serta berbagai efek buruknya. 
Hal itu saat ini telah menjadi ancaman nyata terhadap masa depan umat manusia 
melalui polusi lingkungan dan berbagai penyakit yang muncul akibat nuklir. 

Barat juga tidak akan mengendorkan upayanya menciptakan berbagai pergolakan 
dalam negeri dan perang sipil serta menyalakan api sektarianisme, rasisme, dan 
'ashabiyah; bahkan meski hal itu akan menyebabkan terbunuhnya jutaan manusia. 
Hal itu seperti yang terjadi di Irak saat ini dan di benua Afrika. Hal itu, 
selama Barat mengabdi pada kepentingan-kepentingan materinya dan kerakusannya 
yang tidak pernah terpuaskan.

Barat telah menyerahkan tampuk kepemimpinan mereka kepada orang-orang yang 
tidak bermoral dan tidak risi untuk berbohong dan berdusta. Mereka 
menanggal-kan spirit kepemimpinan yang luhur. Arogansi telah menguasai gembong 
kekufuran Amerika. Presiden Bush menganggap bahwa dirinya adalah tuhan lain 
selain Allah. Dia menyeru umat manusia sebagaimana Fir'aun dulu menyeru, 
"Sesungguhnya aku adalah Tuhan kalian Yang Mahatinggi."

Bush telah mengisyaratkannya secara arogan, "Kalian tidak boleh memiliki 
pendapat kecuali sesuai dengan pendapatku." 

Bush telah memberi pilihan kepada umat manusia saat ini antara bersama 
dia-sehingga akan mendapat keridhaan dan pemberiannya-atau 
menentangnya-sehingga akan mendapat bencana berupa bara kemarahan senjatanya.

Menghadapi semua itu, dengan penuh keyakinan seorang Mukmin, kami menyatakan 
bahwa Islam yang terepresentasi di dalam Daulah Khilafah dan para punggawanya 
akan mampu membebaskan umat manusia dari keburukan Kapitalisme dan berbagai 
kejahatannya serta dari kepemimpinannya yang merusak.

Khilafah akan meruntuhkan asas-asas sistem Kapitalisme yang bersifat manfaat 
dan penjajahan. Khilafah akan menarik opini umum internasional ke pihaknya. 
Khilafah juga akan menghancurkan ide-ide penjajahan, perbudakan dan 
diskriminasi rasial. Sebaliknya, Khilafah akan mengobarkan nilai-nilai 
spiritual, moral dan kemanusiaan di seluruh dunia. Khilafah akan berupaya 
menghancurkan negara-negara penjajah, utamanya Amerika, dengan memotong 
pembuluh-pembuluh darah kapilernya yang diluaskannya menggunakan kekuatan dan 
tercermin dalam perampasan dan perampokan kekayaan bangsa-bangsa serta 
penimbunan pasar. Khilafah akan berupaya mewujudkan asas-asas baru dalam 
hubungan internasional yang tegak berdasarkan nilai-nilai yang bertentangan 
dengan nilai-nilai Barat. Di dalamnya akan terealisasi perkataan Umar bin 
al-Khaththab ra. "Sejak kapan engkau memperbudak manusia, padahal mereka telah 
dilahirkan oleh ibu-ibu mereka sebagai orang merdeka?!"

Khilafah tidak akan pernah menjadi anggota PBB dan lembaga-lembaganya serta 
lembaga-lembaga internasional lainnya. Khilafah akan memobilisasi bagian dunia 
lainnya untuk menghancurkan lembaga-lembaga internasional itu. Jika memang 
harus ada pengaturan internasional, maka hal itu akan berdasarkan asas-asas 
yang lain di mana di dalamnya terdapat keadilan bagi semua pihak.

Khilafah atas seizin Allah akan menyaingi negara-negara besar untuk mencabut 
kepemimpinan atas umat manusia dari tangan negara-negara besar itu agar 
selanjutnya Khilafah memimpin umat manusia ke keadaan yang paling lurus.

Khilafah akan berupaya menempuh berbagai kebijakan yang mengokohkan nilai-nilai 
perlindungan atas umat manusia, darah, harta, kehormatan dan kemuliaannya. 
Khilafah akan menghalangi peperangan yang sia-sia. Khilafah akan menjaga hak 
generasi-generasi yang akan datang terhadap lingkungan yang bersih tanpa polusi.

Kepemimpinan umat manusia di dalam Daulah Khilafah akan diserahkan kepada para 
laki-laki yang hati mereka telah dihidupkan oleh keimanan. Mereka tidak 
menginginkan kesombongan dan kerusakan di dunia. Mereka mengetahui bahwa 
kepemimpinan merupakan tanggung jawab dan amanah. Mereka sadar akan dimintai 
pertanggungjawaban atasnya pada Hari Kiamat kelak: 

??????????? ????????? ?????????????

Tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya 
(QS ash-Shaffat [37]: 24).

Walhasil, betapa umat manusia saat ini begitu membutuhkan Khilafah Islamiyah. 
Betapa umat manusia saat ini begitu membutuhkan kepemimpinan seperti ini. 
Mahabenar Allah Yang berfirman:

????? ????????????? ?????? ???????? ???????????????

Tiadalah kami mengutus engkau melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam. 
(QS al-Anbiya' [21]: 107) [Syaikh Ismail al-Wahwah; Hizbut Tahrir Australia]


.: 
<http://www.hizbut-tahrir.or.id/al-waie/container/plugins/tellafriend/tellafriend.php?c=aHR0cDovL3d3dy5oaXpidXQtdGFocmlyLm9yLmlkL2FsLXdhaWUvaW5kZXgucGhwLzIwMDcvMDkvMDMvZHVuaWEtbWVtYnV0dWhrYW4ta2hpbGFmYWgvfER1bmlhIE1lbWJ1dHVoa2FuIEtoaWxhZmFo>
 

<<winmail.dat>>

IMPORTANT -
The contents of this email and its attachments are confidential and intended 
only for the individual or entity named above.
Any unauthorized use of the contents is expressly prohibited. If you receive 
this email in error, please contact us, then delete the email.
Please note that any views or opinions presented in this email are solely those 
of the author and do not necessarily represent those of the company and should 
not be seen as forming a legally binding contract without express written 
confirmation.
Finally, the recipient should check this email and any attachments for the 
presence of viruses. PT Astra Honda Motor accepts no liability for any damage 
caused by any virus transmitted by this email.
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net

Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]

Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************

Kirim email ke