Pa' saya baru baca nih tulisan ,saya engga kuat nahan ketawa.tulisan ringan
cukup mengelitik
Syukron
Sulaeman
At 11:19 13/09/2007 +0700, Ardiansyah Kimiawan wrote:
Content-class: urn:content-classes:message
Content-Type: multipart/alternative;
boundary="----_=_NextPart_001_01C7F5BD.49570651"
Tarawih pertama
"Alhamdulillah...begitu besarnya ghirah warga kita untuk menyambut
datangnya bulan suci ramadhan. Masjid kita yang biasanya lega, malam ini
serasa sesak oleh para jamaah. bahkan lebih ramai daripada saat dijadikan
pengungsian korban banjir awal tahun lalu..subhanallah" sambutan dari Haji
Pamrih selaku pengurus DKM serasa tertelan oleh keriuhan jamaah Tarawih
hari pertama. Sektor kanan dan kiri masjid benar-benar meluber, terpal
yang disediakan DKM sudah tidak muat menampung para jamaah, masih banyak
yang harus duduk di rerumputan. "Gimana nih DKM masak nggak diantisipasi
sebelumnya, kalau jamaahnya bakal mbludak" Keluh pak sungut. "Ini juga
sudah diantisipasi, boss. Ibarat kiper waktu tendangan pinalti, gerakan
sudah benar ke arah bola, tapi bola terlalu kencang..yaaa kebobolan
juga"jawab Panjul sambil berleleran keringat. "Itu artinya kiper bloon,
kalo kiper pinter, pasti ketangkap." "Ya udah ente aja jadi DKM, lha
daripada berdiri sambil bersungut-sungut begitu, mending bantuan kita
menggelar terpal!" "Bukannya nggak mau bantu, tapi profesionalisme ente
sebagai DKM harus ditunjukkan dong" "udah Njul...namanya juga sungut,
bisanya bersungut-sungut doang, nggak usah diladenin."lerai si Ali. * *
* "anak-anak harap tenang !! kalau nggak tenang, tidak ada tanda tangan
di buku kegiatan !!" teriak Haji Pamrih dari speaker saat melihat gerakan
anak-anak yang makin liar dan mengganggu ketenangan. "Ya dipalsu aja, gue
bisa kok malsu tanda tangan pak Haji."kata Kriwul pada temannya si
Aji. "Yeee baru SD aja udah malsu tanda tangan, gimana kalo udah gede."
kata pak RT "Ya malsu KTP kayak bapak !" terang saja mata pak RT melotot
pada Kriwul yang nggak sopan. * * * "Allaaaaahu Akbar" akhirnya
takbiratul ihram berkumandang menandakan shalat Tarawih segera dimulai.
sebuah awal yang perlu perjuangan untuk menenangkan para anak-anak yang
menganggap shalat tarawih sebagai wahana bermain yang bebas karcis masuk.
walaupun begitu masih ada Balita yang berlari-lari diantara shaf....dan
ketika sesuatu terdengar "Krakkkk" "salah bapak sendiri naruh kacamata di
lantai." cetus bu Ndari, yang akrab disapa bundar. "Salah saya gimana,
anak ibu yang nginjek kacamata saya kok !"kata pak Sungut "Lha kalau
kacamatanya bapak pakai, kan nggak mungkin diinjek anak saya..kecuali kalo
bapak telentang di lantai." "Bu..saya shalat di masjid, yang nggak bener
itu anak yang berlarian di masjid. Kecuali kalau saya shalat di Taman
kanak-kanak..baruuu saya yang salah." * * * benar-benar sebuah hal yang
melenceng dari tujuan awalnya. Tarawih sebagai dimensi rohani yang
diniatkan untuk mencari pahala dan mendekatkan diri kepada Allah, berubah
menjadi dimensi sosial, dimana ada yang menganggapnya sebagai wahana
menunjukkan 'ke-shalih-an', ada yang ingin ikut beramai-ramai bersama
teman dan kenalan, ada yang sekedar cari tanda tangan, dll. Jadi bagaimana
dong ?? makin mumet deh kepala si Panjul Cikarang, 1 ramadhan 1428 H
********************************************************Mailing List
FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************
********************************************************
Mailing List FUPM-EJIP ~ Milistnya Pekerja Muslim dan DKM Di kawasan EJIP
********************************************************
Ingin berpartisipasi dalam da'wah Islam ? Kunjungi situs SAMARADA :
http://www.usahamulia.net
Untuk bergabung dalam Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar dari Milist ini kirim e-mail ke :
[EMAIL PROTECTED]
********************************************************